Terkait maraknya kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa Barat merespons persoalan tersebut yang melibatkan kalangan pelajar melalui kegiatan diseminasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan pendidikan. BNNK Sumbawa Barat turut meredam perilaku meyimpang penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba dikalangan pelajar sebab, perilaku tersebut bisa saja muncul dari lingkungan pendidikan/sekolah, lingkungan keluarga dan lingkungan tempat tinggal. Remaja pada usia belajar rentan disusupi paham atau perilaku negatif melalui ketiga aspek itu. Maka, perlu ada sistem pengawasan dari keluarga, lembaga pendidikan dan masyarakat maupun BNN dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. BNNK Sumbawa Barat menggelar sosialisasi bahaya Narkoba lewat program diseminasi P4GN kepada kalangan pelajar di Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Sosialisasi ini menggandeng SDN 02 Taliwang yang dilaksanakan pada hari Senin, 30 Maret 2015 dengan jumlah pelajar sebanyak 369 murid. Sosialisasi bahaya Narkoba di lingkungan pendidikan disambut baik oleh kepala SDN 02 Taliwang yang mendukung program diseminasi P4GN kepada pelajar dan mengharapkan kegiatan ini lebih diintensifkan sehingga pelajar dapat memahami dampak destruktif dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika itu sendiri. Sambutan kedua dilanjutkan oleh Bapak Zakaria selaku penyuluh dan mewakili Kepala BNNK Sumbawa Barat, mengingatkan kepada pelajar SDN 02 agar berani menolak ajakan atau bujuk rayu dari orang yang menawarkan Narkoba dan meningkat IMTAQ dan prestasi untuk menghindari perilaku yang negatif.Materi sosialisasi pertama disampaikan oleh Ns. Rony Ario Pratama, S. Kep. yang menjelakan dampak penyalahgunaan Narkoba dari aspek kesehatan. Dalam paparannya beliau menyampaikan jenis-jenis Narkoba yang sering disalahgunakan dan dampak penyalahgunaan Narkoba bagi kesehatan dengan memperlihatkan alat peraga kepada pelajar. Beliau menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba disamping akan menimbulkan gangguan kejiwaan juga akan menimbulkan gangguan fisik pada tubuh seperti pada otak, hati, jantung, paru-paru dan sebagainya. Lebih lanjut beliau juga meyampaikan tentang dampak penyalahgunaan narkoba suntik yaitu tertularnya penyakit AIDS.Materi selanjutnya disampaikan oleh Khaeru Kurniawan Putra, S. PdI. memaparkan Bahaya Narkoba dari aspek agama. Dalam pandangan Islam, Narkoba termasuk dalam kategori khamar. Meskipun dalam arti sempit, khamar sering dipahami sebagai minuman keras, arak, atau sejenis minuman yang memabukkan. Namun dalam artian luas, khamar tidak saja berupa minuman atau sesuatu yang mengandung alkohol. Rasulullah SAW menegaskan bahwa Setiap zat yang memabukkan itu khamar dan setiap zat yang memabukkan itu haram (HR. Bukhari dan Muslim). Beliau menyampaikan bahwa pelajar harus beperan dalam P4GN karena pelajar dalam usia remaja merupakan usia yang rawan dan merupakan sasaran mudah bagi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Untuk itu beliau berpesan kepada para pelajar untuk selalu berpartisipasi aktif dalam P4GN melalui kegiatan-kegiatan yang positif. Jaga diri sendiri, keluarga dan orang-orang terdekat dari narkoba. Jangan sia-siakan waktu untuk hal yang tidak berguna, ujar beliau. Diakhir kegiatan, tim penyuluh BNNK Sumbawa Barat mempersilakan siswa melihat alat peraga dan memberi kesempatan untuk bertanya. Kembali, Kepala sekolah mengucapkan terima kasih kepada Tim BNNK Sumbawa Barat yang telah menambah pengetahuan para pelajar terhadap bahaya dan penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di lingkungan pendidikan.(TIM BNNK SUMBAWA BARAT)
Berita Utama
BNNK Sumbawa Barat Memberikan Imunitas Kepada Pelajar Terhadap Bahaya Narkoba
Terkini
-
KEPALA BNN RI BERI KULIAH UMUM DI AULA JAYANG TINGANG, PERKUAT KOMITMEN GENERASI MUDA PERANGI NARKOBA 21 Agu 2026 -
DEKLARASI AKBAR PERANG MELAWAN NARKOBA, KALTENG TEGASKAN KOMITMEN BERSAMA WUJUDKAN BUMI TAMBUN BUNGAI BERSINAR 21 Agu 2026 -
BNN TANAMKAN PESAN PERTEMANAN SEHAT DI JAMNAS XII: “TEMAN HARUS MELINDUNGI, BUKAN MERASUKI” 20 Agu 2026 -
BNN EDUKASI PESERTA JAMNAS XII, TANAMKAN SEMANGAT GENERASI MUDA BERSINAR 19 Agu 2026 -
PEDULI KORBAN GEMPA FLORES, BNN KIRIMKAN BANTUAN KEMANUSIAAN 19 Agu 2026 -
KEPALA BNN RI HADIRI ZIARAH NASIONAL DAN RENUNGAN SUCI HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI 17 Agu 2026 -
HUT KE-81 RI, BNN PERKUAT KOMITMEN LINDUNGI GENERASI BANGSA DARI ANCAMAN NARKOTIKA 17 Agu 2026
Populer
- MENKO POLKAM SAMPAIKAN PESAN PRESIDEN PRABOWO: PERANG MELAWAN NARKOBA HARUS MENJADI GERAKAN BERSAMA 26 Jul 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI SIDANG KABINET PARIPURNA 22 Jul 2026

- WASPADAI ANCAMAN ROKOK ELEKTRIK DALAM PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA, BNN DORONG PENGUATAN REGULASI MELALUI SEMINAR NASIONAL 22 Jul 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI PENYERAHAN LHP BPK, 11 KEMENTERIAN/LEMBAGA RAIH OPINI WTP 29 Jul 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA PADA PERINGATAN HANI 2026, TEGASKAN KOMITMEN BERANTAS JARINGAN NARKOTIKA 26 Jul 2026

- KEPALA BNN RI TERIMA AUDIENSI DEWAN PENGAWAS RS PON, JAJAKI PENGUATAN KERJA SAMA 22 Jul 2026

- PERINGATI HARI ANTI NARKOTIKA INTERNASIONAL 2026, BNN TEGASKAN KOMITMEN MEMBANGUN GENERASI EMAS MELALUI GERAKAN ANANDA BERSINAR 26 Jul 2026
