Mahasiswa Universitas Galuh (UNIGAL) Ciamis menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis untuk melakukan sosialisasi bahaya Narkoba dengan tema Mewaspadai Bahaya Laten Narkoba kepada tokoh masyarakat Desa Karangpawitan di Aula Desa Karangpawitan, Kamis (5/7).Redi Rustendi selaku Ketua Kelompok KKN, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi bahaya Narkoba merupakan wujud kepedulian mahasiswa akan bahaya Narkoba dan wujud konkret partisipasi mahasiswa dalam membangun kesadaran warga Desa Karangpawitan akan masalah Narkoba yang kian memprihatinkan ini.Terkait bahaya laten Narkoba, Suhendi, selaku narasumber dari BNNK Ciamis menjelaskan bahwa struktur kejahatan Narkoba merupakan kejahatan lintas negara (transnational crime), kejahatan terorganisir (organized crime) dan kejahatan serius (serious crime) yang dampaknya dapat merugikan segenap lapisan masyarakat, baik itu terhadap kesehatan, sosial, ekonomi, keamanan, dan hilangnya generasi bangsa (Lost Generation).Suhendi juga menambahkan bahwa sasaran target sindikat Narkoba bersifat borderless atau menembus batas, karena tidak lagi mengenal tempat, wilayah, atau lapisan masyarakat, dari kalangan pejabat hingga rakyat biasaOleh karena itu masyarakat dituntut mengetahui, memahami, dan menyadari permasalahan Narkoba, serta terampil dalam menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba, papar Suhendi kepada media.Sementara itu Paiz Ishak, S.IP staf Pencegahan BNNK Ciamis mengajak kepada tokoh masyarakat untuk bersama-sama dapat berpartisipasi dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 104 UU. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang menyebutkan bahwa Masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta membantu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba dan Prekursor Narkotika. Terkait dengan maraknya penyalahgunaan Narkoba di kalangan remaja , Paiz berpesan pada warga tentang tiga kunci pokok untuk membangun remaja terbebas dari ancaman Narkoba yaitu : yang pertama adalah, di lingkungan keluarga, para orang tua harus berperan penting dalam hal mengawasi, membina, serta mendidik anak remaja dengan baik dengan penuh kasih sayang. Kemudian kunci kedua adalah di lingkungan sekolah atau kampus, di mana para pengajar atau pendidik harus dapat memberikan informasi bahaya Narkoba kepada siswa/mahasiswa sehingga anak didiknya terbebas dari ancaman Narkoba. Sedangkan kunci ketiga adalah di lingkungan masyarakat, seluruh komponennya harus menolak dengan tegas terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. (BNNK Ciamis)
Berita Utama
Sosialisasikan Narkoba dalam Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Terkini
-
SIAP HADAPI SINDIKAT NARKOTIKA, BNN TUTUP PELATIHAN RPE DENGAN SIMULASI OPERASI TAKTIS 06 Agu 2026 -
KEPALA BNN RI BEKALI 5.000 MAHASISWA BARU UI TENTANG BAHAYA NARKOTIKA DI PKKMB 2026 04 Agu 2026 -
CHANGE TALK JADI BEKAL PETUGAS REHABILITASI DALAM MENDORONG PERUBAHAN PERILAKU KLIEN 04 Agu 2026 -
BNN PERKUAT KOMPETENSI PETUGAS REHABILITASI MELALUI PELATIHAN LAYANAN REHABILITASI BERKELANJUTAN 03 Agu 2026 -
TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN PERSONEL, BNN TEMPA PASUKAN DAKJAR MELALUI PELATIHAN RPE 03 Agu 2026 -
BNN BERSAMA BEA DAN CUKAI BONGKAR JARINGAN PENYELUNDUPAN VAPE BERISI ETOMIDATE ASAL MALAYSIA 03 Agu 2026 -
KEPALA BNN RI HADIRI MALAM PENGANUGERAHAN HOEGENG AWARDS 2026 01 Agu 2026
Populer
- BNN DUKUNG PENGUATAN PERLINDUNGAN ANAK MELALUI PELUNCURAN GERAKAN BERLIAN 07 Jul 2026

- BNN GELAR BIMTEK ARSIP DIGITAL 2026 UNTUK BIROKRASI YANG MODERN DAN AKUNTABEL 07 Jul 2026

- KOMITE I DPD RI USULKAN MOU DENGAN BNN UNTUK PERKUAT PELAKSANAAN P4GN DI DAERAH 08 Jul 2026

- TUTUP LATSAR CPNS 2026, SESTAMA BNN RI TEKANKAN INTEGRITAS ASN DALAM PEMBERANTASAN NARKOTIKA 08 Jul 2026

- BNN GELAR EVALUASI REHABILITASI BERKELANJUTAN 08 Jul 2026

- BNN RAIH KATEGORI BAIK DALAM EVALUASI PELAKSANAAN REHABILITASI BERKELANJUTAN SEMESTER I 2026 08 Jul 2026

- BIMTEK ARSIP DIGITAL BNN TAHUN 2026 RESMI DITUTUP, TIGA ARSIPARIS RAIH PREDIKAT TERBAIK 10 Jul 2026
