Pada masa remaja keinginan untuk mencoba-coba dan juga mengikuti trend sangat besar, walaupun hal itu sangat wajar namun bisa sangat riskan apabila hal itu berkaitan dengan penyalahgunaan Narkoba. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali melalui program Focus Group Discussion (FGD) menggandeng para pelajar khususnya SMA Dwijendra Denpasar pada hari ini Selasa (09/06) bertempat di Ruang Rapat Kantor BNNP Bali. Pelajar -pelajar ini diharapkan menjadi agen perubahan (Agent of Change) di lingkungan Sekolah mereka masing-masing, sebab pelajar yang diundang merupakan orang-orang terpilih di lingkungan mereka.Kepala BNNP Bali Kombes Pol I Putu Gede Suastawa menyampaikan tentang Bahaya Narkoba di lingkungan masyarakat khususnya di lingkungan pelajar. Kejahatan Narkoba yang sifatnya lintas negara,terorganisisr dan merupakan kejahatan serius sehingga menimbulkan kerugian sangat besar di segi sosial,ekonomi dan keamanan.”Puncaknya kerugian terbesar dari penyalahgunaan Narkoba ini adalah hilangnya suatu generasi masa depan yaitu adik-adik ini ” Ujarnya. Beliau menyampaikan data hasil penelitian Puslitkes UI dan BNN tahun 2014 yaitu pelaku lahgun Narkoba naik jumlahnya dari 57.144 ke 66.785 yang berarti terjadi peningkatan pengguna sebanyak 9.641 orang. Tentu saja data ini sangat mengkhawatirkan untuk strategi penanggulangan penyalahgunaan Narkoba.Target BNNP Bali untuk rehabilitasi di tahun ini sebanyak 2083 orang yang bisa dilakukan rehabilitasi di 7 tempat pemerintah tersebar di seluruh wilayah bali yaitu :1. Rumah Sakit Jiwa Bangli ( Rawat Inap),2. RSUP Sanglah ( Unit PTRM Sandat pelayanan NAPZA),3. RS Bhayangkara( Rawat Inap),4. Poliklinik Kuta I ( Rawat Inap),5. Poliklinik Tabanan III( Rawat Inap),6.Poliklinik Ubud II( Rawat Inap), dan7. BNN Provinsi Bali (klinik Pratama).Diakhir sesi beliau memberikan pesan agar pelajar ikut menyukseskan gerakan P4GN milik BNN, meningkatkan eksistensi diri pelajar, ikut bekerja sama dan tidak mudah terkena pengaruh lahgun Narkoba sehingga pelajar SMA Dwijendra mampu menjadi agen perubahan yang handal. Sesi berikutnya diisi oleh Ibu Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Bali Ni Ketut Adi Lisdiani SKM,MHP.Ed memberikan materi tentang hidup sehat tanpa Narkoba yang memaparkan tentang jenis narkotika serta tips dan trik untuk menolak Narkoba di lingkungan sekolah.
Artikel
Pelajar Jadi Agent Of Change Untuk Hidup Sehat Tanpa Narkoba
Terkini
-
HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA, BNN DORONG PENGUATAN SINERGI BERSAMA BAKOM RI 30 Sep 2026 -
GELAR RAPAT PENGOLAHAN DATA IKM LAYANAN REHABILITASI 2026, BNN DORONG EFISIENSI ADMINISTRASI DAN PENINGKATAN MUTU LAYANAN 30 Sep 2026 -
BNN LANTIK 10 PEJABAT, PERKUAT PELAKSANAAN P4GN 29 Sep 2026 -
BNN BERSAMA LAN DORONG PERAN AKTIF ASN DALAM GERAKAN ANTI NARKOBA 29 Sep 2026 -
BUKA PELUANG KOLABORASI, KEPALA BNN RI TERIMA AUDIENSI AHLI TERAPI REHABILITASI 28 Sep 2026 -
SESTAMA BNN RI HADIRI FORSES, PERKUAT SINERGI TATA KELOLA PEMERINTAHAN 26 Sep 2026 -
BNN PERKUAT SINERGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KAWASAN RAWAN NARKOBA LOMBOK TIMUR 25 Sep 2026
Populer
- WASPADA NARKOTIKA CAIR, BNN IMBAU PELARANGAN ROKOK ELEKTRIK DI LINGKUNGAN GARUDA INDONESIA 10 Sep 2026

- SUARAKAN PENCEGAHAN MELALUI SENI TRADISIONAL, BNNP JAWA BARAT SUKSES GELAR PENJURIAN PASANGGIRI AGUNG NGAWIH SINOM “NARKOBA MUSUH BANGSA” 04 Sep 2026

- BNN DAN PPATK PERKUAT SINERGI HADAPI MER FATF 2029 10 Sep 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI WISUDA PURNAWIRA PATI POLRI 10 Sep 2026

- PELATIHAN USAI, BNN DORONG PENINGKATAN KOMPETENSI BERDAMPAK PADA KINERJA 04 Sep 2026

- IKR 2026 DISEMPURNAKAN, BNN PERKUAT PENGUKURAN KAPABILITAS LAYANAN REHABILITASI 03 Sep 2026

- KOMISI III DPR RI DUKUNG PENGUATAN ANGGARAN BNN HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA 02 Sep 2026
