Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto berkomitmen untuk mendukung upaya rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba. Pada dasarnya RSPAD pernah memberikan layanan rehabilitasi untuk masyarakat umum, sejak tahun 2003 hingga 2011. Kini, RSPAD siap kembali mengoptimalkan sarana dan prasarana yang dimiliki untuk memulihkan penyalahguna narkoba.Kepala Rumah Sakit RSPAD, Douglas S.Umboh, menegaskan, upaya pemulihan penyalahguna narkoba sangat penting untuk direalisasikan mengingat korban penyalahgunaan narkoba di negeri ini jumlahnya sangat memprihatinkan.Banyak generasi muda yang terancam kehilangan masa depannya, sehingga program rehabilitasi menjadi sangat vital, ujar Douglas, di sela-sela kegiatan Focus Group Discussion bertema Peran TNI Angkatan Darat Dalam Merehabilitasi Penyalahguna Narkoba, yang digelar Direktoran Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah (PLRIP) BNN, Jumat (6/9).Ketika disinggung kesiapan RSPAD dalam melayani rehabilitasi, Douglas menyatakan siap seratus persen baik dari segi SDM, serta sarana dan prasarana.Kami menyediakan kapasitas untuk 50 pasien penyalahguna narkoba, dan kami sudah memiliki SDM yang siap di bidangnya, imbuh Douglas.Douglas mengaku terbuka dan antusias dengan kerja sama yang akan dibangun ke depan bersama BNN dalam konteks pelayanan rehabilitasi. Saat ditanya dukungan apa yang diharapkan, Kepala Rumkit RSPAD menyarankan kepada BNN jika memang ada klien penyalahguna narkoba yang perlu mendapatkan layanan rehab, maka BNN jangan sungkan untuk mengirimnya ke RSPAD.Silahkan BNN mengirim calon pasien ke kita, kami siap menerima dari kalangan apapun, tandas Douglas.Sementara itu, Deputi Rehabilitasi BNN, Kusman Suriakusumah menyambut positif sinergi yang akan dibangun oleh BNN dan RSPAD ke depan. Menurutnya, upaya rehabilitasi secara masif akan berhasil jika gerakan ini dilakukan secara bergandengan tangan baik di level pemerintah hingga masyarakat secara luas.
Berita Utama
RSPAD Siap Rehabilitasi Pecandu Narkoba Segala Kalangan
Terkini
-
BNN MUSNAHKAN 35 KG BARANG BUKTI NARKOTIKA HASIL UNGKAP KASUS DI BANDARA DAN CLANDESTINE LABORATORY DI BALI 17 Mar 2026 -
BNN TEGASKAN KOMITMEN INDONESIA DALAM PENGENDALIAN NARKOTIKA GLOBAL DI SIDANG CND KE-69 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 13 Mar 2026 -
BUKA PUASA BERSAMA TNI-POLRI, PERKUAT SINERGITAS ANTARINSTANSI 13 Mar 2026 -
BNN PAPARKAN PENANGANAN KASUS PENYELUNDUPAN 1,9 TON SABU DALAM RDP KOMISI III DPR RI 12 Mar 2026 -
BNN BEKALI AGEN PEMULIHAN, PERLUAS AKSES REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT 10 Mar 2026
Populer
- FGD BNN RUMUSKAN REKOMENDASI PENGUATAN REGULASI VAPE DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN GENERASI 19 Feb 2026

- FGD: PENGATURAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA (“WHIP PINK”) DI INDONESIA 18 Feb 2026

- RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN 19 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026

- BNN DAN KEMENTERIAN HUKUM MATANGKAN KOLABORASI STRATEGIS PENGUATAN POSBANKUM 19 Feb 2026

- PERKUAT KETAHANAN BANGSA, BNN DAN BGN JALIN SINERGITAS MELALUI PROGRAM MBG 28 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026
