Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) DR Anang Iskandar meminta Duta Kampus Anti Narkoba 2014-2015 benar-benar memahami konstruksi persoalan narkotika secara mendalam. Para Duta Kampus Anti Narkoba 2014-2015 ini nantinya bukan hanya akan akan menyampaikan bahaya penyalahgunaannya di lingkungan kampus saja, tetapi juga ke masyarakat.Demikian dikatakan Anang saat membuka acara Karantina Pemilihan Duta Kampus Anti Narkoba 2014-2015 yang digelar BNN, Kemendikbud, dan Universitas Budi Luhur, selama tiga hari, di Cibubur, Jakarta, Jumat (19/9). Dirinya kembali menegaskan, untuk memahami konstruksi masalah narkoba serta penanganannya itulah pada kegiatan ini akan dibekali aspek-aspeknya.Kalian bisa bicara apa saja soal narkoba sesuai kreativitas masing-masing, asal mengerti rinci masalahnya. Ajak rekan, keluarga, masyarakat lainnya agar menghindari narkoba, tandas Anang.Melalui karantina seperti ini, sambungnya, para duta akan diajarkan upaya penanggulangan narkoba guna mewujudkan Indonesia bersinar seperti tujuan pemerintah. Upaya-upaya itu ialah mengenai pencegahan, pemberantasan, serta penanganan kepada korban narkoba.Ketiga persoalan itu yang harus diketahui dengan baik, tugas Duta Kampus Anti Narkoba ialah mensosialisasikan kebijakan P4GN sesuai UU karena kalian dididik untuk menjadi pribadi manusia yang unggul, jelas Anang.Pada kesempatan ini ia juga mengatakan tentang masih adanya pandangan dan praktik yang salah menangani penyalah guna serta pecandu narkoba. Sampai sejauh ini banyak penyalah guna dan pecandu narkoba dipenjarakan karena dinilai pelaku kejahatan yang tempatnya layak dibui.Itu yang menyebabkan persoalan narkoba tidak selesai, jika penyalah guna dan pecandu dipenjara mereka bisa lebih meningkat tingkat kejahatannya karena bergaul dengan para pengedar juga bandarnya. Padahal sesungguhnya penyalah guna dan pecandu narkoba adalah korban kejahatan pengedar dan bandar, orang yang harus diselamatkan, imbuh Anang.Dirinya mengungkapkan, penyelamatan korban narkoba tersebut melalui langkah rehabilitasi medis serta sosial untuk memulihkan dirinya yang sakit karena zat berbahaya itu. Merehabilitasi korban narkoba, tambah Anang, sama artinya dengan menghukum mereka atas ulahnya.Sementara itu, Direktur Peran Serta Masyarakat BNN Brigjen Pol Siswandi mengemukakan, para duta ini nantinya yang akan menjadi kepanjangan tangan dan mitra menjelaskan bahaya narkoba di kampus. Nanti, lanjutnya, BNN dalam setiap ajang P4GN di lingkungan kampus akan mengajak mereka ikut serta menyampaikan.Tercatat sebanyak 51 pasangan atau 102 orang Duta Kampus Anti Narkoba 2014-2015 mengikuti gelaran ini. Pengukuhan Duta Kampus Anti Narkoba terpilih sendiri akan diumumkan pada 25 November mendatang. (rls/has)
Berita Utama
Duta Kampus Anti Narkoba Harus Paham Konstruksi Masalah Narkoba
Terkini
-
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026 -
02 Nov 2026 -
TANPA PERLAWANAN BERARTI, TIM GABUNGAN GREBEK KAWASAN RAWAN KAMPUNG BAHARI 01 Nov 2026 -
BNN BEKALI MASYARAKAT LOMBOK TIMUR KETERAMPILAN USAHA MELALUI BIMTEK LIFE SKILL 31 Okt 2026 -
BNN BANGUN BENTENG PENCEGAHAN NARKOBA MULAI DARI KETAHANAN KELUARGA 31 Okt 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- BNN EVALUASI CAPAIAN REHABILITASI BERKELANJUTAN TRIWULAN III TAHUN 2026 05 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026
