Ketika ditemui tim Humas BNN, Ketua PSSI, Johar Arifin mengungkapkan PSSI mendukung penuh upaya BNN dalam menanggulangi permasalahan narkoba di negeri ini. Johar mengatakan dalam sisi prevensi, PSSI akan mengampanyekan anti narkoba, rasis, dan juga anti doping.PSSI mendukung gerakan penanggulangan narkoba, dan dukungan itu bisa berupa iklan-iklan atau kampanye anti narkoba di pinggir-pinggir lapangan dalam pertandingan di liga yang berada di bawah PSSI, kata Johar usai menghadiri kegiatan penandatangan MoU BNN dengan Badan Sepakbola Rakyat Indonesia (BASRI), dan Sentra Komunikasi Mitra Polri, di BNN, Rabu (17/7).Doping dan narkoba itu musuh utama kita, jadi tentu kita akan kampanyekan, lanjut mantan pemain PSMS di era 1973-1976 ini.Disingung tentang strategi pencegahan narkoba dengan sepakbola, Johar sangat setuju. Menurutnya, di Indonesia ini, sepakbola digemari banyak kalangan terutama anak muda, dari mulai sepakbola lapangan besar hingga futsal.Agar progam anti narkoba di lingkungan sepakbola lebih tepat sasaran, Johar menghimbau agar penyelenggara pelatihan sepakbola proaktif memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba pada peserta pelatihan sepakbola.Banyak anak muda yang belum paham tentang bahaya narkoba, karena itulah tim pelatih harus juga bisa memberikan penjelasan yang mendalam tentang masalah narkoba, ungkap pimpinan PSSI ini.Menanggapi kerja sama BNN dengan BASRI, Johar memberikan dukungan dan apresiasi tinggi. Menurutnya, BASRI potensial untuk menjadi kader yang dapat memberikan pemahaman bahaya narkoba pada pemain sepakbola.Di samping itu, dalam aspek pemulihan para pengguna narkoba, Johar pun cukup optimis, sepakbola bisa menjadi salah satu cara efektif dalam mengembalikan mental dan fisik pengguna narkoba sehingga bisa kembali berguna di tengah masyarakat. (bk)
Berita Utama
PSSI Akan Kampanyekan Anti Narkoba Di Pertandingan Liga
Terkini
-
SIAP HADAPI SINDIKAT NARKOTIKA, BNN TUTUP PELATIHAN RPE DENGAN SIMULASI OPERASI TAKTIS 06 Agu 2026 -
KEPALA BNN RI BEKALI 5.000 MAHASISWA BARU UI TENTANG BAHAYA NARKOTIKA DI PKKMB 2026 04 Agu 2026 -
CHANGE TALK JADI BEKAL PETUGAS REHABILITASI DALAM MENDORONG PERUBAHAN PERILAKU KLIEN 04 Agu 2026 -
BNN PERKUAT KOMPETENSI PETUGAS REHABILITASI MELALUI PELATIHAN LAYANAN REHABILITASI BERKELANJUTAN 03 Agu 2026 -
TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN PERSONEL, BNN TEMPA PASUKAN DAKJAR MELALUI PELATIHAN RPE 03 Agu 2026 -
BNN BERSAMA BEA DAN CUKAI BONGKAR JARINGAN PENYELUNDUPAN VAPE BERISI ETOMIDATE ASAL MALAYSIA 03 Agu 2026 -
KEPALA BNN RI HADIRI MALAM PENGANUGERAHAN HOEGENG AWARDS 2026 01 Agu 2026
Populer
- BNN GELAR BIMTEK ARSIP DIGITAL 2026 UNTUK BIROKRASI YANG MODERN DAN AKUNTABEL 07 Jul 2026

- BNN DUKUNG PENGUATAN PERLINDUNGAN ANAK MELALUI PELUNCURAN GERAKAN BERLIAN 07 Jul 2026

- KOMITE I DPD RI USULKAN MOU DENGAN BNN UNTUK PERKUAT PELAKSANAAN P4GN DI DAERAH 08 Jul 2026

- TUTUP LATSAR CPNS 2026, SESTAMA BNN RI TEKANKAN INTEGRITAS ASN DALAM PEMBERANTASAN NARKOTIKA 08 Jul 2026

- BNN GELAR EVALUASI REHABILITASI BERKELANJUTAN 08 Jul 2026

- BNN RAIH KATEGORI BAIK DALAM EVALUASI PELAKSANAAN REHABILITASI BERKELANJUTAN SEMESTER I 2026 08 Jul 2026

- BIMTEK ARSIP DIGITAL BNN TAHUN 2026 RESMI DITUTUP, TIGA ARSIPARIS RAIH PREDIKAT TERBAIK 10 Jul 2026
