Berita UtamaBidang Hukum dan Kerjasama

BNN Adalah ‘Dirigen’ Untuk Sinergikan P4GN

Dibaca: 46 Oleh 09 Nov 2020Tidak ada komentar
BNN Adalah ‘Dirigen’ Untuk Sinergikan P4GN
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

BNN.GO.ID, Garut – Dalam pertunjukan musik seperti orchestra maka kehadiran dirijen sangatlah penting untuk bisa memberikan aba-aba agar semua pemain dapat memainkan instrumennya dan menghasilkan nada-nada yang indah dan harmnonis. Demikian pula dengan urusan penanggulangan narkoba, maka upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) akan maskimal, ketika BNN hadir di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Kota Garut dapat menggerakkan seluruh kekuatan yang ada untuk melawan narkoba.

Demikian disampaikan oleh Kepala BNN Kabupaten Garut, Irzan Haryono, S.H.,M.Si saat ditemui usai memoderatori kegiatan Asistensi Kerja Sama Antara BNN dengan Pemda di Lingkungan Jawa Barat, Jumat (6/11).

Ia mengungkapkan bahwa dalam konteks penanggulangan narkoba, maka point kerja sama merupakan elemen penting yang harus ditumbuhkemangkan terutama dengan potensi-potensi di sebuah daerah, khususnya instansi pemerintahnya, dari mulai pemda, hingga ke dinas-dinas yang ada.

Kaitannya dalam kerja sama, seperti analogi sebuah orkestra, maka Irzan menyebutkan, bahwa setiap instansi itu memiliki irama yang berbeda, karakter yang berbeda, alias memiliki tugas dan fungsi masing-masing. Meski demikian, BNN sebagai leading sector, atau sebagai dirigennya bisa mengharmonisasikan seluruh irama tersebut menjadi selaras. BNN mengarahkan semua potensi pemda ini untuk memainkan nada yang sama yaitu P4GN, sehingga tercipta lagu yang indah yaitu Indonesia yang bersinar atau bersih dari narkoba.

Dalam prosesnya, BNN mengajak, merangkul, serta memberikan masukan kepada seluruh stakeholder untuk bersama-sama melaksanakan Inpres No.2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi P4GN 2020-2024, dengan berbagai kegiatan yang sesuai dengan porsi dan kapasitas masing-masing.

Kepala BNNK Garut juga menambahkan, bahwa dalam upaya melaksanakan Inpres, pendekatan kearifan lokal bisa menjadi opsi hebat. Ia memberikan contoh, dalam upaya rehabilitasi, maka pembangunan tempat rehabilitasi di Garut sangatlah potensial. Ia menyebutkan, Garut memiliki banyak tempat wisata yang bagus salah satunya sumber air panas. Ketika ada pusat rehabilitasi di sini maka dapat berpotensi memberikan keuntungan dari sisi wisata dan memberikan imej bahwa rehabilitasi bukan hal yang menakutkan. Dalam hal ini, ia berpendapat bahwa tempat itu tak harus milik BNN, tapi memberikan sumbangan pemikiran dan sumber daya manusianya. (BK)

Biro Humas dan Protokol BNN RI
#hidup100persen

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel