Ratusan masyarakat Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan, mendapatkan edukasi tentang bahaya narkoba di sela-sela acara peringatan HUT RI ke 69 tahun yang digelar pengurus RW 04 lingkungan setempat, Minggu (31/8). Kegiatan yang digagas LSM Jayasakti bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) bertema Pemberdayaan Masyarakat dalam P4GN mengajak masyarakat untuk bersama menanggulangi barang berbahaya itu.Kegiatan sendiri dibuka oleh Wakil Camat Pasar Minggu Hariyanto. Dalam sambutannya, ia mengatakan bila lingkungan pemukiman yang bersih narkoba adalah keharusan dan tanggung jawab seluruh pihak untuk merealisasikannya.Tidak ada yang bersikap acuh dan menganggap bukan urusan masyarakat, dibebankan kepada aparatur pemerintah berwenang saja, tukas Hariyanto.Lebih lanjut dirinya menekankan, lingkungan bersih narkoba turut mendukung terciptanya hidup sehat bagi masyarakat. Semua dirasa sia-sia, sambung Hariyanto, bila pemerintah fokus menjadikan masyarakat sejahtera dan sehat namun tidak didukung dari keinginan warga sendiri.Kita bangun taman untuk berolahraga dan fasilitas lainnya, tapi kalau masyarakat memilih menghancurkan dirinya sendiri dengan mengonsumsi narkoba sama saja tidak ada artinya, jelasnya.Hariyanto juga menjanjikan akan lebih mengawasi kehidupan setiap pemukiman masyarakat agar tidak disusupi narkoba. Ia menghimbau, masyarakat tidak segan melaporkan adanya penyalahgunaan narkoba ke pihak keamanan.Sedangkan Ketua LSM Jayasakti Nano Sukatno menegaskan, saat ini pemerintah telah melakukan beragam program untuk menjadikan Indonesia besih narkoba. Salah satunya, tambahnya, dengan merehabilitasi medis serta sosial pengguna narkoba tanpa dikenakan hukuman penjara.Syaratnya warga harus mengarahkan pengguna tesebut agar bersedia lapor diri direhabilitasi, jangan sampai tertangkap petugas kepolisian, ujar Nano.Dik Dik Kusnadi selaku Kasubdit Lingkungan Kerja dan Masyarakat BNN menyatakan, masyarakat tidak perlu merasa takut terhadap instansinya. Pasalnya, BNN adalah sahabat seluruh masyarakat dalam menanggulangi narkoba, tuturnya.Jadi bukan hanya menangkap, tapi konsentrasi utama adalah pemulihan pengguna narkoba dan menangkal masyarakat tidak terjerumus penyalahgunaan, lugas Dik Dik. (rls/has)
Berita Utama
Warga Jangan Cuek, Tapi Harus Melek Masalah Narkoba
Terkini
-
BNN Perkuat Pemutakhiran Data Kawasan Rawan Narkoba melalui Pengukuran IKRN Tahun 2026 Berbasis Website 04 Nov 2026 -
BNN GELAR PELATIHAN UTC 19 BAGI PETUGAS KESEHATAN 04 Nov 2026 -
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026 -
BNN Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Kawasan Rawan Narkoba melalui Pelatihan Konten Kreator di Kabupaten Bogor 02 Nov 2026 -
TANPA PERLAWANAN BERARTI, TIM GABUNGAN GREBEK KAWASAN RAWAN KAMPUNG BAHARI 01 Nov 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- BNN EVALUASI CAPAIAN REHABILITASI BERKELANJUTAN TRIWULAN III TAHUN 2026 05 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026
