#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 
Badan Narkotika Nasional

Inspektorat Utama

Inspektorat Utama

Drs. Eko Daniyanto, MM

Inspektur Utama

Inspektorat Utama adalah unsur pengawas yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala BNN. Inspektorat Utama dipimpin oleh Inspektur Utama.

Inspektorat Utama terdiri atas:

  1. Inspektorat I;
  2. Inspektorat II;
  3. Inspektorat III;
  4. Inspektorat Pengawasan dan Pemeriksaan Khusus; dan
  5. Bagian Tata Usaha.

Tugas

Inspektorat Utama mempunyai tugas melaksanakan pengawasan intern di lingkungan BNN.

Fungsi

  • Penyiapan perumusan kebijakan pengawasan intern di lingkungan BNN;
  • Pelaksanaan pengawasan intern terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan kegiatan pengawasan lainnya;
  • Pelaksanaan koordinasi pengawasan fungsional instansi pemerintah terkait dan komponen masyarakat di bidang P4GN;
  • Pelaksanaan penegakan disiplin, Kode Etik Pegawai BNN, dan Kode Etik Profesi Penyidik BNN;
  • Pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Kepala BNN; dan
  • Penyusunan laporan hasil pengawasan.

Tata Cara Pengaduan

Berikut ini adalah langkah-langkah yang dilakukan untuk membuat pengaduan melalui aplikasi WBS (Whistleblowing System) BNN, yaitu:

  1. Sebelum melaporkan pengaduan Anda di Whistleblowing System BNN, terlebih dahulu periksa kelengkapan pengaduan Anda apakah telah sesuai dengan kriteria pengaduan yang telah ditetapkan yaitu mengandung unsur 4W+1H (What, Who, Where, When dan How). Lebih jelas tentang kriteria pengaduan dapat dilihat di tautan berikut ini: Kriteria Pengaduan.
  2. Jika pengaduan tersebut telah memenuhi kriteria yang telah ditentukan, tahap berikutnya adalah mengisi formulir pengaduan. Silahkan mengisi semua data yang diminta secara lengkap dan benar dan lanjutkan dengan menekan tombol “Kirim Pengaduan” yang muncul setelah mencentang konfirmasi validasi data pengaduan.
  3. Setelah mengirim pengaduan, secara otomatis anda telah membuat akun di aplikasi WBS (Whistleblowing System) BNN dan Anda akan mendapat kode unik terkait laporan yang dikirim. Akun dan kode unik tersebut dapat digunakan untuk masuk ke halaman khusus pelapor sehingga dapat memantau tahapan proses pengaduan. (Jaga kerahasiaan kode akses akun dan kode unik pengaduan Anda, agar tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab)
  4. Anda dapat memantau pengaduan yang pernah dikirim, membuat pengaduan baru dan juga dapat melakukan komunikasi secara pribadi dengan administrator WBS melalui halaman khusus pelapor. “Komunikasi secara pribadi dengan administrator WBS” melalui halaman khusus pelapor menjamin data pribadi Anda tidak akan diketahui dan dijaga kerahasiaannya. Kami tidak meminta data pribadi yang berhubungan dengan Anda secara langsung kecuali jika tindak lanjut dari pengaduan tersebut membutuhkan data pribadi Anda.
FORMULIR PENGADUAN

Penjelasan Tentang Pelaporan Gratifikasi

Berdasarkan UU No. 31 tahun 1999 jo UU No. 20 tahun 2001 Pasal 12c ayat 2 dan UU No. 30 tahun 2002 Pasal 16, setiap Pegawai Negeri atau Penyelenggara Negara yang menerima gratifikasi wajib melaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi, dengan cara sebagai berikut :

  1. Penerima gratifikasi wajib melaporkan penerimaanya selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja kepada KPK, terhitung sejak tanggal gratifikasi tersebut diterima.
  2. Laporan disampaikan secara tertulis dengan mengisi formulir sebagaimana ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dengan melampirkan dokumen yang berkaitan dengan gratifikasi.
  3. Formulir sebagaimana huruf b, sekurang-kurangnya memuat :
    • Nama dan alamat lengkap penerima dan pemberi gratifikasi.
    • Jabatan Pegawai Negeri atau Penyelenggara Negara
    • Tempat dan waktu penerima gratifikasi.
    • Uraian jenis gratifikasi yang diterima; dan
    • Nilai gratifikasi yang diterima
  4. Formulir Pelapor Gratifikasi dapat diperoleh di kantor KPK atau diunduh disini

Contoh-contoh Pemberian yang dapat dikategorikan sebagai Gratifikasi

  1. Pemberian hadiah atau uang sebagai ucapan terima kasih karena telah dibantu.
  2. Hadiah atau sumbangan pada saat perkawinan anak dari pejabat oleh rekanan kantor pejabat tersebut.
  3. Pemberian tiket perjalanan kepada pejabat atau keluarganya untuk keperluan pribadi secara cuma-cuma.
  4. Pemberian potongan harga khusus bagi pejabat untuk pembelian barang atau jasa dari rekanan.
  5. Pemberian biaya atau ongkos naik haji dari rekanan kepada pejabat.
  6. Pemberian hadiah ulang tahun atau pada acara-acara pribadi lainnya dari rekanan.
  7. Pemberian hadiah atau souvenir kepada pejabat pada saat kunjungan kerja.
  8. Pemberian hadiah atau parsel kepada pejabat pada saat hari raya keagamaan, oleh rekanan atau bawahannya.

Seluruh pemberian tersebut di atas, dapat dikategorikan sebagai gratifikasi, apalbila ada hubungan kerja atau kedinasan antara pemberi dan dengan pejabat yang menerima, dan/atau semata-mata karena keterkaitan dengan jabatan atau kedudukan pejabat tersebut.

KIRIM PELAPORAN
UNDUH BOOKLET PENGENDALIAN GRATIFIKASI

Berita Terbaru

Berita Harian Inspektorat Utama

Entry Meeting Pemeriksaan BPK-RI pada BNNP DKI Beserta Jajarannya

Entry Meeting Pemeriksaan BPK-RI pada BNNP DKI Beserta Jajarannya

| Inspektorat Utama | Tidak ada komentar
BNN.GO.ID – Jakarta, Rabu 11 Maret 2020 Inspektorat Utama melaksanakan pendampingan pada Satker BNNP DKI Jakarta . Giat Entry Meeting Tim BPK di BNNP DKI, yg diterima langsung oleh Kepala…
Exit Meeting pemeriksaan BPK-RI pada BNNP Bali beserta jajarannya

Exit Meeting pemeriksaan BPK-RI pada BNNP Bali beserta jajarannya

| Inspektorat Utama | Tidak ada komentar
BNN.GO.ID – Bali, Jum'at 6 Maret 2020 Inspektorat Utama melaksanakan pendampingan pada Satker BNNP Bali beserta jajarannya. Giat Exit Meeting Tim BPK di BNNP Bali, yg diterima langsung oleh Kepala…
Verifikasi Jabatan Kepaala BNNP dan BNNK

Verifikasi Jabatan Kepaala BNNP dan BNNK

| Inspektorat Utama | Tidak ada komentar
BNN.GO.ID – Jakarta, Jum'at 28 Februari 2020 Inspektorat BNN mempunyai tugas salah satunya unsur Pengawasan. Pengawasan dalam konteks ini adalah seluruh prioses kegiatan yang Independent dan objektif untuk menambah nilai…
Entry Meeting Pemeriksaan BPK-RI pada BNNP Kepulauan Riau dan Loka Rehabilitasi Batam

Entry Meeting Pemeriksaan BPK-RI pada BNNP Kepulauan Riau dan Loka Rehabilitasi Batam

| Inspektorat Utama | Tidak ada komentar
BNN.GO.ID – Jakarta, Senin 24 Februari 2020 Inspektorat Utama melaksanakan pendampingan pada Satker BNNP Kepulauan Riau dan Loka Rehabilitasi Batam. Giat Entry Meeting Tim BPK di BNNP Kepulauan Riau, yg…
Sosialisasi Sosialisasi Perka BNN No 9 dan Nomor 8, tentang Kode Etik Pegawai BNN

Sosialisasi Sosialisasi Perka BNN No 9 dan Nomor 8, tentang Kode Etik Pegawai BNN

| Inspektorat Utama | Tidak ada komentar
BNN.GO.ID – Jakarta, 24 Februari 2020 bertempat di ruang multi fungsi puslitdating telah dilaksanakan Kegiatan teleconference terhadap 10 ( sepuluh) BNNP terkait, yang di pimpin oleh bapak Irwasriksus dengan di…
Entry meeting Pemeriksaan BPK Pada Satker Lido

Entry meeting Pemeriksaan BPK Pada Satker Lido

| Inspektorat Utama | Tidak ada komentar
BNN.GO.ID – Jakarta, Senin 1o Februari 2020 Inspektorat Utama melaksanakan pendampingan pada Entry meeting Pemeriksaan BPK Pada Satker Lido Entry meeting Pemeriksaan BPK Pada Satker Lido Entry meeting Pemeriksaan BPK…