Berita Utama

DUA RESIDEN DAN EMPAT KONSELOR BALAI BESAR REHABILITASI BNN LIDO DIHADIAHI UMROH

Oleh 19 Mar 2019Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
DUA RESIDEN DAN EMPAT KONSELOR BALAI BESAR REHABILITASI BNN LIDO DIHADIAHI UMROH
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Semua yang ada di sini memiliki potensi yang bisa dikembangkan lagi. Semuanya juga memiliki kemampuan sehingga harus percaya diri. Di era teknologi canggih sekarang ini semua anak juga diharapkan bisa memanfaatkannya dengan positif untuk meraih masa depan lebih cerah. Tak ada kata terlambat untuk hari esok yang lebih baik. “Bangkit!”

Demikian pesan Mulyani Syafruddin selaku Dewan Pembina Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI, saat bertatap muka dengan Residen Balai Besar Rehabilitasi BNN di Lido, dalam kegiatan bakti sosial bertajuk “Menyongsong hari esok yang lebih baik, Selasa (19/3).

Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian yang besar kepada program rehabilitasi di BNN, Mulyani beserta anggota DWP Kementerian PAN RB yaitu Erni Halim memberikan hadiah umroh kepada dua residen dan empat konselor terpilih.

Istri dari Menteri PAN RB itu juga berpesan kepada para residen agar tidak putus asa dan tetap menggantungkan cita-cita setinggi-tingginya.
“Gantungkan cita-cita kalian setinggi langit, tetap berusaha dan minta doa restu pada orang tua, ” imbuh Mulyani.

DUA RESIDEN DAN EMPAT KONSELOR BALAI BESAR REHABILITASI BNN LIDO DIHADIAHI UMROH

Mulyani, yang sempat merasakan berdinas di Pamardi Siwi pada Tahun 2001, mengatakan tentang pentingnya menjaga kesehatan dan memanfaatkan waktu dengan baik untuk kegiatan positif. Ia memberikan apresiasi yang tinggi kepada para residen yang tergabung dalam kelompok marawis yang merupakan salah satu kegiatan positif dan kreatif di tempat rehabilitasi . Ia bahkan memberikan nama pada kelompok itu dengan nama D’Bangkit, sebagai bentuk doa dan harapan agar anak-anak tersebut bangkit dari kondisi saat ini untuk masa depan yang lebih baik.

Senada dengan hal ini, Ketua DWP Kementerian PAN RB, Endang Atmaji berharap agar selepas rehabilitasi, anak-anak di sini dapat menjadi pribadi yang lebih baik.

“Di sini adalah sekolah, jadi selepas di sini, bangkitkan daerah kalian dengan kreativitas dan keterampilan kalian,” imbuh Endang.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Mohammad Ali Azhar, mengatakan, dalam program rehabilitasi, para residen diberikan ketrampilan vokasional agar saat keluar nanti bisa produktif dan mandiri.

Dalam kesempatan ini, Ali menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DWP Kementerian PAN RB yang telah peduli pada program rehabilitasi.

“Kami sangat berterima kasih kepada ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kementerian PAN RB yang telah memberikan satu set angklung dan peralatan olahraga, ini sangat penting dan sangat berarti bagi residen Balai Besar Rehabilitasi BNN” ujar Ali.

Menurut Ali, kegiatan residen di Balai Besar sangat padat dari pagi hingga malam hari. Sehingga dengan dukungan alat-alat seperti tadi dapat menunjang kegiatan mereka dalam mengoptimalkan minat dan bakat mereka.

“Kepada para residen, kalian jangan merasa sendirian, karena ada banyak orang hebat yang memberi perhatian, seperti ibu-ibu DWP Kementerian PAN RB ini,” kata Ali.

Dalam kesempatan ini pula, hadir Ustadz Maulana yang memberi siraham rohani dan juga motivasi pada para residen yang sedang berjuang memulihkan diri dengan rehabilitasi. Ia berpesan pada residen agar jangan pernah menyerah pada nasib, karena hal itu bisa diubah dengan usaha yang disertai dengan doa.

DUA RESIDEN DAN EMPAT KONSELOR BALAI BESAR REHABILITASI BNN LIDO DIHADIAHI UMROH

HUMAS BNN

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel