Sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba bukan hanya difokuskan bagi mereka yang belum pernah mengkonsumsi Narkoba, tetapi juga penting untuk para mantan peyalahguna Narkoba. Penyalahguna Narkoba umumnya memiliki kecenderungan untuk kambuh kembali (relapse), oleh karenanya mereka perlu diberikan pendampingan dan bimbingan agar tetap dapat jauh dari Narkoba.Atas dasar pemikiran tersebut maka Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat Deputi Bidang Rehabilitasi BNN menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Sejauh Mana Kepedulian Warga Kelurahan Sumur Batu Terhadap Pecandu Narkoba, bertempat di Klinik Paskalis, Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat (30/4/). Klinik Paskalis merupakan salah satu klinik yang secara konsisten menjalankan program rehabilitasi bagi para penyalahguna Narkoba dan telah mendapatkan bantuan dari BNN untuk menjalankan program-programnya tersebut. Klinik ini terletak di Kelurahan Sumur Batu yang memiliki tingkat kerawanan penyalahgunaan Narkoba cukup tinggi. Oleh karenanya diperlukan suatu proses transformasi di wilayah tersebut untuk dapat menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan Narkoba. Diperlukan pendekatan persuasif dan fasilitatif untuk menggugah dan mendorong warga agar secara kolektif dapat bersama-sama membangun dan menata kehidupan yang bebas dari Narkoba. Kegiatan ini juga bertujuan melakukan sosialisasi tentang berbagai kebijakan maupun program rehabilitasi bagi penyalahguna Narkoba, dengan harapan dapat menggerakkan kepedulian warga untuk membantu dalam menjangkau para pecandu Narkoba. Salah seorang warga Sumur Batu yang menjadi peserta dan memiliki anak seorang pecandu, menyatakan kesediaannya mendukung program ini dengan menjadi pendamping bagi para pecandu Narkoba. Hal ini penting dilakukan untuk memperkecil ruang gerak pecandu itu sendiri sehingga tidak kembali kepada para bandar atau pengedar.Menurut salah seorang narasumber, Dr. Andi Hukom, MA, pecandu wajib dirangkul dan mendapatkan layanan rehabilitasi yang sesuai. Oleh karenanya dibutuhkan peran serta warga untuk saling membantu dan dapat menghargai pecandu maupun keluarganya. Dari hasil diskusi ini dihasilkan kesepakatan mengenai beberapa program kegiatan yang akan dilakukan warga Kelurahan Sumur Batu dalam rangka penanggulangan bahaya Narkoba, antara lain sosialisasi melalui penyuluhan ke masyarakat dan sekolah, sosialisasi melalui pemasangan banner dan spanduk, pendekatan secara langsung kepada para orang tua serta menggerakkan Satgas Rehabilitasi yang telah ada di beberapa lingkungan rukun warga (RW) Sumur Batu.Pada kesempatan ini Ibu Maria Majid selaku salah satu tokoh masyarakat Sumur Batu menyampaikan apresiasinya serta berharap kepada BNN agar dapat lebih sering lagi turun ke masyarakat untuk memberikan berbagai informasi dan pengetahuan tentang Narkoba, terutama mengenai jenis-jenis Narkoba baru yang selalu bermunculan di pasaran. Beliau juga berharap melalui kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan masyarakat Kelurahan Sumur Batu dalam menghadapi berbagai upaya-upaya negatif yang dilakukan para sindikat Narkoba.
Berita Utama
KEPEDULIAN WARGA KELURAHAN SUMUR BATU TERHADAP PECANDU NARKOBA
Terkini
-
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026 -
02 Nov 2026 -
TANPA PERLAWANAN BERARTI, TIM GABUNGAN GREBEK KAWASAN RAWAN KAMPUNG BAHARI 01 Nov 2026 -
BNN BEKALI MASYARAKAT LOMBOK TIMUR KETERAMPILAN USAHA MELALUI BIMTEK LIFE SKILL 31 Okt 2026 -
BNN BANGUN BENTENG PENCEGAHAN NARKOBA MULAI DARI KETAHANAN KELUARGA 31 Okt 2026 -
BNN DAN DISDIK KOTA CIREBON PERKUAT IMPLEMENTASI INTEGRASI KURIKULUM ANTI NARKOBA 31 Okt 2026 -
DORONG REGULASI ROKOK ELEKTRIK, BNN BERSAMA KOMISI III DPR RI HIMPUN MASUKAN UNTUK PENGAWASAN PEREDARAN 30 Okt 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- BNN EVALUASI CAPAIAN REHABILITASI BERKELANJUTAN TRIWULAN III TAHUN 2026 05 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026
