Sambangi kantor BP Batam dalam acara penandatanganan nota kesepahaman, kepala BNN, Heru Winarko disambut tarian sekapur sirih dan pantun oleh Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah. Dalam sambutannya Lukita menyampaikan dukungan penuh atas kerja sama yang dibangun antara BNN dan BP Batam. Sebagai daerah yang menjadi perbatasan dengan negara-negara tetangga, BP Batam menyadari tingginya kerawanan terhadap penyelundupan narkoba. Oleh sebab itu, kerja sama ini memiliki arti penting bagi BP Batam. Lukita berharap dengan adanya kerja sama mampu membangun menunjang pembangunan Batam ke depannya.”Selain pembangunan secara ekonomi, Batam juga harus dibangun secara sosial. Permasalahan seperti penyalahgunaan narkoba harus mendapat perhatian sehingga tidak menjadi permasalahan sosial, ujar Lukita”BNN pun menyambut baik atas kerja sama ini. Kepala BNN dalam sambutannya juga menyatakan bahwa permasalahan narkotika merupakan tanggung jawab bersama, sehingga dibutuhkan sinergitas dari seluruh lapisan masyarakat.Saat ini penyalahgunaan narkotika menjadi salah satu musuh besar bangsa Indonesia. Semua elemen diharapkan mampu berkontribusi dalam penanganan masalah narkotika agar Indonesia tidak menjadi sepeti negeri Cina yang terpuruk karena candu. BNN pun sebagai lini dalam penanganan permasalahan narkotik telah berupaya secapa optimal yang dibuktikan dengan tingginya angka ungkap kasus narkotika yang berhasil dilakukan. Namun demikian, Kepala BNN menyayangkan karena tingginya angka ungkap kasus tersebut justru membuktikan bahwa peredaran gelap narkotika di Indonesia begitu gencar. “Saya tidak bangga dengan tingginya angka-angka tersebut. Itu menandakan bahwa peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di Indonesia begitu besar,” jelas Heru sambil menunjukan data dalam paparannya saat acara penandatanganan MoU dengan BP Batam.Heru berharap Indonesia bisa mengambil pelajaran dari Cina yang kalah dalam perang Candu sehingga menyebabkan Cina menjadi terpuruk. Kepala BNN itu pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berperan dalam P4GN. Dengan demikian akan mempersempit ruang gerak para Bandar dan pengedar narkoba.
Berita Utama
Dukung Penuh P4GN BP Batam Teken MOU bersama BNN
Terkini
-
BNN DAN NCID MALAYSIA PERKUAT KERJA SAMA, FOKUS TANGANI ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA 29 Apr 2026 -
COLOMBO PLAN DRUG ADVISORY PROGRAMME (CPDAP) RESMI DITUTUP PADA 28 APRIL DI BALI 29 Apr 2026 -
INDONESIA PERKUAT PERAN SEBAGAI TUAN RUMAH CPDAP, DORONG KERJA SAMA REGIONAL HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA GLOBAL 29 Apr 2026 -
BENTUK WADAH PERAN SERTA MASYARAKAT, BNN PERKUAT SINERGI NASIONAL LAWAN NARKOTIKA 28 Apr 2026 -
INDONESIA TUAN RUMAH PERTEMUAN INTERNASIONAL PADA CPDAP NATIONAL SECRETARIAT MEETING TAHUN 2026 BAHAS PENGUATAN KERJA SAMA PENANGGULANGAN NARKOTIKA 28 Apr 2026 -
BNN TERIMA AUDIENSI DAN STUDI TIRU LPSK, PERKUAT SINERGI PELAYANAN PUBLIK 28 Apr 2026 -
LANTIK 214 PEJABAT, BNN TEGUHKAN KOMITMEN WAR ON DRUGS FOR HUMANITY 27 Apr 2026
Populer
- ANCAMAN NARKOBA MAKIN SERIUS, BNN KERAHKAN 1.818 FASILITATOR 01 Apr 2026

- BNN DAN UNJ PERKUAT KOLABORASI: DARI KURIKULUM HINGGA PROGRAM ANANDA BERSINAR 01 Apr 2026

- PERKUAT KOLABORASI, BNN HADIRI HALABIHALAL KEMENKO POLKAM 01 Apr 2026

- SINERGI BNN–BPHN, PARALEGAL DISIAPKAN JADI GARDA DEPAN P4GN DI DESA 05 Apr 2026

- BNN DAN RUSIA PERKUAT KAPASITAS PENEGAKAN HUKUM HADAPI KEJAHATAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA 07 Apr 2026

- BNN DESAK PENGUATAN KEWENANGAN DAN NOMENKLATUR LEMBAGA DALAM RUU NARKOTIKA BARU 08 Apr 2026

- BNN TERIMA KUNJUNGAN PESERTA P4N LEMHANAS RI DARI ENAM NEGARA SAHABAT 06 Apr 2026
