RQ@DATIN, Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3 s/d 25 Juli 2010 di 4 ( empat) wilayah yaitu Sumatera Utara, Bali, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur. Hari & Tanggal Kegiatan : 3 s/d 25 Juli 2010 Tempat & waktu Kegiatan : Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3 s/d 25 Juli 2010 di 4 ( empat) wilayah yaitu Sumatera Utara, Bali, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur.Peserta Kegiatan (jmlh & asal peserta) : Tim supervisi yang berasal dari Litbang BNN dan para peneliti universitas di tiap provinsi.Tujuan & Uraian Kegiatan :Kegiatan Supervisi :A. Acara diisi antara lain : (1) Kegiatan supervisi diawali dengan penjelasan tentang maksud dan tujuan Survey oleh masing-masing anggota tim supervisi yang dikirim keempat lokus tersebut.(2) Penjelasan Instrument (kuesioner berstruktur, daftar kuesioner terlampir) (3) Diskusi dan tanya jawab dari para peserta (daftar peserta terlampir); yang lebih mengkritisi tentang item-item dalam kuesioner. (foto terlampir)B. Koordinasi dan kerjasama dengan Instansi terkait tentang kegiatan yang dilakukan terutama perijinan kepada Pemerintah Setempat.C. Turut serta bersama Koordinator Lapangan (Korlap) setempat untuk ikut kegiatan pengambilan data dan memonitor apakah kuestioner yang disiapkan sudah sesuai, apakah ada data yang dicari mudah diperoleh serta apakah ada kendala yang dihadapi dimasing-masing lokus.Hasil Kegiatan Hasil (Outcome) :a. Adanya pemahaman dan kesamaan persepsi tentang maksud dan tujuan dari survey baik bagi strategi nasional maupun strategi di tingkat provinsi tentang upaya pengembangan baseline data penyalahguna narkoba di Kelompok Wanita Penjaja Sex ( WPS).b. Adanya pemahaman dan kesamaan persepsi tentang maksud dan tujuan dari kuesioner, sehingga diharapkan dalam implementasi pengumpulan data di lapangan dapat dilaksanakan secara mudah.c. Adanya kerjasama dan pemahaman akan pentingnya pendataan keadaan penyalahguna narkoba pada Kelompok Wanita Penjaja Sex (WPS) sebagai rencana tindak lanjut dari upaya kesiapan daerah dalam penyusunan baseline data khususnya data tentang perkembangan penyalahguna narkoba di kelompok tersebut.
Berita Utama
KEGIATAN SUPERVISI PADA PENELITIAN STUDY TENTANG PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA PADA KELOMPOK WANITA PENJAJA SEX (WPS) DI 15 PROVINSI DI INDONESIA JULI TAHUN 2010
Terkini
-
KEPALA BNN RI SUYUDI ARIO SETO RESMI DILANTIK MENJADI KAPOLRI 02 Okt 2026 -
BNN TINGKATKAN KESADARAN KEAMANAN SIBER MELALUI SOSIALISASI SECURITY AWARNESS 2026 01 Okt 2026 -
BANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI KLIEN PASCAREHABILITASI, BNN GANDENG KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN 01 Okt 2026 -
KEPALA BNN RI LEPAS SEJUMLAH PEJABAT PIMPINAN TINGGI YANG MEMASUKI MASA PURNA TUGAS 01 Okt 2026 -
HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA, BNN DORONG PENGUATAN SINERGI BERSAMA BAKOM RI 30 Sep 2026 -
GELAR RAPAT PENGOLAHAN DATA IKM LAYANAN REHABILITASI 2026, BNN DORONG EFISIENSI ADMINISTRASI DAN PENINGKATAN MUTU LAYANAN 30 Sep 2026 -
BNN LANTIK 10 PEJABAT, PERKUAT PELAKSANAAN P4GN 29 Sep 2026
Populer
- WASPADA NARKOTIKA CAIR, BNN IMBAU PELARANGAN ROKOK ELEKTRIK DI LINGKUNGAN GARUDA INDONESIA 10 Sep 2026

- SUARAKAN PENCEGAHAN MELALUI SENI TRADISIONAL, BNNP JAWA BARAT SUKSES GELAR PENJURIAN PASANGGIRI AGUNG NGAWIH SINOM “NARKOBA MUSUH BANGSA” 04 Sep 2026

- BNN DAN PPATK PERKUAT SINERGI HADAPI MER FATF 2029 10 Sep 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI WISUDA PURNAWIRA PATI POLRI 10 Sep 2026

- PELATIHAN USAI, BNN DORONG PENINGKATAN KOMPETENSI BERDAMPAK PADA KINERJA 04 Sep 2026

- IKR 2026 DISEMPURNAKAN, BNN PERKUAT PENGUKURAN KAPABILITAS LAYANAN REHABILITASI 03 Sep 2026

- BNN TERIMA PENGHARGAAN PENGUATAN PENEGAKAN HUKUM PADA RAKOR KORWAS PPNS BARESKRIM POLRI 10 Sep 2026
