BNN kembali melakukan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis sabu pada Selasa 10/03/2015 jam 10.00 WIB di Garbage Plants Angkasa Pura II Bandara Soekarno Hatta. Total sabu yang dimusnahkan sejumlah 94.072,3 gram sabu.Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Dedy Fauzi mengungkapkan sabu yang dimusnahkan berasal dari dua kasus berbeda yang diungkap beberapa waktu lalu. Kasus pertama yang telah terungkap oleh BNN adalah jaringan narkotika yang mencoba mengedarkan 78.106,6 gram sabu. Dari kasus ini BNN menangkap lima orang laki-laki, mereka berinisial DL (37) warga Langsa Baro-Aceh Timur, HD (38) warga Darul Aman-Aceh Timur, HS (36) warga Bukit Mata Lhok Asahan-Aceh Timur, US (43) dan SB (37) warga kec. Julok-Aceh.BNN berhasil meringkus lima orang tersangka jaringan sindikat narkoba internasional di kawasan Desa Alue Bu, kecamatan Pereulak Barat, kabupaten Aceh Timur, Minggu (15/2) sekitar pukul 06.30 WIB. Selain narkoba, kami juga menyita uang tunai sebesar Rp. 49 juta berserta tiga pistol, satu senpi jenis M-16, sejumlah peluru, dan magazine yang disembunyikan di bawah kolong torrent, ungkap Deputi pemberantasan BNN.Kelima tersangka merupakan jaringan sidikat narkoba internasional. Untuk menyamarkan hasil penjualan barang haram, tersangka memutarkan uang menjadi aset mereka, Pungkas Kabag Humas Slamet Pribadi.Selain meringkus jaringannya, BNN juga telah menyita asset milik tersangka diantaranya empat unit mobil mewah, tiga kendaraan alat berat, serta kebun karet seluas 323 Ha dan 312 ladang kebun. Diduga kuat asset milik tersangka merupakan hasil dari pencucian uang dari hasil bisnis sabu yang mereka lakukan. Kelima tersangka terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.Sementara itu, kasus kedua yang berhasil diungkap BNN adalah seorang ibu yang menjadi kurir 16.043,2 gram sabu yang disembunyikan di dalam baby stroller (kereta dorong bayi). Dari kasus ini BNN mengamankan seorang kurir wanita berinisial F (35) warga kelurahan Ngedukelu kecamatan Bajawa, Nusa Tenggara Timur. Narkotika jenis sabu tersebut dimasukan kedalam 15 dari 17 stroller, lalu dibawa dengan mobil pick up. Kepada petugas F mengaku haya diperintah seseorang untuk mengambil paket stroller asal cina tersebut.Standar ketentuan yang berlaku, semua barang bukti hasil sitaan harus dimusnahkan paling lambat tujuh hari setelah mendapat ketetapan dari Kejaksaan Negeri setempat. Acara pemusnahan ini merupakan ke lima kalinya yang dilakukan BNN di tahun 2015. Dalam tiga bulan BNN berhasil memusnahkan 2.541,8 kg ganja, 973,6 kg sabu dan 1.490 butir pil ekstasi. (Ben/Mank)
Berita Utama
BNN Musnahkan Sabu Dari Dua Jaringan
Terkini
-
BNN DAN POLRI PERKUAT KERJA SAMA DENGAN ONCB THAILAND, BIDIK JARINGAN NARKOTIKA DI ASIA TENGGARA 05 Nov 2026 -
BNN RAIH JUARA 3 DALAM ANUGERAH REKSA BANDHA 2026 05 Nov 2026 -
BNN Perkuat Pemutakhiran Data Kawasan Rawan Narkoba melalui Pengukuran IKRN Tahun 2026 Berbasis Website 04 Nov 2026 -
BNN GELAR PELATIHAN UTC 19 BAGI PETUGAS KESEHATAN 04 Nov 2026 -
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026

- BNN GELAR UJI SERTIFIKASI KONSELOR ADIKSI 07 Okt 2026
