Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan pemusnahan barang bukti untuk yang ke-11 kalinya dalam tahun 2012 ini, berupa heroin seberat 10.108,7 gram dan shabu seberat 296,3 gram. Seluruh barang bukti ini diperoleh dari dua kasus berbeda, yang merupakan hasil kerjasama antara BNN dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Bandara Polonia Medan dan Soekarno Hatta.Berdasarkan Laporan Kasus Narkotika Nomor : LKN/35-INTD/IV/2012/BNN, BNN berhasil mengungkap kasus penyelundupan shabu yang melibatkan tersangka I, HPA, dan S.Kasus ini awalnya terbongkar pada tanggal 17 April 2012 oleh petugas KPPBC Soekarno Hatta. Pada saat itu petugas KPPBC menemukan sebuah paket mencurigakan yang berasal dari Lome-Togo yang dialamatkan pada seseorang berinisial I. Setelah dilakukan pemeriksaan, pada paket itu terdapat 4 buah lampu mobil yang di dindingnya terdapat Narkotika jenis shabu dengan brutto 301,3 gram.KPPBC kemudian berkoordinasi dengan BNN untuk melakukan pengembangan kasus ini. Pada tanggal 19 April 2012, petugas BNN berhasil menangkap dua kurir laki-laki berinisial I dan HPA, dan seorang wanita berinisial S, di kawasan Jakarta Selatan. Berdasarkan keterangan HPA, ia mengambil paket dari I, atas perintah istrinya berinisial S. S melanjutkan bisnis Narkotika adiknya yang berinisial E, seorang Napi yang telah meninggal dunia.Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke BNN untuk penyelidikan lebih lanjut. Setelah mendapatkan penetapan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, barang bukti shabu tersebut harus dimusnahkan. Dari berat awal 301,3 gram, petugas menyisihkan 5 gram untuk kepentingan pembuktian perkara di persidangan, sehingga total berat shabu yang dimusnahkan adalah seberat 296,3 gram. Selang 12 hari kemudian, tepatnya tanggal 29 April 2012, petugas BNN bersama Bea dan Cukai Bandara Polonia Medan berhasil menggagalkan penyelundupan heroin seberat 10.126,2 gram. Berdasarkan Laporan Narkotika Nomor : LKN/38-INTD/IV/2012/BNN, petugas BNN berhasil mengamankan dua wanita WNI, masing-masing berinisial S dan M yang terlibat dalam upaya penyelundupan Narkotika Golongan I jenis heroin. Pengungkapan kasus berawal pada saat petugas Custom Narcotics Team (CNT) KPPBC Polonia Medan mengamankan seorang wanita berinisial S yang dicurigai membawa barang larangan, pada Minggu, 29 April 2012. Setelah dilakukan pemeriksaan petugas menemukan Narkotika seberat 10.126,2 gram yang disembunyikan dalam dinding tas koper. Kemudian pihak KPPBC berkoordinasi dengan BNN untuk menindaklanjuti temuan tersebut. Pada tanggal 30 April 2012, petugas BNN melakukan control delivery dan berhasil mengamankan seorang wanita berinisial M, yang bertugas menerima barang tersebut, di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Selanjutnya, BNN membawa para tersangka berikut barang bukti ke kantor BNN untuk dilaksanakan penyidikan lebih lanjut. Setelah barang bukti heroin ini mendapat penetapan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, BNN berkewajiban untuk memusnahkan heroin tersebut. Dari total awal heroin seberat 10.126,2 gram, petugas menyisihkan 17,5 gram untuk kepentingan pembuktian perkara di persidangan. Sehingga, total heroin yang dimusnahkan adalah seberat 10.108,7 gram.Dengan pemusnahan barang bukti yang dilakukan hari ini, setidaknya lebih dari 41.710 anak bangsa terselamatkan dari penyalahgunaan Narkotika.Hingga 16 Mei 2012, BNN telah memusnahkan 27.082,31 gram shabu, 44.389,7 gram ganja, 10.116,7 gram heroin, dan 3.103 butir ekstasi. (BK)
Siaran Pers
PEMUSNAHAN BARANG BUKTI HEROIN 10.108,7 GRAM DAN SHABU 296,3 GRAM
Terkini
-
ANAK-ANAK RAMAIKAN PADEL TOURNAMENT PIALA BERSINAR 2026, WUJUD NYATA ANANDA BERSINAR 01 Mei 2026 -
PADEL TOURNAMENT PIALA BERSINAR 2026: SEMANGAT ANANDA BERSINAR UNTUK GENERASI EMAS 2045 01 Mei 2026 -
BNN PERKUAT KOLABORASI P4GN DENGAN PANI DAN GNB 01 Mei 2026 -
BNN DAN NCID MALAYSIA PERKUAT KERJA SAMA, FOKUS TANGANI ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA 29 Apr 2026 -
COLOMBO PLAN DRUG ADVISORY PROGRAMME (CPDAP) RESMI DITUTUP PADA 28 APRIL DI BALI 29 Apr 2026 -
INDONESIA PERKUAT PERAN SEBAGAI TUAN RUMAH CPDAP, DORONG KERJA SAMA REGIONAL HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA GLOBAL 29 Apr 2026 -
BENTUK WADAH PERAN SERTA MASYARAKAT, BNN PERKUAT SINERGI NASIONAL LAWAN NARKOTIKA 28 Apr 2026
Populer
- SINERGI BNN–BPHN, PARALEGAL DISIAPKAN JADI GARDA DEPAN P4GN DI DESA 05 Apr 2026

- BNN DESAK PENGUATAN KEWENANGAN DAN NOMENKLATUR LEMBAGA DALAM RUU NARKOTIKA BARU 08 Apr 2026

- BNN DAN RUSIA PERKUAT KAPASITAS PENEGAKAN HUKUM HADAPI KEJAHATAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA 07 Apr 2026

- BNN TERIMA KUNJUNGAN PESERTA P4N LEMHANAS RI DARI ENAM NEGARA SAHABAT 06 Apr 2026

- PERLUAS JANGKAUAN LAYANAN, BNN SINERGIKAN FASILITATOR P4GN DAN POSBANKUM KEMENKUM 09 Apr 2026

- BNN-BNPT PERKUAT KOORDINASI, ANTISIPASI ANCAMAN NARKOTIKA DAN TERORISME 09 Apr 2026

- BNN DAN KEMENTERIAN IMIPAS OPTIMALKAN SINERGI P4GN 09 Apr 2026
