Skip to main content
Berita UtamaBerita SatkerSekretariat Utama

BNN GELAR BIMTEK ARSIP DIGITAL 2026 UNTUK BIROKRASI YANG MODERN DAN AKUNTABEL

Auto Draft
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis Arsip Digital di Lingkungan BNN Tahun 2026, pada Senin (6/7). Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 6 hingga 9 Juli 2026 ini, dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh 112 peserta yang berasal dari berbagai satuan kerja di lingkungan BNN.

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Utama (Sestama) BNN RI, Tantan Sulistyana, yang menyampaikan sambutan secara virtual. Pembukaan ini turut dihadiri oleh para Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan BNN, Kepala PPSDM, serta para tenaga pelatihan.

Dalam sambutannya, Sestama menekankan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, transformasi digital telah menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari oleh organisasi, termasuk BNN. Pengelolaan informasi dan arsip kini dipandang sebagai aset strategis organisasi.

“Sebagai institusi yang mengemban tugas penting dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, BNN selalu menghasilkan berbagai dokumen bernilai administratif, hukum, historis, maupun pertanggungjawaban publik. Oleh karena itu, pengelolaan arsip yang tertib, sistematis, aman, dan mudah diakses menjadi faktor pendukung keberhasilan fungsi Kita,” ujar Sestama.

Baca juga:  BNNK Batang Ngejam Bareng Musisi Kampanyekan Bahaya Narkoba

Langkah ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah yang terus mendorong penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) demi mewujudkan birokrasi yang modern, efektif, transparan, dan akuntabel. Dalam konteks tersebut, arsip digital menjadi salah satu elemen krusial dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.

Melalui Bimtek ini seluruh partisipan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta kompetensi dalam mengelola arsip digital yang sesuai dengan kaidah kearsipan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Lebih dari sekadar aspek teknis, kegiatan ini juga bertujuan membangun kesadaran kolektif bahwa kearsipan adalah tanggung jawab bersama demi menjaga kualitas kinerja organisasi.

Selain itu, forum virtual ini diharapkan mampu menjadi sarana berbagi pengetahuan (knowledge sharing) dan praktik terbaik (best practices) antar satuan kerja. Dengan demikian, akan terbangun kesamaan persepsi agar penyelenggaraan kearsipan digital di BNN dapat terintegrasi secara efektif dan berkelanjutan.

Di akhir sambutan, Sestama mengapresiasi panitia penyelenggara serta para tenaga pelatihan yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Beliau berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan aktif berdiskusi demi pengembangan kompetensi diri.

Baca juga:  Pererat Tali Silaturahmi, DWP BNN RI Gelar Pertemuan Seluruh Anggota

#warondrugsforhumanity

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel