Kepala BNN melantik sejumlah pejabat baru Eselon II, III dan IV di lingkungan BNN, Senin (25/6). Sebanyak 6 (enam) orang pejabat dikukuhkan dalam jabatan baru sesuai Surat Keputusan Kepala BNN Nomor : 106/III/2013, Nomor : 107/III/2013, dan Nomor : 108/III/2013, tanggal 22 Maret 2013, tentang Mutasi Pegawai Dari Jabatan Lama ke Jabatan Baru di Lingkungan BNN. Beberapa pejabat yang dilantik di antaranya adalah Drs. Dunan Ismail, MM sebagai Kepala Biro Kepegawaian & Organisasi BNN dan Ida Oetari Poernamasasi, S.AP sebagai Direktur Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah.Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti pengambilan sumpah jabatan para pejabat yang dilantik oleh Kepala BNN. Kemudian diteruskan penandatanganan berita acara sumpah jabatan, dengan didampingi oleh saksi. Dalam acara yang dihadiri Sekretaris Utama, Inspektur Utama, para deputi, direktur, dan kabag / kasubdit di lingkungan BNN ini, Kepala BNN menyampaikan bahwa mutasi jabatan adalah sesuatu hal yang biasa dan lumrah dalam perjalanan dinamika organisasi. Beliau juga menekankan rasa percayanya bahwa para pejabat yang dilantik pada hari ini akan mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Kepala BNN juga menambahkan perlunya kerja keras kita semua dalam menangani prevalensi penyalahguna Narkoba yang kini berjumlah sekitar 4 (empat) juta orang. Dari jumlah tersebut hingga kini baru sekitar 18 ribu penyalahguna yang menjalani rehabilitasi. Oleh karenanya diperlukan partisipasi berbagai komponen instansi pemerintah dan masyarakat untuk turut mencari solusinya, salah satunya adalah dengan melibatkan peran pemerintah daerah. Diharapkan tiap pemerintah daerah atau pemerintah kota / kabupaten dapat memiliki mininal 1 (satu) tempat rehabilitasi di daerahnya masing-masing. Selain itu permasalahan lainnya saat ini adalah masih adanya penanganan hukum yang berbeda terhadap penyalahguna Narkoba. Semestinya seorang penyalahguna Narkoba tidak menjalani hukuman pidana, namun akan lebih tepat bila direhabilitasi. Oleh karenanya keberadaan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) harus dimaksimalkan. Kepala BNN juga menghimbau para pejabat yang ada di lingkungan BNN untuk dapat mempelajari tugas pokoknya serta membangun kepemimpinan organisasi di satkernya masing-masing. Kepemimpinan adalah sebuah investasi, jika berhasil maka seseorang akan lebih mudah dalam menduduki jabatan berikutnya. Beliau juga mengharapkan segenap personel BNN untuk dapat membangun keteladanan yang baik, tim yang solid serta senantiasa meningkatkan kemampuan secara terus-menerus.
Berita Utama
BNN LANTIK SEJUMLAH PEJABAT BARU
Terkini
-
SOROTI KENAIKAN PREVALENSI NARKOTIKA: BNN LUNCURKAN STRATEGI FASILITATOR P4GN 19 Mei 2026 -
OPERASI SABER BERSINAR 2026 : BNN UNGKAP SEJUMLAH KASUS NARKOTIKA DI BERBAGAI WILAYAH INDONESIA 19 Mei 2026 -
HADIRI KAPOLRI CUP 2026, KEPALA BNN RI: PRESTASI LAHIR DARI GAYA HIDUP SEHAT 19 Mei 2026 -
BNN MENANG TELAK DALAM SIDANG PRAPERADILAN BANDAR NARKOTIKA DI PALEMBANG 18 Mei 2026 -
TINJAU BALAI BESAR REHABILITASI BNN, SETDUKAB RI APRESIASI INOVASI LAYANAN, DUKUNG PENGUATAN P4GN 14 Mei 2026 -
BNN GANDENG PT GYOKAI SIAPKAN PROGRAM PASCAREHABILITASI BERBASIS PELATIHAN KERJA 12 Mei 2026 -
BNN DAN YAYASAN GLOBAL CEO INDONESIA PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN NARKOTIKA DI KALANGAN GENERASI MUDA 11 Mei 2026
Populer
- BNN GENJOT STANDARDISASI REHABILITASI, BEKALI 100 PETUGAS DENGAN SNI 8807:20221 22 Apr 2026

- BNN DAN NCID MALAYSIA PERKUAT KERJA SAMA, FOKUS TANGANI ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA 29 Apr 2026

- INDONESIA TUAN RUMAH PERTEMUAN INTERNASIONAL PADA CPDAP NATIONAL SECRETARIAT MEETING TAHUN 2026 BAHAS PENGUATAN KERJA SAMA PENANGGULANGAN NARKOTIKA 28 Apr 2026

- BENTUK WADAH PERAN SERTA MASYARAKAT, BNN PERKUAT SINERGI NASIONAL LAWAN NARKOTIKA 28 Apr 2026

- COLOMBO PLAN DRUG ADVISORY PROGRAMME (CPDAP) RESMI DITUTUP PADA 28 APRIL DI BALI 29 Apr 2026

- INDONESIA PERKUAT PERAN SEBAGAI TUAN RUMAH CPDAP, DORONG KERJA SAMA REGIONAL HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA GLOBAL 29 Apr 2026

- LANTIK 214 PEJABAT, BNN TEGUHKAN KOMITMEN WAR ON DRUGS FOR HUMANITY 27 Apr 2026
