Skip to main content
UnggulanBerita UtamaBerita Satker

HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA, BNN DORONG PENGUATAN SINERGI BERSAMA BAKOM RI

Auto Draft
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Penguatan sinergi lintas sektoral menjadi langkah penting dalam menghadapi ancaman narkotika. Hal tersebut disampaikan Kepala BNN RI dalam audiensi bersama Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) dan jajaran, pada Selasa (29/9), di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, dalam pertemuan tersebut memaparkan sejumlah program unggulan BNN seperti ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika), Integrasi Kurikulum Anti Narkotika (IKAN), layanan rehabilitasi keliling, tele-rehabilitasi secara daring, serta Call Center BNN 184.

“Kami berharap Badan Komunikasi Pemerintah dapat bersinergi kuat dalam mendiseminasikan pesan-pesan antinarkotika sekaligus mendorong langkah konkret kerja sama BNN dan Badan Komunikasi Pemerintah,” ujar Suyudi Ario Seto.

Dalam audiensi tersebut Kepala BNN RI juga menekankan kembali arahan Presiden Republik Indonesia pada momen peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) agar seluruh elemen negara tidak membiarkan BNN bekerja sendiri dalam menghadapi ancaman narkotika.

Adapun salah satu isu krusial yang menjadi perhatian saat ini adalah peredaran vape yang berdasarkan hasil pengujian Pusat Laboratorium Narkotika BNN menunjukkan temuan serius. Dari 1.745 sampel cairan vape yang diperiksa, sebanyak 1.716 sampel positif mengandung narkotika dan New Psychoactive Substances (NPS), sementara 1.552 sampel di antaranya positif mengandung etomidate.

Baca juga:  Balai Besar Rehabilitasi BNN RI Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Dengan BLUD Puskesmas Cigombong

Merespons hal tersebut, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari menegaskan komitmennya untuk membawa isu terkait permasalahan narkotika yang disampaikan BNN ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk mendorong agar perang melawan narkotika menjadi salah satu agenda utama Presiden.

Di akhir pertemuan, Muhammad Qodari menyampaikan akan segera melakukan pembahasan internal guna mematangkan bentuk kerja sama dengan BNN serta menindaklanjuti langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan.

#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel