Jakarta (1/7) – Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 13.423,28 gram sabu yang merupakan barang bukti hasil pengungkapan kasus tindak pidana Narkotika. Dari dua kasus yang diungkap oleh BNN, jumlah barang bukti sabu yang berhasil disita adalah sebanyak 13.516,02 gram yang kemudian disisihkan sebanyak 92,74 gram untuk keperluan laboratorium atau pembuktian perkara.ADAPUN KRONOLOGIS DARI MASING-MASING KASUS TERSEBUT ADALAH SEBAGAI BERIKUT :I. KASUS MEDANPADA TANGGAL 29 MEI 2013, PETUGAS BNN DAN BNN PROVINSI SUMATERA UTARA MENGAMANKAN EMPAT ORANG TERSANGKA DI LOKASI YANG BERBEDA DI MEDAN, SUMATERA UTARA, KARENA DIDUGA MERUPAKAN JARINGAN SINDIKAT NARKOBA INTERNASIONAL YANG BEROPERASI DI WILAYAH MEDAN, SUMATERA UTARA.KEEMPAT ORANG TERSANGKA MASING-MASING BERINISIAL YHS, S, M ALS T, DAN HD. SELAIN KEEMPAT ORANG TERSANGKA, PETUGAS JUGA MENGAMANKAN TIGA ORANG WANITA BERINISIAL TA, PA, DAN FA YANG BERADA DI TEMPAT KEJADIAN PERKARA.Tersangka S diamankan di Jl. Pemuda, Medan, Sumatera Utara, karena kedapatan memiliki 21 gram sabu. Dari penangkapan S, petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka YHS beserta rekannya berinisal M als T, di sebuah Ruko Kuning yang berada di Jl. Kolonel Sugiono, Medan Maimun, Sumatera Utara. Di Ruko tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 6.582,3 gram sabu, 47 butir ekstasi seberat 15,9 gram, serbuk ekstasi seberat 178,4 gram, 2 unit mobil mewah, dan uang tunai sebesar Rp 235.950.000, yang diduga merupakan hasil penjualan Narkotika.Menurut pengakuan M als T, ia juga menyewa kamar di sebuah hotel di kota Medan. Petugas pun akhirnya mengamankan tersangka berinisial HD dan seorang wanita berinisial TA dengan barang bukti 0,8 gram sabu. Sedangkan di kamar lainnya, yang berdampingan dengan kamar pertama, petugas berhasil mengamankan dua orang wanita berinisial PA dan FA dan mengamankan barang bukti berupa 2 gram sabu serta 14 butir ekstasi yang disimpan dalam brankas milik M als T.DARI HASIL PEMERIKSAAN DIKETAHUI BAHWA YHS YANG MERUPAKAN mantan pengacara dan pemimpin salah satu media massa di Medan, Sumatera Utara, TELAH MENJALANKAN BISNIS TERLARANG INI SEJAK TAHUN 2011.II. KASUS SIMALUNGUNPADA TANGGAL14 JUNI 2013 PETUGAS BNN MENGAMANKAN DUA ORANG TERSANGKA BERINSIAL IS DAN JS. KEDUANYA DIAMANKAN DI Jl. Afdeling Alaras Desa Pondok XII, Simalungun, Sumatera Utara, dengan barang bukti berupa 6.912,72 gram sabu.Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat, bahwa seorang pria berinisial IS akan mengirim Narkotika jenis sabu kepada seseorang. Petugas BNN menemukan mobil tersangka IS dari arah Lima Puluh melaju menuju Pematang Siantar Simalungun, Sumatera Utara, diikuti oleh mobil milik tersangka JS.di Jl. Afdeling Alaras Desa Pondok XII, Simalungun, Sumatera Utara, mobil tersangka IS berhenti dan menghampiri mobil tersangka JS dengan membawa ember plastik dan memasukkannya kedalam mobil tersebut.Petugas BNN kemudian melakukan penggeledahan terhadap mobil kedua tersangka dan berhasil menemukan ember plastik yang berada di lantai jok sebelah kiri depan mobil yang digunakan tersangka JS. Di dalam ember tersebut, petugas menemukan tujuh bungkus plastik bening berisi Narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan mencapai 6.912,72 gram.Dari hasil penyidikan diketahui bahwa sabu tersebut berasal dari Malaysia dan rencananya setelah sabu ini diterima oleh tersangka JS, akan diberikan kepada seseorang lainnya yang belum diketahui identitasnya.Atas tindak pidana yang dilakukan oleh para tersangka, mereka dijerat pasal 114 ayat (2), 112 ayat (2) Jo 132 ayat (1) Jo pasal 127 huruf a dan b Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati.DARI JUMLAH BARANG BUKTI SABU YANG BERHASIL DISITA OLEH PETUGAS BNN, setidaknya sebanyak 54.639 anak bangsa terselamatkan dari ancaman bahaya penyalahgunaan Narkotika.Sampai dengan pemusnahan barang bukti yang ke-17 di tanggal 1 Juli 2013 INI, BNN telah memusnahkan barang bukti sabu sebanyak 62.061,4 gram; 375,5 gram ganja; 17.749 butir ekstasi; dan 56 gram serta 75 butir prekursor Narkotika.
Siaran Pers
MUSNAHKAN 13,4 KG SABU, SELAMATKAN 54.600 ANAK BANGSA DARI PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Terkini
-
KEPALA BNN RI HADIRI SIDANG KABINET PARIPURNA 22 Jul 2026 -
WASPADAI ANCAMAN ROKOK ELEKTRIK DALAM PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA, BNN DORONG PENGUATAN REGULASI MELALUI SEMINAR NASIONAL 22 Jul 2026 -
KEPALA BNN RI TERIMA AUDIENSI DEWAN PENGAWAS RS PON, JAJAKI PENGUATAN KERJA SAMA 22 Jul 2026 -
TEMUI MENKO PMK, KEPALA BNN RI JALIN SINERGITAS P4GN LINTAS KEMENTERIAN/LEMBAGA 22 Jul 2026 -
KEPALA BNN RI HADIRI GALA PREMIER FILM DRAMA KELUARGA “ANAK-ANAK BAMBU” 16 Jul 2026 -
BNN DUKUNG PENGUATAN PELAYANAN PUBLIK BEBAS MALADMINISTRASI 16 Jul 2026 -
TURNAMEN BASKET KAPOLRI CUP 2026 BERAKHIR, SEMANGAT HIDUP SEHAT TERUS MENGALIR 16 Jul 2026
Populer
- SINERGI BNN, BEA DAN CUKAI SOEKARNO-HATTA, KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA: BONGKAR PENYELUNDUPAN NARKOTIKA 24 Jun 2026

- ANJANGSANA HANI 2026: SEMANGAT WAR ON DRUG FOR HUMANITY BERSAMA KOMJEN POL. (PURN.) I MADE MANGKU PASTIKA 26 Jun 2026

- JELANG HANI 2026, BNN DAN KEMENTERIAN PPPA TINGKATKAN KAPASITAS TENAGA REHABILITASI ANAK 23 Jun 2026

- LATSAR CPNS BNN TAHUN 2026 RESMI DIBUKA, SESTAMA TEKANKAN INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME ASN 01 Jul 2026

- BNN BEKALI MASYARAKAT KAWASAN RAWAN NARKOBA DI CILACAP DENGAN KETERAMPILAN BETERNAK AYAM PETELUR 23 Jun 2026

- PERINGATI HANI, BNN GELAR MALAM RENUNGAN SEBAGAI REFLEKSI KEMANUSIAAN MELAWAN NARKOTIKA 01 Jul 2026

- DELEGASI BNN RI TEGASKAN KOMITMEN PADA KESETARAAN HUKUM, HUMANISASI, DAN KERJA SAMA SIBER DI SPILF 2026 29 Jun 2026
