
Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil meraih Juara 3 pada Kategori Kualitas Pelaporan BMN Kelompok 3 dalam ajang Anugerah Reksa Bandha (ARB) Tahun 2026. Penghargaan bergengsi di bidang pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dan lelang ini diserahkan oleh Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Republik Indonesia dalam acara yang berlangsung di Aula Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada Kamis (5/11).
Penghargaan tersebut diterima oleh Plt. Kepala Biro Umum BNN, Asep Taufik, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan kinerja BNN dalam menjaga akuntabilitas serta tata kelola aset negara secara profesional. Penetapan penerima penghargaan ini dituangkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Nomor KEP-98/KN/2026.
Anugerah Reksa Bandha merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan sejak 2022 sebagai bentuk apresiasi kepada kementerian/lembaga dan pemangku kepentingan yang berkontribusi optimal dalam pengelolaan kekayaan negara dan penyelenggaraan lelang.
Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Evita Manthovani, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi atas capaian kinerja, melainkan amanah dan komitmen publik yang harus terus dijaga.
“Penghargaan atas pengelolaan BMN dan layanan lelang bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan juga penegasan atas tanggung jawab besar yang harus diemban. Ketika menerima penghargaan, sesungguhnya para penerima sedang menyatakan komitmen publik bahwa standar profesionalisme dan integritas telah dicapai dan harus terus dijaga,” ujar Evita Manthovani.
Evita juga menambahkan bahwa para penerima penghargaan secara otomatis menjadi role model dalam ekosistem tata kelola BMN dan pelayanan lelang, sehingga kepercayaan publik harus selalu dijaga melalui kinerja yang transparan, akuntabel, dan konsisten.
Dengan pencapaian ini, BNN membuktikan komitmennya untuk tidak hanya fokus pada Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), tetapi juga terus memperkuat tata kelola administrasi dan akuntabilitas pelaporan Barang Milik Negara demi mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan transparan.
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN













