Dalam upaya mewujudkan lingkungan kerja bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis menggelartest urinebekerjasama dengan Unit Pelayanan Pelabuhan (UPP) Kelas III Pangandaran wilayah kerja Kementrian Perhubungan, bertempat di Kantor UPP Pangandaran,pada Senin, (08/06/2015).Kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas di lingkungan instansi pemerintah dalam upaya memerangi narkoba yang dapat mengancam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.Sebagaimana disampaikan Kepala UPP Pangandaran, Mastur, S.IP.bahwa kegiatan ini bertujuan dalam upaya menciptakan lingkungan kerja bersih narkoba, untuk itu harapannya seluruh petugas UPP Pangandaran tidak terlibat Narkoba, dan jika hasil pemeriksaan terbukti positif memakai narkoba, maka sanksi pemecatan sangat mungkin dilakukan, meskipun sampai saat ini tidak ada indikasi pegawainya yang terlibat narkoba.Dalam Kesempatan ini Kepala BNNK Ciamis,Drs. Dedy Mudyana, M.Si.,mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasidari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2012 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) 2011-2015 di lingkungan instansi pemerintah.Tahun 2015 ini pemerintah mencanangkan gerakan nasional rehabilitasi 100.000 pecandu atau penyalahguna narkoba, dan BNNK Ciamis memiliki kuota merehabilitasi 500 orang penyalahguna narkoba, untuk itu dibutuhkan peranserta masyarakat dalam mendukung gerakan dimaksud serta memberikan pemahaman bahwa penyalahguna narkoba lebih baik direhabilitasi daripada di penjara.Selanjutnya teknis pelaksanaan test urine disampaikan oleh Kepala Seksi Pemberantasan BNNK Ciamis,AKP.Herdis Suhardiman, SH. MM., menuturkan bahwa test urine dilaksanakan sebagai upaya preventif dari penyalahgunaan Narkoba dikalangan pegawai pemerintahan, sehingga terciptanya lingkungan kerja bersih narkoba.Diharapkan seluruh pegawai UPP Pangandaran yang memiliki rekan, tetangga ataupun kerabat yang menjadi korban penyalahgunaannarkoba untuk tidak segan melapor kepada pihak BNN untuk dilakukan tindakan lebih lanjut melalui rehabilitasi.
Berita Utama
Ciptakan Lingkungan Kerja Bersih Narkoba, Petugas UPP Pangandaran Jalani Test Urine
Terkini
-
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026 -
02 Nov 2026 -
TANPA PERLAWANAN BERARTI, TIM GABUNGAN GREBEK KAWASAN RAWAN KAMPUNG BAHARI 01 Nov 2026 -
BNN BEKALI MASYARAKAT LOMBOK TIMUR KETERAMPILAN USAHA MELALUI BIMTEK LIFE SKILL 31 Okt 2026 -
BNN BANGUN BENTENG PENCEGAHAN NARKOBA MULAI DARI KETAHANAN KELUARGA 31 Okt 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- BNN EVALUASI CAPAIAN REHABILITASI BERKELANJUTAN TRIWULAN III TAHUN 2026 05 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026
