Pada tanggal 13 Juni 2007 dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) antara Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), di Ruang Rapat Badan Narkotika Nasional Lt.7, Jl. MT. Haryono No.11 Cawang Jakarta Timur.Kesepakatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), yaitu program yang berorientasi pada sebuah visi Indonesia Bebas Narkoba Tahun 2015. Kesepakatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi krusial permasalahan baik penyalahgunaan maupun peredarannya. Resultante dari kondisi ini adalah meningkatnya berbagai tindak kejahatan baik yang bersifat konvensional, transnasional, maupun kejahatan yang berdimensi baru. Mengingat kejahatan Narkoba merupakan kejahatan yang bersifat transnasional, banyak motif dan modus yang dapat dilakukan oleh para pelaku kejahatan Narkoba untuk dapat mencapai target operasi kejahatan yang dilakukan oleh kebutuhannya, salah satunya adalah faktor ekonomi yang berorientasi kepada faktor finansial, mengingat daya jual Narkoba yang tergolong mahal, sehingga para pelaku melakukan kejahatan di bidang ekonomi untuk kepentingan bisnis Narkoba. Hal ini juga menjadi motif khusus bagi para bandar dan sindikat pengedar Narkoba yang terlibat dalam kelompok kejahatan berdimensi baru yang tergolong luar biasa (extra ordinary crime) seperti terorisme untuk mendukung kegiatannya (narco terorism).Dengan kesepakatan ini, Badan Narkotika Nasional dapat mengoptimalkan kinerja khususnya di bidang penyelidikan dan penyidikan, karena dengan kesepakatan ini, PPATK yang memiliki tugas dan wewenang berkaitan dengan transaksi keuangan dapat memberikan informasi berkaitan dengan transaksi keuangan yang dicurigai berkaitan erat dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba, sehingga dapat mendukung BNN dalam mengungkap berbagai kasus Narkoba baik pada tingkat nasional maupun internasional. Akses Informasi PPATK ke database BNN merupakan salah satu wujud kesepakatan BNN dengan PPATK, selain akses informasi internal lainnya. Hal ini akan menjadi sebuah kerjasama yang melahirkan sinergi antara kedua institusi yang bermuara kepada profesionalisme dan pencapaian visi Indonesia Bebas Narkoba Tahun 2015.
Siaran Pers
PENANDATANGAN NOTA KESEPAKATAN ANTARA BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) DENGAN PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN(PPATK)
Terkini
-
BNN DAN POLRI PERKUAT KERJA SAMA DENGAN ONCB THAILAND, BIDIK JARINGAN NARKOTIKA DI ASIA TENGGARA 05 Nov 2026 -
BNN RAIH JUARA 3 DALAM ANUGERAH REKSA BANDHA 2026 05 Nov 2026 -
BNN Perkuat Pemutakhiran Data Kawasan Rawan Narkoba melalui Pengukuran IKRN Tahun 2026 Berbasis Website 04 Nov 2026 -
BNN GELAR PELATIHAN UTC 19 BAGI PETUGAS KESEHATAN 04 Nov 2026 -
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026

- BNN GELAR UJI SERTIFIKASI KONSELOR ADIKSI 07 Okt 2026
