UnggulanBerita UtamaSekretariat Utama

Kepala BNN RI Mengajak Universitas Gunadarma Dalam Menanggulangi Narkoba Di Era Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Bersinar

Kepala BNN RI Mengajak Universitas Gunadarma Dalam Menanggulangi Narkoba Di Era Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Bersinar
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

BNN.GO.ID – Jakarta, Kepala Badan Narkotika Nasional RI, Dr. Petrus Reinhard Golose menjadi pembicara dalam Kuliah Umum pada kegiatan pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru angkatan 2021 Universitas Gunadarma dengan tema “Perangi Narkoba Di Era Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba)” yang dilakukan secara Virtual dan disiarkan secara langsung melalui TV Gunadarma, pada Rabu (1/09).

Dalam Kesempatan ini, Kepala BNN RI Dr. Petrus Reinhard Golose memberikan materi terkait Bagaimana Penanggulangan Narkoba di Era Pandemi Covid19 untuk Menuju Indonesia Bersih Narkoba atau Bersinar.

Kepala BNN RI Dr. Petrus Reinhard Golose menyampaikan paparan terkait Kondisi ancaman NPS atau Narkotika Jenis Baru di Indonesia. Dimana saat ini terdapat 83 NPS yang beredar di Indonesia dan 75 NPS sudah diatur dalam Permenkes RI Nomor 4 Tahun 2021 tentang perubahan Penggolongan Narkotika dan masih terdapat 8 NPS yang belum diatur dalam Permenkes.

Selain itu, Kepala BNN RI juga menyampaikan contoh New Psychoactive Substance (NPS) Di Indonesia yang paling banyak digunakan oleh kalangan pelajar dan mahasiswa di Indonesia adalah jenis tembakau gorila. Tembakau banyak digunakan karena cukup populer di Indonesia, mudah diperoleh, harga yang murah dan tidak memiliki aroma yang aneh. Kondisi Geografi, Demografi dan Kerawanan juga menjadi pengaruh besar dalam peredaran narkotika di Indonesia.

Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose juga menyampaikan berbagai Bahaya dan Dampak Negatif dari Penyalahgunaan Narkoba. Sehingga diperlukan Strategi dan Kebijakan BNN RI dalam menanggulanginya.

Strategi yang digunakan oleh BNN RI adalah Hard Power Approach yaitu dengan pemberantasan dan penegakan hukum yang terukur, kemudian ada Soft Power Approach yaitu dengan pencegahan, pembedayaan masyarakat dan Rehabilitasi dan yang selanjutnya adalah Smart Power Approach yaitu dengan IT Development dan kerja sama Domestik, Regional dan Internasional.

“Karena dalam menanggulangi Narkotika ini harus benar-benar bekerja sama antar agency di dunia, kemudian kita mengharapkan institusi yang Trustable dan Accountable untuk Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba)”, Ujar Kepala BNN RI.

Kepala BNN RI juga, menyampaikan bagaimana peran mahasiswa dalam penganggulangan narkotika adalah dengan menunjukkan kepribadian yang baik dan akhlak yang terpuji serta tidak terpengaruh oleh peer group pressure untuk mencoba narkotika, Karena mahasiswa adalah agen perubahan dalam pencegahan narkotika dan menjadi relawan anti narkoba di kampus.

“Dengan saya memberikan materi ini, saya tahu anda pasti sudah sedikit tahu tentang narkotika dan anda harus Tolak Penggunaan Narkotika yang ilegal” ungkap Kepala BNN RI.

Pada akhir paparannya Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose menyampaikan Harapannya kepada Universitas Gunadarma untuk dapat menjadi Kampus Bersinar atau Bersih Narkoba.

“Saya harapkan Universitas Gunadarma dapat menjadi Kampus yang Bersinar atau Bersih Narkoba”, Ungkapnya. (NP)

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN RI

Instagram: @infobnn_ri
Twitter. : @infobnn
Facebook Fan page : @humas.bnn
YouTube: Humasnewsbnn

#WarOnDrugs
#IndonesiaBersinar

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel