Puluhan Ibu Hamil menghadiri penyuluhan pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) yang diselenggarakan di Balai Desa Gampong Karang Anyar Kecamatan Langsa Baro, kemarin. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam menciptakan kelahiran yang sehat dan terbebas dari Narkoba.Kepala Seksi Pencegahan dan Dayamas BNN Kota Langsa Cut Maria, S.Sos menyampaikan, penyalahgunaan Narkoba juga dapat terjadi pada wanita hamil. Bisa melalui penggunaan narkoba secara langsung yang dilakukan si ibu, namun juga melalui penularan dari orang lain, ungkap Cut Maria.Menurutnya, setiap bayi akan mengonsumsi apa yang dikonsumsi oleh sang ibu.Jadi, kalau ibunya pake narkoba, maka anaknya kena Narkoba. Bisa juga dari orang lain seperti ayahnya jika pakai narkoba. Penularannya terjadi bisa pada saat proses perkawinan, atau melalui penularan lainnya seperti melalui asap rokok,” imbuhnya.Maria menambahkan orang tua ingin agar bayi yang dilahirkan dalam kondisi sehat dan lengkap secara fisiknya. Bayi yang terkena penularan narkoba mengalami berbagai gangguan seperti perkembangan janin tidak sempurna, keguguran,gangguan pernapasan, keterlambatan perkembangan kognitif, dan sebagainya.”Tentunya kondisi seperti itu tidak kita inginkan terjadi pada anak-anak kita, maka dari itu pastikan kondisi ibu-ibu jauh dari penyalahgunaan Narkoba atau tertular Narkoba,” jelasnya.Tidak hanya itu, Cut Maria juga mengharapkan para ibu juga peduli pada aktivitas anak-anaknya dirumah. Bisa dikenali dari prubahan fisik dan prilakunya. Jika terjadi perubahan yang signifikan maka bisa memeriksakan diri datang ke BNN Kota Langsa.Pada kesempatan itu, BNN Kota Langsa juga dibantu oleh Prodi Kebidanan Poltekkes Kemenkes Kota Langsa dalam memberikan penyuluhan kepada ibu hamil. Tidak hanya berkaitan dengan Narkoba, juga informasi kesehatan lainnya yang membantu kehamilan para ibu-ibu di lingkungan Gampong Karang Anyar. (tim bnnk langsa)
Berita Utama
Lahirkan Bayi Sehat, BNN Beri Penyuluhan Ibu Hamil
Terkini
-
BNN Perkuat Pemutakhiran Data Kawasan Rawan Narkoba melalui Pengukuran IKRN Tahun 2026 Berbasis Website 04 Nov 2026 -
BNN GELAR PELATIHAN UTC 19 BAGI PETUGAS KESEHATAN 04 Nov 2026 -
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026 -
BNN Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Kawasan Rawan Narkoba melalui Pelatihan Konten Kreator di Kabupaten Bogor 02 Nov 2026 -
TANPA PERLAWANAN BERARTI, TIM GABUNGAN GREBEK KAWASAN RAWAN KAMPUNG BAHARI 01 Nov 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- BNN EVALUASI CAPAIAN REHABILITASI BERKELANJUTAN TRIWULAN III TAHUN 2026 05 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026
