Transportasi udara saat ini banyak diminati oleh masyarakat, untuk berpergian ke daerah satu ke daerah lainnya. Namun seiring menggeliatnya kebutuhan akan transportasi udara di Indonesia dirusak oleh beberapa oknum crew maskapai yang menggunakan narkoba, terlebih yang menggunakan narkoba tersebut yaitu Pilot. Hal tersebut menimbulkan kekawatiran pengguna Moda ini.Oleh karena itu Rabu (29/5) di Jakarta, Direktorat Advokasi Deputi Bidang Pencegahan merekrut sekitar 65 orang yang terdiri dari jajaran manajemen,crewpilot, pramugari dan stafofficerdari enam maskapai penerbangan di Indonesia untuk menjadi kader anti narkoba. Hal ini sejalan dengan Inpres nomor 12 tahun 2011 tentang pelaksanaan Kebijakan dan Strategi Nasional P4GN bidang pencegahan, bahwa fokus bidang pencegahan adalah menjadikan para pekerja memiliki pola pikir, sikap dan terampil menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.Acara dibuka oleh Direktur Advokasi Deputi Bidang Pencegahan BNN, dr Victor Pudjiadi. Pada sambutannya, dari acara ini diharapkan ilmu dan informasi yang telah diterima dapat disebarluaskan kepada masyarakat minimal ke keluarga masing-masing. Terlebih dapat membuat suatu program di perusahaan masing-masing yang terkait dengan pencegahan dan penanganan masalah narkoba kepada seluruh karyawan. Para peserta dibekali informasi-informasi tentang narkoba dan permasalahannya yang di sampaikan oleh dr. Victor Pudjiadi, pentingnya rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba yang disampaikan oleh dr. Danu Cahyono dancharacter buildingyang disampaikan dr. Aisyah Dahlan. Informasi yang diberikan oleh BNN menurut salah satu peserta sangat penting, karena selama ini mereka tahu tentang narkoba hanya kulitnya saja. Mereka menjadi mengetahui tentang perbedaan antara korban penyalahgunaandanpecandunarkoba, serta perlakuan mereka di mata hukum. Dengan diberikannya materi-materi oleh para narasumber, para peserta merasa terbuka pola pikirnya untuk menyikapi masalah narkoba. Diharapkan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan Moda transportasi udara makin meningkat.(hms/dok/dms)
Artikel
Perusahaan Maskapai Penerbangan Indonesia Menjadi Kader Anti Narkoba
Terkini
-
SIAP HADAPI SINDIKAT NARKOTIKA, BNN TUTUP PELATIHAN RPE DENGAN SIMULASI OPERASI TAKTIS 06 Agu 2026 -
KEPALA BNN RI BEKALI 5.000 MAHASISWA BARU UI TENTANG BAHAYA NARKOTIKA DI PKKMB 2026 04 Agu 2026 -
CHANGE TALK JADI BEKAL PETUGAS REHABILITASI DALAM MENDORONG PERUBAHAN PERILAKU KLIEN 04 Agu 2026 -
BNN PERKUAT KOMPETENSI PETUGAS REHABILITASI MELALUI PELATIHAN LAYANAN REHABILITASI BERKELANJUTAN 03 Agu 2026 -
TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN PERSONEL, BNN TEMPA PASUKAN DAKJAR MELALUI PELATIHAN RPE 03 Agu 2026 -
BNN BERSAMA BEA DAN CUKAI BONGKAR JARINGAN PENYELUNDUPAN VAPE BERISI ETOMIDATE ASAL MALAYSIA 03 Agu 2026 -
KEPALA BNN RI HADIRI MALAM PENGANUGERAHAN HOEGENG AWARDS 2026 01 Agu 2026
Populer
- BNN DUKUNG PENGUATAN PERLINDUNGAN ANAK MELALUI PELUNCURAN GERAKAN BERLIAN 07 Jul 2026

- BNN GELAR BIMTEK ARSIP DIGITAL 2026 UNTUK BIROKRASI YANG MODERN DAN AKUNTABEL 07 Jul 2026

- KOMITE I DPD RI USULKAN MOU DENGAN BNN UNTUK PERKUAT PELAKSANAAN P4GN DI DAERAH 08 Jul 2026

- TUTUP LATSAR CPNS 2026, SESTAMA BNN RI TEKANKAN INTEGRITAS ASN DALAM PEMBERANTASAN NARKOTIKA 08 Jul 2026

- BNN GELAR EVALUASI REHABILITASI BERKELANJUTAN 08 Jul 2026

- BNN RAIH KATEGORI BAIK DALAM EVALUASI PELAKSANAAN REHABILITASI BERKELANJUTAN SEMESTER I 2026 08 Jul 2026

- BIMTEK ARSIP DIGITAL BNN TAHUN 2026 RESMI DITUTUP, TIGA ARSIPARIS RAIH PREDIKAT TERBAIK 10 Jul 2026
