Badan Narkotika Nasional lakukan pertemuan bilateral dengan Negara Fiji di Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Selasa (25/9). Pertemuan ini membahas tentang kerjasama yang akan dilakukan antara Indonesia dan Fiji terkait upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada kedua negara. Kehadiran delegasi Fiji disambut baik oleh Deputi Hukum dan Kerjasama, Puji Sarwono.Mewakili Negara Fiji, Deputy Commissioner of Fiji Police Force, DCP. Rusiate Tudravu, menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang terjalin antara Indonesai dengan Fiji. Pihaknya menilai bahwa kerjasama ini akan sangat membantu mereka dalam memecahkan permasalahan Narkoba yang banyak terjadi di negaranya.Belakangan, di Fiji banyak ditemukan kasus penyelundupan narkoba dan dilakukan melalui jalur laut. Diperkirakan Narkoba tersebut masuk ke Fiji dan melintas di perairan Indonesia., Ujar Rusiate Tudravu menjelaskan dasar kerjasamanya. Rusiate Tudravu juga memaparkan angka kejahatan narkoba di Negaranya yang melonjak naik hingga 100%, dari 491 kasus di tahun 2016, menjadi 864 kasus di tahun 2017. Menemukan fakta tersebut, pemerintah Fiji merasa perlu adanya penanganan khusus terhadap kasus tersebut, salahsatunya melakukan kerjasama dengan Negara terdekat, Indonesia. Hal yang menjadi tantangan terbesar bagi Fiji adalah banyaknya celah perbatasan di perairan lepas pantai, mengingat letak negara Fiji yang berada di antara kepulawan di selatan Samudera Pasifik. Permasalahan lain yang dihadapi oleh Fiji adalah minimnya informasi rute perlintasan kapal asing dan domestik dinegaranya serta pengawasan pada pusat transportasi dan jalur perdagangan di negaranya. Pertemuan Bilateral Fiji dengan Indonesia menjadi langkah awal untuk dilakukannya kerjasama berkelanjutan antar kedua negara. Pihak Fiji berharap, melalui BNN, Indonesia dapat menjalin sinergitas dibidang pemberantasan dan pengembangan capacity building. Beberapa diantaranya adalah pengembangan sumber daya manusia, pengembangan teknologi intelejen, pengembangan teknologi laboratorium, pertukaran informasi trend kejahatan narkotika, cyber crime, human trafficking dan sebagainya. Disisi lain Indonesia sangat menyambut niat baik Fiji untuk melakukan kerjasama dibidang Pemberantasan dan Peredaran gelap narkoba. Deputi Hukum dan Kerjasama, Puji Sarwono, menyampaikan pihaknya sangat diuntungkan dengan adanya kerjasama ini, mengingat, Fiji juga menjadi salah satu negara yang secara geografis berdekatan dengan Indonesia. Menanggapi tawaran kerjasam Fiji, Puji menyampaiakn bahwa kerjasama ini akan dilakukan secara bertahap. Langkah awal kita akan melakukan pertukaran informasi. Berikutnya kami akan kembali melakukan pertemuan di Fiji sebagai tindaklanjut kerjasama ini, ungkap Puji.Dengan adanya kerjasama ini, kedua negara berharap dapat saling menguatkan terutama dibidang pertahanan lintas batas dari penyelundupan narkoba. Melalui kerjasama ini, Fiji dan Indonesia juga sepakat untuk bersama saling mendukung berbagai upa yang berkaitan dengan kejahatan narkoba yang terjadi di kedua negara tersebut.
Berita Utama
TERANCAM SERANGAN NARKOBA, FIJI JALIN KERJASAMA DENGAN INDONESIA
Terkini
-
BNN Perkuat Pemutakhiran Data Kawasan Rawan Narkoba melalui Pengukuran IKRN Tahun 2026 Berbasis Website 04 Nov 2026 -
BNN GELAR PELATIHAN UTC 19 BAGI PETUGAS KESEHATAN 04 Nov 2026 -
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026 -
BNN Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Kawasan Rawan Narkoba melalui Pelatihan Konten Kreator di Kabupaten Bogor 02 Nov 2026 -
TANPA PERLAWANAN BERARTI, TIM GABUNGAN GREBEK KAWASAN RAWAN KAMPUNG BAHARI 01 Nov 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- BNN EVALUASI CAPAIAN REHABILITASI BERKELANJUTAN TRIWULAN III TAHUN 2026 05 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026
