Makin gencarnya pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh aparat, baik BNN maupun pihak kepolisian, ternyata memicu kelangkaan narkoba, terutama jenis putaw dan sabu. Namun bagi produsen dan pengedar narkoba atau bahkan pengguna narkoba, kelangkaan ini menjadikan mereka bereksperimen membuat jenis narkoba baru, untuk memenuhi kebutuhan dari para pengguna narkoba.Seperti yang dikutip pada Detik.com, menurut Guru Besar Universitas Hasanudin Makassar, Prof Dr Nurul Idrus, dalam seminar Narkoba Like yang diadakan Pusat Studi Kebijakan dan Kependudukan (PSKK), Universitas Gadjah Mada (UGM) mengatakan, di kalangan pemakai narkoba, ada yang menggunakan jenis obat dari resep obat psikoaktif.Dari peneitiannya yang dilakukan sejak tahun 2012 hingga sekarang terhadap 1200 pengguna yang terdapat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Makasar, merek mengaku bereksperimen untuk menggunakan obat dari resep dokter. Obat tersebut digunakan untuk menggantikan obat yang sulit mereka peroleh.”Obat dari resep dokter sering disalahgunakan oleh anak-anak remaja. Ini tidak pernah diperhatikan oleh para psikiatri,” katanya. Munculnya jenis narkoba baru yang telah mereka modifikasi dari resep dokter, akan menjadi penghambat cita-cita pemerintah dalam mewujudkan Indonesia negeri bebas narkoba tahun 2015. Karena zat atau obat-obatan yang mereka buat tidak tercantum di dalam undang-undang 35 Tahun 2009, tentang narkotika.
Berita Utama
Resep Dokter Disalahgunakan Untuk Membuat Narkoba
Terkini
-
BNN BANGUN BENTENG PENCEGAHAN NARKOBA MULAI DARI KETAHANAN KELUARGA 31 Okt 2026 -
BNN DAN DISDIK KOTA CIREBON PERKUAT IMPLEMENTASI INTEGRASI KURIKULUM ANTI NARKOBA 31 Okt 2026 -
DORONG REGULASI ROKOK ELEKTRIK, BNN BERSAMA KOMISI III DPR RI HIMPUN MASUKAN UNTUK PENGAWASAN PEREDARAN 30 Okt 2026 -
PERKUAT KAPABILITAS LEMBAGA REHABILITASI DI INDONESIA, BNN GELAR PENGUMPULAN DATA IKR 2026 30 Okt 2026 -
POLRI DAN BNN PERKUAT KERJA SAMA DENGAN TIONGKOK, UNGKAP 1,2 TON SABU DI ACEH 30 Okt 2026 -
PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE-98, BNN TEGASKAN SEMANGAT PERSATUAN DAN PENGABDIAN 28 Okt 2026 -
BNN Perkuat Pengawasan Jalur Laut dan Kerja Sama Internasional Berantas Narkotika 28 Okt 2026
Populer
- KEPALA BNN RI SUYUDI ARIO SETO RESMI DILANTIK MENJADI KAPOLRI 02 Okt 2026

- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- BNN EVALUASI CAPAIAN REHABILITASI BERKELANJUTAN TRIWULAN III TAHUN 2026 05 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026
