Bidang Pemberdayaan Masyarakat

Kegiatan Harmonisasi Program GDAD Bersama Stakeholder di Kabupaten Aceh Besar melalui Teleconference

Dibaca: 11 Oleh 30 Jun 2020Juli 6th, 2020Tidak ada komentar
Kegiatan Harmonisasi Program GDAD Bersama Stakeholder di Kabupaten Aceh Besar melalui Teleconference
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Kegiatan Harmonisasi Program GDAD Bersama Stakeholder di Kabupaten Aceh Besar melalui Teleconference, yang dilaksanakan pada hari/tanggal : Selasa-Kamis, 30 Juni – 2 Juli 2020, Pukul : 10.00 – 12.00 WIB, dengan notulen hari ke-2 sbb :

Kegiatan Harmonisasi Program GDAD Bersama Stakeholder di Kabupaten Aceh Besar melalui Teleconference

  1. Kegiatan Harmonisasi Program GDAD Bersama Stakeholder di Kabupaten Aceh Besar melalui TeleconferenceKegiatan diawali dengan Paparan Bapak Direktur Pemberdayaan Alternatif BNN (Brigjen Pol Drs.Andjar Dewanto, SH, MBA) Perihal Harmonisasi Program GDAD dalam Penguatan GDAD di Kabupaten Aceh Besar dan Implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang RAN P4GN Tahun 2020-2024;
  2. Diskusi (tanya jawab)
  3. Moderator kegiatan ini adalah Kasubdit Masyarakat Pedesaan Direktorat Dayatif BNN (Bapak Hendrajid Putut Widagdo, S.Sos, MM, M.Si);4.
  4. Kegiatan dihadiri/diikuti : Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangab, Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Pertanian, Camat Seulimum Kabupaten Aceh Besar, Panitia Lokal BNNP Aceh, Kasubdit Masyarakat Pedesaan dan Tim Direktorat Dayatif BNN;

5.Kegiatan virtual ketiga OPD/Stakeholder dipusatkan di Kantor Pertanian Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh;

  1. Maksud dan Tujuan kegiatan Harmonisasi ini adalah :

– untuk menghimpun masukan dari berbagai sumber untuk pengembangan Program Pemberdayaan Alternatif;

– untuk menyelaraskan Program Pemberdayaan Alternatif di Kabupaten Aceh Besar;

– untuk mengetahui potensi keterlibatan Stakeholder dalam Program Alternative Development;

– untuk menyatukan persepsi Stakeholder agar dapat bergerak bersama dalam menciptakan kawasan rawan menjadi bersih Narkoba;

  1. Saran dan masukan dari OPD/Stakeholder yang hadir pada hari ini :
  2. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Aceh Besar

– sangat mendukung dan  akan mensinergikan kegiatan Disperindagkop UKM dengan kegiatan Program GDAD BNN  dan akan menindaklanjuti Implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang RAN P4GN Tahun 2020-2024 terutama untuk membeti penyuluhan dan pendirian koperasi di kawasan rawan dan rentan Narkoba;

  1. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar :

– sangat mendukung Program GDAD BNN ini sehingga akan meningkatkan kesejahteraan petani ternak Kabupaten Aceh Besar, terutama bertanam jagung, hortikultura, palawija, tanaman keras (kopi, kemiri, cengkeh, durian, buah buahan)

– akan bersinergi dengan memberdayakan petani ternak dan masyarakat Kabupaten Aceh Besar mengikuti Pelatihan, pemanfaatan dana Bumdes sehingga tercipta Desa Mandiri;

  1. Camat Seulimum Kabupaten Aceh Besar :

– sangat mendukung kegiatan GDAD BNN ini, karena kegiatan GDAD ini menghilangkan atau merubah kebiasaan masyarakat menanam ganja dengan menanam tanaman lega, selain itu BNN sudah melaksanakan kegiatan GDAD di Lamteuba dan Kota Cot Glie Kecamatan Seulimum dengan alih fungsi tanaman ganja diganti tanaman kunyit, sereh wangi;

– Program GDAD BNN  memberdayakan masyarakat Seulimum berusaha/ bekerja secara legal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  1. Kabid P2M BNNP Aceh

– saran untuk dilakukan Pelatihan Kearifan Lokal,  unggulan di daerah sehingga akan meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Aceh Besar;

– saran agar dibuat display pertanian (tanaman cabe, tomat) sebagai cikal bakal menciptakan Program Agropolitan.

  1. Kasi Pemberdayaan Masyarakat Bidang P2M BNNP Acehe :

– info dari Dinas Pertanian Provinsi Aceh bahwa tanam jagung bisa dimulai pada bulan Juli 2020;

– Program tanam jagung 50 ribu Ha belum bisa dipastikan karena Pandemi Covud-19.

  1. Karena situasi Pandemi Covid-19 maka kegiatan Harmonisasi ini didelegasikan/diwakilkan Panitia Lokal sebanyak 4 orang dari BNNP Aceh untuk melakukan audiensi dan berkoordinasi ke Stakeholder/OPD di Kabupaten Aceh Besar.

 

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel