Gerakan Rehabilitasi 100.000 Pecandu Narkoba yang telah dideklarasikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di awal tahun 2015, menargetkan pemberian layanan rehabilitasi bagi 100.000 pecandu di seluruh Indonesia. Terkait hal tersebut, perlu adanya persiapan agar target rehabilitasi dimaksud dapat tercapai. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan kemampuan seluruh petugas rehabilitasi di Indonesia. SPN dan Rindam menjadi salah satu tempat yang akan digunakan BNN dalam menjalankan program rehabilitasi bagi pecandu Narkoba.Untuk itu Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah (PLRIP) Deputi Bidang Rehabilitasi BNN memberi pelatihan kepada petugas rehabilitasi kedua institusi tersebut melalui program magang berbasis Therapeutic Community (TC) di Balai Besar Rehabilitasi BNN, Lido. Kegiatan yang diselenggarakan mulai tanggal 23 Februari hingga 24 Maret 2015 ini bermaksud memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada petugas SPN dan Rindam dalam melaksanakan rehabilitasi melalui program Therapeutic Community (TC).Kegiatan ini diikuti oleh petugas rehabilitasi SPN Aceh, SPN Kalimantan Selatan, SPN Riau, SPN Jambi, SPN Sumatera Selatan, Rindam Jaya Prov DKI Jakarta, Rindam Siliwangi Prov.Jawa Barat, Rindam Brawijaya Prov.Jawa Timur, Rindam Diponegoro Prov.Jawa Tengah, Rindam Sriwijaya Prov.Sumatera Selatan, Rindam Bukit Barisan Prov.Sumatera Utara, Rindam Wirabuana Prov.Sulawesi Selatan, Rindam Mulawarman Prov.Kalimantan Timur, Rindam Udayana Prov.Bali, dan Rindam Iskandar Muda Prov.Aceh.Saat membuka kegiatan, Kepala Sub Direktorat Fasilitasi Rehabilitasi Dit.PLRIP Deputi Bidang Rehabilitasi BNN, Dra.Ni Made Labasari, M.Si, mengatakan selama ini BNN menggunakan metode rehabilitasi berbasis TC. Para petugas SPN dan Rindam diharapkan mendapatkan pembelajaran langsung melalui kegiatan magang ini sehingga mendapatkan roh dari rehabilitasi berbasis TC ini. Ni made menambahkan metode rehabilitasi TC menerapkan perinsip dasar komunitas sebagai alat terapi dalam menangani penyalahguna Narkoba. Melalui program ini, para mantan pecandu tidak hanya dibantu lepas dari ketergantungan zat adiktif tetapi juga persiapan mental untuk kembali terjun ke lingkungan masyarakat.
Siaran Pers
BNN LATIH PETUGAS SPN DAN RINDAM MELALUI PROGRAM THERAPEUTIC COMMUNITY (TC) DI BALAI BESAR REHABILITASI BNN, LIDO
Terkini
-
BNN GAGALKAN PENYELUNDUPAN HASHISH 7,8 KG JARINGAN RUSIA DI BANGLI 08 Jun 2026 -
AKSELERASI “SMART POWER”, BNN RESMI BUKA TOT TELEREHABILITASI RAWAT JALAN 06 Jun 2026 -
PERKUAT PINTU MASUK NEGARA, BNN DAN BARANTIN JAJAKI KERJA SAMA BERANTAS NARKOTIKA 04 Jun 2026 -
PERKUAT BARISAN INSAN ANTINARKOTIKA, SESTAMA BNN RI LANTIK 29 PNS BARU 04 Jun 2026 -
PROGRAM PRIORITAS NASIONAL, KEPALA BNN RI HADIRI KONSOLIDASI MAKAN BERGIZI GRATIS 04 Jun 2026 -
Sinergi BNN, Kementerian dan Pemda Ubah Kawasan Rawan Ganja di Mandailing Natal Menjadi Kawasan Produktif 04 Jun 2026 -
DUKUNG ANANDA BERSINAR, BNN PERKUAT KAPASITAS LAYANAN REHABILITASI ANAK DAN REMAJA 04 Jun 2026
Populer
- BNN GANDENG PT GYOKAI SIAPKAN PROGRAM PASCAREHABILITASI BERBASIS PELATIHAN KERJA 12 Mei 2026

- BNN DAN YAYASAN GLOBAL CEO INDONESIA PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN NARKOTIKA DI KALANGAN GENERASI MUDA 11 Mei 2026

- TINJAU BALAI BESAR REHABILITASI BNN, SETDUKAB RI APRESIASI INOVASI LAYANAN, DUKUNG PENGUATAN P4GN 14 Mei 2026

- OPERASI SABER BERSINAR 2026 : BNN UNGKAP SEJUMLAH KASUS NARKOTIKA DI BERBAGAI WILAYAH INDONESIA 19 Mei 2026

- BNN MENANG TELAK DALAM SIDANG PRAPERADILAN BANDAR NARKOTIKA DI PALEMBANG 18 Mei 2026

- HADIRI KAPOLRI CUP 2026, KEPALA BNN RI: PRESTASI LAHIR DARI GAYA HIDUP SEHAT 19 Mei 2026

- SOROTI KENAIKAN PREVALENSI NARKOTIKA: BNN LUNCURKAN STRATEGI FASILITATOR P4GN 19 Mei 2026
