BNN (LANGSA) _Sepuluh Organisasi Masyarakat (Ormas) Kota Langsa sepakat bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa dalam menekan jumlah pengguna serta memberantas pengedar Narkoba di Lingkungan Masyarakat. Hal ini sebagai bentuk partisipasi Ormas dalam pemberdayaan kehidupan masyarakat.Kepala BNN Kota Langsa Navri Yulenny, SH, MH menyampaikan kondisi indonesia sudah darurat Narkoba. Peredaran dan penyalahgunaan Narkoba sudah semakin memprihatinkan. “Sedih kita lihat kondisi bangsa kita kalau tida turun tangan memerangi Narkoba. Akan banyak anak bangsa yang menjadi korban dari Narkoba,” ucap Navri.Menurtnya angka prevalensi Narkoba sudah 2,2 % dari jumlah penduduk atau 4,2 juta orang. Jika tidak di tekan maka akan jumlah penggunanya akan terus meningkat. Untuk itu, dibutuhkan kerjasama dan dukungan semua pihak termasuk Ormas untuk mengatasi hal ini. “Kita harapkan Ormas dapat berperan aktif untuk membantu dalam menanggulangi penyalahgunaan Narkoba di lingkungan masyarakat,” jelasnya.Kegiatan ini diikuti oleh 10 Ormas yang diwakili tiga orang terdiri dari, Ormas Aneuk Nanggroe, Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Gabungan Organisasi Wanita, Panglima Laot, Granat, Ikatan Keluarga Anti Narkoba, GP Anshor, KNPI, Yayasan Pemerhati Pendidikan Anak Negeri.Dalam kegiatan itu, 10 Ormas telah merumuskan berbagai kebijakan yang nantinya akan dilaksanakan secara bersama antara Ormas dan BNN. Dimana sasaran yang ditujukan pada kebijakan itu yakni lingkungan pendidikan, masyarakat, pemerintah dan swasta. “Kita siap membantu BNN Kota Langsa dalam memerangi Narkoba,” ucap Aidil Fan dari Lembaga Aneuk Nanggroe.Diharapkan dengan peran serta Ormas ini maka angka penyalahguna Narkoba di Kota Langsa dapat menurun. Selain itu, pada kegiatan itu juga 10 Ormas sepakat membentuk nama perkumpulan ini yakni Gabungan Ormas Anti Narkoba Kota Langsa. suharmansyah
Artikel
10 Ormas Bantu BNN Tekan Angka Pengguna dan Pecandu di Kota Langsa
Terkini
-
PELANTIKAN DIREKTUR PSIKOTROPIKA DAN PREKUSOR 20 Jun 2026 -
SINERGI BNN DAN KEMENTERIAN PPPA PERKUAT PERAN PEREMPUAN DALAM PENCEGAHAN NARKOTIKA 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KALAKHAR BNN 2002-2004 DORONG UPAYA PENCEGAHAN NARKOTIKA YANG LEBIH MASIF 19 Jun 2026 -
SAMBUT HANI 2026, BNN LANJUTKAN ANJANGSANA KE KEDIAMAN HERU WINARKO 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: DALAM SILATURAHMI DENGAN DA’I BACHTIAR, KEPALA BNN RI BAHAS TANTANGAN NARKOTIKA VARIAN CAIR DAN PENGUATAN REGULASI 19 Jun 2026 -
KOMISI III DPR RI SETUJUI USULAN TAMBAHAN ANGGARAN BNN UNTUK TAHUN 2027 18 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KEPALA BNN RI BERSILATURAHMI DENGAN KEPALA BNN RI PERIODE 2020-2024 18 Jun 2026
Populer
- BNN TERIMA KUNJUNGAN KOMISI II DPRD KABUPATEN KAMPAR, BAHAS PENERAPAN UU NARKOTIKA 22 Mei 2026

- KEPALA BNN RI DORONG PENGUATAN PROGRAM P4GN DI KABUPATEN BATUBARA 21 Mei 2026

- BNN DAN BPJPH JAJAKI KERJA SAMA PEMBERDAYAAN MANTAN PECANDU NARKOTIKA 22 Mei 2026

- BNN BAHAS PENGUKURAN KAPABILITAS REHABILITASI 2026 GUNA PERKUAT JAMINAN MUTU LAYANAN 25 Mei 2026

- CEGAH BENCANA DEMOGRAFI, KEPALA BNN RI AJAK MAHASISWA MERCU BUANA JADI AGENT OF CHANGE AGAINST DRUGS 26 Mei 2026

- PEMBEKALAN SESPIMTI: KEPALA BNN RI PAPARKAN LANGKAH SRATEGIS HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA 27 Mei 2026

- BNN SALURKAN 900 PAKET DAGING KURBAN UNTUK MASYARAKAT SEKITAR 28 Mei 2026
