Tiap tahun Australia dipusingkan dengan maraknya clan lab narkoba. Pabrik gelap narkoba bukan hanya ditemukan di rumah-rumah dan tempat penginapan, lahan pertanian akan tetapi juga sudah ditemukan dalam mobil atau truk.Dampak yang muncul dari maraknya peningkatan pabrik gelap narkoba dari tahun ke tahun memberikan ancaman yang nyata, bukan hanya ancaman pada generasi negara tersebut, tapi juga mengancam lingkungan karena polusinya begitu membahayakan manusian dan lingkungan. Proses produksi sabu telah membuat ruangan yang digunakan tercemar dan limbahnya yang mengalir melalui saluran air dan ke taman nasional juga menjadi permasalahan yang menambah pekerjaan rumah pemerintah setempat.Berdasarkan data yang dihimpun dari penegak hukum di negeri Kanguru tersebut, setidaknya dalam kurun 2014, polisi Australia telah mengungkap 750 pabrik gelap narkoba. Mereka memprediksi angkanya angka semakin melonjak.Dengan peningkatan kasus pabrik narkoba yang begitu signifikan, pemerintah khawatir racun yang dihasilkan dari limbah narkoba itu dapat membahayakan warga sekitarnya. Seorang pejabat di Australia mengaku pernah melihat rekan kerjanya mengalami sobek di mata karena dampak dari pabrik gelap narkoba.Selain itu, ada juga polisi yang terpaksa harus pensiun dini karena cedera yang diperoleh akibat racun limbah pabrik narkoba.Inspektur Cook yang berdinas di kepolisian New South Wales mengatakan dari setiap kilogram sabu yang diproduksi akan menghasilkan 10 kg limbah racun.”Banyak produsen narkoba menyimpan limbah kimia itu dan menampungnya dan membuangnya kemudian ke semak-semak di hutan dan memendam drum berisi limbah kimia itu disisi jalan raya,” kata Inspektur Cook.Karena banyak gedung yang pernah dijadikan pabrik gelap narkoba, pemerintah bahkan harus menunjuk perusahaan pembersih agar gedung bekas pabrik itu bisa digunakan kembali. Menurut data perusahaan pembersih Sydney Living, berkisar antara 50-200 bangunan setiap tahunnya yang harus dirobohkan. Jelas, dengan fenomena tingginya angka kasus pabrik narkoba, pihak pembersih kebanjiran order setiap tahunnya.Kerugian yang ditimbulkan bukan hanya dari biaya sosial dan ekonomi, akan tetapi juga banyaknya biaya yang harus dikeluarkan untuk rehabilitasi lingkungan yang sudah tercemari.Melihat dari kasus yang ada, sebenarnya sudah jelas bahwa narkoba dan segala permasalahannya merupakan ancaman yang begitu berbahaya. Meski demikian, Australia tidak menerapkan hukuman mati pada para penjahat narkoba. (dari berbagai sumber)
Artikel
Ancaman Limbah Clan Lab Narkoba di Australia
Terkini
-
Tim Gabungan BNN RI dan Polda Metro Jaya Ringkus Bos Narkoba Kampung Bahari dan Geledah Sarang Bandar 13 Agu 2026 -
KEPALA BNN RI AJAK MAHASISWA BARU UNTAR JAGA DIRI DAN MASA DEPAN DARI ANCAMAN NARKOTIKA 13 Agu 2026 -
BNN PERKUAT KOMPETENSI PETUGAS REHABILITASI, HADAPI TANTANGAN NARKOTIKA YANG SEMAKIN KOMPLEKS 13 Agu 2026 -
1,3 TON KETAMIN HASIL OPERASI TERPADU DI PERAIRAN KEPULAUAN RIAU DIMUSNAHKAN, SELAMATKAN LEBIH DARI ENAM JUTA JIWA 12 Agu 2026 -
BNN, KEMENSOS, KEMENKES, DAN KEMENAKER SATU VISI DALAM PEMULIHAN BERKELANJUTAN 12 Agu 2026 -
TINJAU BALAI BESAR REHABILITASI BNN, MENSOS DAN MENKES APRESIASI FASILITAS, DORONG PENGUATAN LAYANAN 12 Agu 2026 -
BNN FASILITASI SEKOLAH RAKYAT RINTISAN, WUJUD NYATA KOLABORASI LINTAS KEMENTERIAN DAN LEMBAGA 12 Agu 2026
Populer
- KEPALA BNN RI HADIRI GALA PREMIER FILM DRAMA KELUARGA “ANAK-ANAK BAMBU” 16 Jul 2026

- BNN DUKUNG PENGUATAN PELAYANAN PUBLIK BEBAS MALADMINISTRASI 16 Jul 2026

- TURNAMEN BASKET KAPOLRI CUP 2026 BERAKHIR, SEMANGAT HIDUP SEHAT TERUS MENGALIR 16 Jul 2026

- HADIRI PELUNCURAN ANOTASI KUHAP 2025, BNN DUKUNG PENGUATAN PENEGAKAN HUKUM 16 Jul 2026

- BNN DAN PEMPROV KALIMANTAN TENGAH SEPAKATI PENGUATAN P4GN MELALUI HIBAH SARPRAS 16 Jul 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI SIDANG KABINET PARIPURNA 22 Jul 2026

- WASPADAI ANCAMAN ROKOK ELEKTRIK DALAM PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA, BNN DORONG PENGUATAN REGULASI MELALUI SEMINAR NASIONAL 22 Jul 2026
