Keluarga merupakan kunci utama penangkal terjadinya penyalahgunaan narkoba. Kasih sayang dan perhatian orang tua kepada anak-anaknya akan membuatnya merasa tidak sendiri.Hal tersebut diutarakan tokoh masyarakat Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Eti Sahrial, pada kegiatan Pemberdayaan Lingkungan Masyarakat dalam P4GN bersama warga Kelurahan Lenteng Agung dan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kamis (28/8).Anak merasa memiliki tempat mencurahkan isi hatinya dan berbagi apa yang dialaminya sehari-hari, bukan mencari jalan keluar penyelesaian masalahnya diluar rumah, tandasnya.Seorang anak yang melampiaskan segala persoalan hidupnya diluar rumah, sambung Eti, dapat melakukan berbagai cara. Besar peluangnya dengan menyalahgunakan narkoba, katanya.Mengonsumsi narkoba untuk menghilangkan rasa suntuk dan mengobati kesepiannya dapat dianggap sebagai jalan terbaik, imbuh Eti.Apalagi, lanjutnya, bila buah hati kita tersebut bergaul dengan lingkungan yang buruk. Banyak fakta terungkap selama ini pergaulan yang salah dan kondisi broken home menjadi faktor terbesar penyalahgunaan narkoba di kalangan anak dan remaja.Jangan sampai anak-anak kita menjadi korbannya, pungkas Eti.Sementara Ketua LSM Jayasakti Nano Sukatno yang merupakan salah satu pembicara menyatakan, orang tua harus mengawasi setiap tingkah laku anak dalam kesehariannya. Itu dilakukan agar menangkal penyimpangan pergaulan anak, yaitu penyalahgunaan narkoba.Orang tua juga perlu memahami gejala penyalahgunaan narkoba agar tidak mudah dikelabui anak, bisa saja anak beralasan macam-macam, tukasnya.Senada dengan itu, Kasubdit Lingkungan Kerja dan Masyarakat BNN Dik Dik Kusnadi menegaskan, sesuai arahan presiden pada HANI tahun lalu menjelaskan bahwa keluarga adalah benteng utama menghalau narkoba. Oleh karenanya, tambahnya, keluarga harmonis adalah tuntutan yang harus diwujudkan untuk membasmi narkoba. (Rilis/has)
Berita Utama
Tangkal Narkoba Via Kasih Sayang Keluarga
Terkini
-
BNN TINGKATKAN KOMPETENSI PETUGAS REHABILITASI MITRA, DORONG ASESMEN TERSTANDAR DAN RENCANA TERAPI KOMPREHENSIF 08 Sep 2026 -
LANTIK 264 PEJABAT, BNN TEGUHKAN KOMITMEN INTEGRITAS DAN KINERJA BERDAMPAK 08 Sep 2026 -
CEGAH PENYAKIT JANTUNG KORONER, BNN GELAR SKRINING KESEHATAN PERSONEL 07 Sep 2026 -
PERKUAT KOMPETENSI SDM REHABILITASI, BNN BERIKAN PEMBEKALAN PRA UJI SERTIFIKASI BAGI CALON KONSELOR 05 Sep 2026 -
SUARAKAN PENCEGAHAN MELALUI SENI TRADISIONAL, BNNP JAWA BARAT SUKSES GELAR PENJURIAN PASANGGIRI AGUNG NGAWIH SINOM “NARKOBA MUSUH BANGSA” 04 Sep 2026 -
PELATIHAN USAI, BNN DORONG PENINGKATAN KOMPETENSI BERDAMPAK PADA KINERJA 04 Sep 2026 -
IKR 2026 DISEMPURNAKAN, BNN PERKUAT PENGUKURAN KAPABILITAS LAYANAN REHABILITASI 03 Sep 2026
Populer
- 1,3 TON KETAMIN HASIL OPERASI TERPADU DI PERAIRAN KEPULAUAN RIAU DIMUSNAHKAN, SELAMATKAN LEBIH DARI ENAM JUTA JIWA 12 Agu 2026

- Tim Gabungan BNN RI dan Polda Metro Jaya Ringkus Bos Narkoba Kampung Bahari dan Geledah Sarang Bandar 13 Agu 2026

- BNN, KEMENSOS, KEMENKES, DAN KEMENAKER SATU VISI DALAM PEMULIHAN BERKELANJUTAN 12 Agu 2026

- KEPALA BNN RI AJAK MAHASISWA BARU UNTAR JAGA DIRI DAN MASA DEPAN DARI ANCAMAN NARKOTIKA 13 Agu 2026

- BNN PERKUAT KOMPETENSI PETUGAS REHABILITASI, HADAPI TANTANGAN NARKOTIKA YANG SEMAKIN KOMPLEKS 13 Agu 2026

- SEMARAKKAN HARI PRAMUKA KE-65, BNN HADIRI PEMBUKAAN JAMNAS XII 15 Agu 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI SIDANG TAHUNAN MPR RI, TEGUHKAN KOMITMEN DUKUNG PEMBANGUNAN NASIONAL 15 Agu 2026
