Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan pemusnahan barang bukti narkotika yang ke-12 kalinya di tahun ini. Jumlah barang bukti yang dimusnahkan antara lain : Shabu seberat 57,4 kilogram dan Ekstasi sebanyak 66.490 butir. Seluruh barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari 9 kasus berbeda antara lain : 1. Kasus shabu depan lapas di Deli SerdangBNN mendapatkan informasi adanya peredaran narkoba di Deli Serdang. Setelah dilakukan penyelidikan, BNN akhirnya mengamankan MS dan BA pada tanggal 16 September 2018 di depan Lapas kelas IIB Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara. Barang bukti yang disita dari keduanya adalah shabu seberat 44,13 gram. 2. Kasus 4 kg shabu di Deli SerdangBNN mengamankan seorang laki-laki berinisial EBS di darah Tanjung Morawa, Deli Serdang, pada 16 September 2018 dengan barang bukti shabu 4 kg. Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dan mengamankan E dan DH (napi di lapas Lubuk Pakam). Selain itu, petugas juga mengamankan anggota jaringan sindikat lainnya yaitu ED di Jakarta. 3. Kasus Shabu 2,3 kg di MedanPada 17 September 2018, petugas BNN mengamankan H di Kafe Ganteng, Jalan Kasuari 88, Medan Sumatera Utara dengan barang bukti shabu seberat 2,3 kg. Pengembangan dilakukan dengan mengamankan tersangka lainnya yaitu MR, di hotel Sakura, Medan dengan barang bukti shabu seberat 4 gram dan 1 buah bong sisa pakai. 4. Kasus shabu 30,9 kg shabu di Tanjung BalaiBerawal dari informasi tentang adanya transaksi narkoba di daerah Tanjung Balai, Sumatera Utara, BNN melakukan penyelidikan yang intensif. Pada 20 September 2018, BNN menggerebek di sebuah rumah di kawasan Datok Bandar, Tanjung Balai, yang diduga sebagai gudang penyimpanan narkoba. Di rumah tersebut, petugas berhasil menyita shabu seberat 30,9 Kg dan ekstasi sebanyak 2.948 butir. Pelaku berinisial HN tidak berhasil ditangkap dan dinyatakan DPO. 5. Kasus Shabu 5,1 kg MedanBNN mengamankan seorang pria berinisial JS di daerah jalan Gunung Krakatau, Medan, pada 19 September 2018. Dari tersangka JS, petugas menyita shabu seberat 5,1 kg. Selanjutnya, petugas mengamankan tersangka lainnya yaitu JEF dan MR. 6. Kasus 10,1 kg Shabu di PekanbaruBNN menangkap dua orang anggota jaringan sindikat narkoba berinisial M dan RAA di SPBU jalan Yos Sudarso, Pekanbaru pada 25 September 2018. Petugas menyita shabu seberat 10,1 kg dari tersangka. Kedua tersangka ini dikendalikan oleh tersangka AS yang selanjutnya ditangkap dua hari kemudian di Madura. 7. Kasus 3,1 kg Shabu di Warung MakanPada Rabu 26 September 2018, BNN menangkap 3 orang tersangka yaitu MYR, RS, dan HF di warung makan SPBU daerah TMII Jakarta dengan barang bukti shabu seberat 3,1 Kg. Shabu tersebut sebelumnya dibawa oleh Z, NMS. Sementara itu, petugas juga mengamankan A selaku pengendali jaringan. 8. Kasus Ekstasi Libatkan Oknum TNIBNN mendapatkan informasi tentang adanya peredaran narkoba di sekitar Merak, Banten. Petugas akhirnya menangkap RM dan E saat baru turun dari Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) tepat di depan pool bus, di daerah Cilegon, Banten pada 29 September 2018. Kedua tersangka ini kedapatan membawa ekstasi sebanyak 63.573 butir. Kedua tersangka merupakan oknum TNI yang telah diserahkan ke POM AD untuk diproses lebih lanjut. Selanjutnya dilakukan controlled delivery ke hotel Dinasty di daerah Cilegon, dan berhasil menangkap tersangka berinisial AD. 9. Kasus Shabu di TarakanBerawal dari informasi tentang adanya peredaran narkoba dari Tawau Malaysia melalui perairan Pulau Bunyu Kaltara menuju Tarakan, BNN akhirnya berhasil mengamankan OK dan WAK di daerah Karang Anyar, Tarakan Barat setelah menerima paket shabu seberat 520 gram. Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dan menangkap S, R dan MS di Pantai Amal Tarakan. Petugas juga mengamankan seorang tersangka berinisial I dengan barang bukti shabu seberat 1.030 gram di Hotel Atia, Tarakan. Jaringan ini dikendalikan oleh F yang berada di Lapas Tarakan yang selanjutnya diamankan oleh petugas BNN. Istri F yang berinisial FAIA juga turut diamankan. Selamatkan Ratusan Ribu Anak BangsaDengan pemusnahan barang bukti shabu seberat 57,4 kg dan ekstasi sebanyak 66.490 butir maka BNN telah menyelamatkan lebih dari 353 ribu anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba.
Siaran Pers
BNN Musnahkan Narkoba Dari 9 Kasus
Terkini
-
SIAP HADAPI SINDIKAT NARKOTIKA, BNN TUTUP PELATIHAN RPE DENGAN SIMULASI OPERASI TAKTIS 06 Agu 2026 -
KEPALA BNN RI BEKALI 5.000 MAHASISWA BARU UI TENTANG BAHAYA NARKOTIKA DI PKKMB 2026 04 Agu 2026 -
CHANGE TALK JADI BEKAL PETUGAS REHABILITASI DALAM MENDORONG PERUBAHAN PERILAKU KLIEN 04 Agu 2026 -
BNN PERKUAT KOMPETENSI PETUGAS REHABILITASI MELALUI PELATIHAN LAYANAN REHABILITASI BERKELANJUTAN 03 Agu 2026 -
TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN PERSONEL, BNN TEMPA PASUKAN DAKJAR MELALUI PELATIHAN RPE 03 Agu 2026 -
BNN BERSAMA BEA DAN CUKAI BONGKAR JARINGAN PENYELUNDUPAN VAPE BERISI ETOMIDATE ASAL MALAYSIA 03 Agu 2026 -
KEPALA BNN RI HADIRI MALAM PENGANUGERAHAN HOEGENG AWARDS 2026 01 Agu 2026
Populer
- BNN GELAR BIMTEK ARSIP DIGITAL 2026 UNTUK BIROKRASI YANG MODERN DAN AKUNTABEL 07 Jul 2026

- BNN DUKUNG PENGUATAN PERLINDUNGAN ANAK MELALUI PELUNCURAN GERAKAN BERLIAN 07 Jul 2026

- KOMITE I DPD RI USULKAN MOU DENGAN BNN UNTUK PERKUAT PELAKSANAAN P4GN DI DAERAH 08 Jul 2026

- TUTUP LATSAR CPNS 2026, SESTAMA BNN RI TEKANKAN INTEGRITAS ASN DALAM PEMBERANTASAN NARKOTIKA 08 Jul 2026

- BNN GELAR EVALUASI REHABILITASI BERKELANJUTAN 08 Jul 2026

- BNN RAIH KATEGORI BAIK DALAM EVALUASI PELAKSANAAN REHABILITASI BERKELANJUTAN SEMESTER I 2026 08 Jul 2026

- BIMTEK ARSIP DIGITAL BNN TAHUN 2026 RESMI DITUTUP, TIGA ARSIPARIS RAIH PREDIKAT TERBAIK 10 Jul 2026
