Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap jaringan sindikat narkotika internasional di kawasan Medan Sumatera Utara. Seorang tersangka yang melawan petugas dihadiahi timah panas hingga tewas. Sementara 11 tersangka lainnya diamankan dengan barang bukti sabu seberat 10 kg. Jaringan ini diduga dikendalikan oleh seorang napi di LP Tanjung Gusta. Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama BNN bersama dengan Kantor Pusat Dirjen Bea Cukai, Bea Cukai Sumatera Utara (Kantor Wilayah, KPPBC TMP Belawan, KPPBC TMP B Medan, dan KPPBC TMP B Kualanamu).Pada awalnya, petugas BNN mendapatkan informasi tentang adanya transaksi narkotika di daerah Medan. Setelah dilakukan penyelidikan selama kurang lebih dua bulan, tim BNN melakukan pemantauan di sebuah tempat yang diduga kuat menjadi tempat transaksi. Pada tanggal 12 Januari 2017, BNN mengamankan tiga orang saat akan transaksi di depan sebuah masjid daerah Jalan Sisingamangaraja Medan. Di tempat ini, BNN mengamankan JAM (39) dengan barang bukti + 2.027 gram sabu, dan AL (33) dengan barang bukti + 8.097 gram sabu, serta satu orang lainnya yaitu YAN (42). Sehingga total sabu yang disita adalah 10.124 gram. Selain itu, petugas juga mengamankan tiga tersangka di Hotel Antares di kawasan Jalan Sisingamangaraja Medan, antara lain : SY (22), DAV (36), dan PREM (37). Seluruh tersangka di atas ini berperan menemani sopir yang merangkap kurir. Di tempat terpisah yaitu di kawasan Jalan Sei Batu Gingging, petugas juga berusaha mengamankan seorang tersangka bernama BE, namun pelaku tersebut berusaha melawan petugas sehingga akhirnya harus ditembus dengan timah panas hingga tewas. Dari hasil penyelidikan yang mendalam, jaringan sindikat ini diduga dikendalikan oleh napi di lapas Tanjung Gusta Medan. Empat napi yang terlibat antara lain : AY (51) selaku pemesan barang dari Malaysia, HAR (41) sebagai perantara dan AT (33) sebagai perantara dan AV (43) sebagai perantara. Keempat napi tersebut diamankan BNN. Bahwa Tersangka AY merupakan Narapidana dengan vonis Hukuman Mati yang pernah terlibat dalam jaringan narkotika dengan barang bukti shabu seberat 270 kg yang pernah di tangani oleh BNN pada tahun 2015. Sedangkan tersangka AV ditangkap petugas BNN pada saat sedang melakukan pengobatan/Rawat Inap di RS Bina Kasih. Dalam hal keterkaitan dengan Lapas Tanjung Gusta, Penyidik Badan Narkotika Nasional sudah memeriksa petugas Lapas Tanjung Gusta Kelas I Medan Sumatera Utara atas nama MICHAEL BUANA PARANGIN ANGIN dan termasuk Kalapas Tanjung Gusta Medan atas nama TOGA EFFENDI. Dan dari Hasil pemeriksaan serta data yang diperoleh penyidik BNN, bahwa petugas lapas dan kalapas tanjung gusta Kelas I Medan Sumatera Utara secara Materiil tidak memenuhi unsur untuk dikaitkan dengan Pasal Permufakatan jahat yang dilakukan bersama-sama dengan Narapidana (WBP) atas nama AV dkk sebagaimana dimaksud dalam pasal 132 ayat (1). Ancaman HukumanPara tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Undang-Undang No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup. Dengan pengungkapan kasus ini, setidaknya BNN menyelamatkan lebih dari 50.620 anak bangsa dari penyalahgunaan narkotika. #stopnarkoba
Siaran Pers
Sabu 10 Kg Diungkap, 11 Pelaku Ditangkap
Terkini
-
BNN DAN POLRI PERKUAT KERJA SAMA DENGAN ONCB THAILAND, BIDIK JARINGAN NARKOTIKA DI ASIA TENGGARA 05 Nov 2026 -
BNN RAIH JUARA 3 DALAM ANUGERAH REKSA BANDHA 2026 05 Nov 2026 -
BNN Perkuat Pemutakhiran Data Kawasan Rawan Narkoba melalui Pengukuran IKRN Tahun 2026 Berbasis Website 04 Nov 2026 -
BNN GELAR PELATIHAN UTC 19 BAGI PETUGAS KESEHATAN 04 Nov 2026 -
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026

- BNN GELAR UJI SERTIFIKASI KONSELOR ADIKSI 07 Okt 2026
