
Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui Biro SDM Aparatur dan Organisasi menyelenggarakan Skrining Gula Darah dan Profil Lipid bagi pegawai sebagai upaya deteksi dini faktor risiko penyakit jantung koroner. Kegiatan yang berlangsung di Klinik Pratama BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (7/9), tersebut diikuti oleh 68 pegawai dari Deputi Bidang Pemberantasan BNN.
Skrining ini menjadi bagian dari upaya BNN menjaga kesehatan dan kebugaran personel agar senantiasa berada dalam kondisi prima dalam menjalankan tugas dan fungsi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan pegawai secara lebih dini, sehingga faktor risiko yang ditemukan dapat segera ditindaklanjuti melalui penanganan medis maupun edukasi mengenai pola hidup sehat.
Dokter Umum Klinik Pratama BNN, dr. Sitty Jewuskadara, menjelaskan bahwa pemeriksaan gula darah dan profil lipid penting dilakukan karena keduanya berkaitan dengan risiko terjadinya penyakit jantung koroner.
“Agenda skrining dilakukan karena gula darah maupun lemak darah yang kita sebut profil lipid mempunyai korelasi dengan kejadian serangan jantung koroner. Jadi, agendanya untuk menyaring siapa saja yang perlu obat sehingga mengurangi risiko serangan jantung koroner,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil pemeriksaan juga dapat menjadi dasar untuk memberikan edukasi mengenai langkah pencegahan, termasuk penerapan pola hidup sehat dan aktivitas fisik.
Kegiatan Skrining Gula Darah dan Profil Lipid dilaksanakan secara bertahap sesuai jadwal satuan kerja masing-masing hingga 24 September 2026, dengan target menjangkau sekitar 800 pegawai BNN. Melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, BNN mendorong personel untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan serta melakukan pencegahan sejak dini, sehingga kesehatan dan kesiapan personel dapat terus terjaga dalam mendukung pelaksanaan tugas P4GN.
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN













