Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali tidak lelah mensosialisasikan pencegahan, pemberantasan dan penyalahgunaan, dan peredaran gelap Narkoba (P4GN). Tujuannya supaya seluruh lapisan masyarakat paham bahaya Narkoba tersebut dan membentengi diri supaya tidak terjerumus. Kali ini BNNP Bali mengadvokasi 40 orang pejabat eselon III dan IV serta staf Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali. Program ini adalah kebijakan dan Stategi nasional untuk menciptakan lingkungan bersih dan bebas Narkoba. Diharapkan institusi pemerintah, swasta, kampus dan juga di lingkungan masyarakat bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba papar Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Gusti Ketut Budiartha, S.H.,M.H. Menurutnya, kalau semua lingkungan bebas dan bersih dari peredaran Narkoba, maka pasar para pengedar akan semakin berkurang. Apalagi bila ditambah pemutusan jaringan dengan selalu mengadakan sweeping atau operasi sidak. Demand atau permintaan akan menurun , suplai Narkoba pun bisa dipotong. Secara otomatis, Bali khususnya, akan bisa bebas dari peredaran dan penyalahgunaan Narkoba. Dinas Peternakan ini kan sering turun ke masyarakat dalam rangka menyosialisasikan masalah peternakan dan kesehatan hewan. Mereka juga bisa langsung memberikan muatan ini kepada masyarakat nanti setelah diberikan advokasi, sehingga makin meluas. Kami harapkan masyarakat paham dan sadar tentang bahaya dan penyalahgunaan peredaran gelap Narkoba itu, tambahnya. Kepala Bidang Pencegahan BNNP Bali Ni Ketut Adi Lisdiani, SKM.,MHP.Ed, mengatakan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali merupakan target keempat dari enam SKPD yang direncanakan sejak Maret lalu.Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Putu Sumantra menyambut baik kegiatan advokasi yang digelar BNNP Bali. Mengingat Presiden Joko Widodo sudah mendeklarasikan Indonesia sedang Darurat Narkoba. Kendati secara formal baru digelar pertama kali, namun secara informal Kepala BNNP Bali dikatakan sering ke Dinas Peternakan dan secara aktif mengingatkan supaya di masing-masing instansi melakukan langkah-langkah P4GN. Walaupun tidak secara operasional seperti BNN, tetapi yang kita sampaikan adalah penyadaran kepada teman-teman semua disini , bahwa itu merupakan pelanggaran hukum, ujarnya. Pihaknya berharap seluruh pegawai Dinas Peternakan mendapatkan pemahaman lebih detail dan tajam mengenai P4GN ini.
Berita Utama
BNNP Bali Advokasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
Terkini
-
BNN BANGUN BENTENG PENCEGAHAN NARKOBA MULAI DARI KETAHANAN KELUARGA 31 Okt 2026 -
BNN DAN DISDIK KOTA CIREBON PERKUAT IMPLEMENTASI INTEGRASI KURIKULUM ANTI NARKOBA 31 Okt 2026 -
DORONG REGULASI ROKOK ELEKTRIK, BNN BERSAMA KOMISI III DPR RI HIMPUN MASUKAN UNTUK PENGAWASAN PEREDARAN 30 Okt 2026 -
PERKUAT KAPABILITAS LEMBAGA REHABILITASI DI INDONESIA, BNN GELAR PENGUMPULAN DATA IKR 2026 30 Okt 2026 -
POLRI DAN BNN PERKUAT KERJA SAMA DENGAN TIONGKOK, UNGKAP 1,2 TON SABU DI ACEH 30 Okt 2026 -
PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE-98, BNN TEGASKAN SEMANGAT PERSATUAN DAN PENGABDIAN 28 Okt 2026 -
BNN Perkuat Pengawasan Jalur Laut dan Kerja Sama Internasional Berantas Narkotika 28 Okt 2026
Populer
- KEPALA BNN RI SUYUDI ARIO SETO RESMI DILANTIK MENJADI KAPOLRI 02 Okt 2026

- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- BNN EVALUASI CAPAIAN REHABILITASI BERKELANJUTAN TRIWULAN III TAHUN 2026 05 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026
