Dalam penanggulangan masalah narkoba, Indonesia melalui BNN dan Australia telah menjalin kerja sama sejak beberapa tahun silam. Tepatnya, pada 17 Maret 2011, BNN dan Australian Federal Police (AFP) telah menandatangani nota kesepahaman tentang Pemberantasan Peredaran Gelap Narkoba, Psikotropika dan Prekursor narkotika. Kerja sama yang dibangun tidak hanya dengan AFP akan tetapi dengan Australian Border Force (ABF). Pada tanggal 19 April 2018 lalu, Director of the Australian Border Force (ABF) Detector Dog Program Facility melakukan kunjungan ke pusat pelatihan K9 unit BNN di Lido, Sukabumi. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut kunjungan Delegasi BNN yang dipimpin oleh Direktur Penindakan dan Pengejaran pada tanggal 9 – 13 April 2018 di Melbourne, Australia. Melalui sinergi ini, pihak BNN dan ABF ingin lebih meningkatkan kerja sama bukan hanya dalam pengembangan unit K9 semata akan tetapi juga bisa memaksimalkan kerja sama di wilayah perbatasan yang merupakan pintu masuknya narkoba ke Indonesia. Untuk menguatkan kerja sama kedua pihak, BNN menggelar kunjungan kerja ke Australia dari 29 September-6 Oktober 2018, dengan agenda utamanya antara lain pertemuan bersama Australian Border Force (ABF), National Detector Dog Program Facility (NDDPF), dan pertemuan bersama Australian Federal Police (AFP). Dalam kunjungan ini, delegasi BNN dipimpin langsung oleh Kepala BNN, Drs. Heru Winarko, S.H. Saat melakukan kunjungan ke Fasilitas NDDPF, Kepala BNN mengatakan program tersebut memiliki peran yang signifikan dalam membantu menjaga perbatasan Australia. NDDPF telah memiliki pengalaman dalam program K9 termasuk anjing untuk mendeteksi narkoba, sehingga penting bagi BNN untuk mengenal lebih jauh mengenai program yang dilakukan NDDPF, imbuh Kepala BNN, Senin (1/10). Saat pertemuan itu, Kepala BNN juga menyampaikan bahwa pihaknya sedang mengembangkan Unit K9 dalam rangka mendukung tugas BNN dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkotika. Mengingat banyaknya modus operandi baru, maka BNN perlu meningkatkan kapasitas dog handlers dan keterampilan anjing. Untuk itu, kerja sama dalam program K9 dengan ABF perlu untuk ditingkatkan. Demikian pungkas Kepala BNN melalui keterangan tertulisnya kepada tim Humas BNN.
Berita Utama
BNN-Australia Perkuat Kerja Sama Tanggulangi Narkoba
Terkini
-
BNN DAN POLRI PERKUAT KERJA SAMA DENGAN ONCB THAILAND, BIDIK JARINGAN NARKOTIKA DI ASIA TENGGARA 05 Nov 2026 -
BNN RAIH JUARA 3 DALAM ANUGERAH REKSA BANDHA 2026 05 Nov 2026 -
BNN Perkuat Pemutakhiran Data Kawasan Rawan Narkoba melalui Pengukuran IKRN Tahun 2026 Berbasis Website 04 Nov 2026 -
BNN GELAR PELATIHAN UTC 19 BAGI PETUGAS KESEHATAN 04 Nov 2026 -
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026

- BNN GELAR UJI SERTIFIKASI KONSELOR ADIKSI 07 Okt 2026
