Situasi terkini masalah narkoba dalam lingkup global menjadi pembahasan yang utama dalam sidang Commission on Narcotic Drug (CND) di markas PBB di Wina, Austria. Dalam pertemuan ini, masing-masing negara anggota akan mengemukakan laporannya tentang implementasi dari Deklarasi Politis dan Rencana Aksi yang sudah dibuat pada 2009 yang memfokuskan dalam mengurangi pasokan dan permintaan narkoba. Deklarasi politis pada tahun 2009 lalu telah menguatkan komitmen anggota PBB dalam melaksanakan sistem penanganan masalah narkotika internasional. Sementara itu, rencana aksi yang ditetapkan pada tahun tersebut menjadi garis besar dalam upaya mengurangi dampak penyalahgunaan narkotika, dan bagaimana menelaah efek buruk yang timbul untuk kesehatan masyarakat, aturan hukum, hak asasi, konflik bersenjata dan isu-isu penting lainnya. Berdasarkan data PBB, estimasi korban yang ditimbulkan dari kokain dan jenis narkotika lainnya, adalah 200 ribu jiwa setiap tahunnya. Karena itulah, pertemuan tingkat tinggi ini akan lebih fokus dalam membuat rencana aksi yang akan diterapkan di seluruh dunia. Rencana aksi ini sangat penting karena akan menjadi catatan penting dalam persiapan Sesi Khusus Majelis Umum PBB pada tahun 2016 mendatang. Sidang Commission on Narcotic Drug (CND) dihadiri perwakilan negara anggota PBB, organisasi lintas pemerintah, tokoh masyarakat, dan media. Peserta sidang akan mengkaji tentang berbagai model pendekatan dan mengembangkan upaya memerangi masalah narkoba. (bk/ sumber unodc)
Berita Utama
Isu Narkotika Global Dibahas Secara Fokus di Wina
Terkini
-
Tim Gabungan BNN RI dan Polda Metro Jaya Ringkus Bos Narkoba Kampung Bahari dan Geledah Sarang Bandar 13 Agu 2026 -
KEPALA BNN RI AJAK MAHASISWA BARU UNTAR JAGA DIRI DAN MASA DEPAN DARI ANCAMAN NARKOTIKA 13 Agu 2026 -
BNN PERKUAT KOMPETENSI PETUGAS REHABILITASI, HADAPI TANTANGAN NARKOTIKA YANG SEMAKIN KOMPLEKS 13 Agu 2026 -
1,3 TON KETAMIN HASIL OPERASI TERPADU DI PERAIRAN KEPULAUAN RIAU DIMUSNAHKAN, SELAMATKAN LEBIH DARI ENAM JUTA JIWA 12 Agu 2026 -
BNN, KEMENSOS, KEMENKES, DAN KEMENAKER SATU VISI DALAM PEMULIHAN BERKELANJUTAN 12 Agu 2026 -
TINJAU BALAI BESAR REHABILITASI BNN, MENSOS DAN MENKES APRESIASI FASILITAS, DORONG PENGUATAN LAYANAN 12 Agu 2026 -
BNN FASILITASI SEKOLAH RAKYAT RINTISAN, WUJUD NYATA KOLABORASI LINTAS KEMENTERIAN DAN LEMBAGA 12 Agu 2026
Populer
- KEPALA BNN RI HADIRI GALA PREMIER FILM DRAMA KELUARGA “ANAK-ANAK BAMBU” 16 Jul 2026

- BNN DUKUNG PENGUATAN PELAYANAN PUBLIK BEBAS MALADMINISTRASI 16 Jul 2026

- TURNAMEN BASKET KAPOLRI CUP 2026 BERAKHIR, SEMANGAT HIDUP SEHAT TERUS MENGALIR 16 Jul 2026

- HADIRI PELUNCURAN ANOTASI KUHAP 2025, BNN DUKUNG PENGUATAN PENEGAKAN HUKUM 16 Jul 2026

- BNN DAN PEMPROV KALIMANTAN TENGAH SEPAKATI PENGUATAN P4GN MELALUI HIBAH SARPRAS 16 Jul 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI SIDANG KABINET PARIPURNA 22 Jul 2026

- WASPADAI ANCAMAN ROKOK ELEKTRIK DALAM PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA, BNN DORONG PENGUATAN REGULASI MELALUI SEMINAR NASIONAL 22 Jul 2026
