Berita Utama

Aksi Tolak Narkoba Melalui Pementasan Teater Musikal

Oleh 03 Jun 2013 Agustus 2nd, 2019 Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Direktorat Diseminasi Informasi BNN bekerja sama dengan Teater Suara Inspirasi Muda (SIM) dan Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM) menggelar seni Teater Musikal sebagai langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan Narkoba, khususnya di kalangan muda. Acara digelar di Teater Kecil TIM, Sabtu (1/6), dengan mengangkat cerita Prosa Salah Ketik.Drs. Gun Gun Siswadi selaku Direktur Diseminasi Informasi BNN mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian pra Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang jatuh pada tanggal 26 Juni 2013 esok. Seni teater merupakan salah satu sarana efektif dalam menyampaikan informasi tentang pencegahan Narkoba kepada masyarakat, baik sebagai tontonan maupun tuntunan. Pesan-pesan yang disampaikan dalam seni teater dapat dengan mudah diterima oleh penonton, melalui ucapan, gerak tubuh, mimik, musik, tari yang bersumber dari nilai-nilai kearifan lokal di masyarakat.Dalam pementasan kali ini, sutradara Manahan Hutahuruk menghadirkan sesuatu yang berbeda dibanding pementasan-pementasan sebelumnya. Manahan menggali tema mengenai peredaran narkoba yang terjadi di lingkungan kampus. Diceritakan seorang mahasiswi bernama Kania berusaha untuk mengembalikan kembali citra kampusnya yang terkenal sebagai sarang peredaran Narkoba. Untuk itu Kania membuat kegiatan amal dengan melibatkan salah satu temannya bernama Gery, yang dulu merupakan salah satu pengedar narkoba di kampus mereka, namun kini telah insyaf. Usaha Kania ini tentu saja tidak berjalan mulus dan menghadapi tantangan dari gembong maupun beberapa mahasiswa pentolan di kampus. Pesan yang ingin disampaikan dalam teater ini adalah agar kita jangan sampai takut dalam melawan para bandar Narkoba yang ada di sekitar kita, dan senantiasa bekerjasama dengan aparat keamanan setempat. Untuk pementasan teater Prosa Salah Ketik ini melibatkan 38 personel, yang terdiri dari pemain, musisi, serta penata kostum, artistik dan make up. Latar belakang para pemain sendiri berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, pegawai swasta dan juga pegawai negeri sipil di salah satu instansi pemerintah. Pertunjukan didukung dengan penataan lampu serta musik yang menarik, sehingga penonton begitu menikmati setiap aksi yang ditampilkan.Diharapkan melalui pertunjukan ini nantinya akan memeberi efek yang baik untuk menanamkan kesadaran dalam diri masyarakat akan bahaya dari penyalahgunaan narkoba yang pada akhirnya masyarakat akan tegas mengatakan tidak untuk narkoba. (KH/JEFF/YDW)

Baca juga:  Deputi Pencegahan BNN RI; "Wujudkan Indonesia Bersih Narkoba Pekerjaan Tidak Mudah, Tapi Bukan Alasan Untuk Menyerah".

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel