Fenomena kejahatan narkoba yang seperti gunung es, kian lama kian terbuka tabir misterinya. Tingginya pengungkapan kasus peredaran narkoba dan laporan masyarakat tentang penyalahgunaan narkoba akhir-akhir ini, mengindikasikan bahwa kinerja aparat hukum bukan sekedar slogan. Disisi lain juga berarti bahwa masyarakat semakin memiliki kesadaran hukum dan kepedulian terhadap bahaya narkoba semakin meningkat.Kepedulian ini terlihat salah satunya dari camat Ciniru Drs. Agus Sumedi yang berinisiatif menggelar sosialisasi bahaya narkoba bagi seluruh elemen masyarakat yang terdiri dari Karang Taruna, PKK, Linmas, dan sebagainya. Sosialisasi yang berlangsung di gedung Rumawat pada hari selasa kemarin menghadirkan Kepala BNN Kabupaten Kuningan Guruh Irawan Zulkarnaen, S.STP, MSi sebagai pembicara tentang berbagai macam narkoba. Guruh menjelaskan bahwa seharusnya masyarakat tidak boleh menutup mata tentang segala sesuatu kejadian yang melibatkan penyalahgunaan narkoba.Itu berarti harus tanggap terhadap ciri-ciri para penyalahguna tahap awal, seperti jalan sempoyongan, bicara pelo, tampak terkantuk-kantuk, menurung diri dikamar, Sering menerima telepon atau tamu yang tidak dikenal, ditemukan obat-obatan, kertas timah, jarum suntik, korek api di dalam tas, terdapat tanda-tanda bekas suntikan atau sayatan dibagian tubuh, sering kehilangan uang/barang di rumah, mengabaikan kebersihan diri, malas belajar,mudah tersinggung, dan sulit berkonsentrasi. Ciri-ciri tersebut diatas sangat patut untuk dicurigai.Guruh menekankan bila menemui anak,remaja, atau orang dewasa sekalipun masyarakat harus tanggap untuk segera melakukan tindakan lanjutan seperti rehabilitasi. Dengan cara melapor ke BNNK Kuningan atau IPWL (Institusi Penerima Wajib Lapor) terdekat. Karena penyalahguna narkoba adalah korban sakit yang harus segera ditolong. Berbeda kasus bila berhadapan dengan pengedar yang harus dipenjara untuk memberikan efek jera.Materi Ospek Uniku Dalam kesempatan berbeda yaitu pada hari Rabu tanggal 17 September 2014 bertempat di Student Center Iman Hidayat, BNNK Kuningan sekali lagi memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada 1300 mahasiswa baru Uniku. Materi yang dibuka dengan film berjudul Kita Tak Sendiri mendapat apresiasi yang tinggi dari para calon mahasiswa berbagai jurusan ini. Terbukti dengan banyaknya para peserta yang ingin mengajukan pertanyaan terkait fenomena penyalahgunaan narkoba yang terjadi di Kabupaten Kuningan.Masih dengan Guruh Irawan Zulkarnaen S.Stp, M.Si sebagai pembicara menegaskan bahwa fenomena penyalahguna narkoba 22% berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Membandingkan dengan berita yang pernah terjadi di Universitas Nasional Jakarta, tidak menutup kemungkinan bahwa Uniku atau Perguruan Tinggi lain di Kuningan bisa menjadi sasaran empuk para bandar Narkoba berikutnya. Untuk itu Guruh menghimbau agar mahasiswa punya daya imun tinggi untuk kebal terhadap segala bentuk rayuan mencoba narkoba.Mahasiswa adalah kaum terpelajar potensi bangsa Indonesia. Dengan adanya sosialisasi dari BNN mengenai bahaya narkoba, Ajat Irawan sebagai ketua pelaksana berharap besar bahwa mahasiswa bisa melaksanakan perannya sebagai agen perubahan. Tak hanya kebal bahaya narkoba tapi juga turut mencegah peredarannya dengan berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan positif yang bermanfaat bagi lingkungan. (NK)
Berita Utama
BNNK Kuningan Ajak Warga dan Mahasiswa Untuk Kebal Narkoba
Terkini
-
KEPALA BNN RI HADIRI SIDANG KABINET PARIPURNA 22 Jul 2026 -
WASPADAI ANCAMAN ROKOK ELEKTRIK DALAM PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA, BNN DORONG PENGUATAN REGULASI MELALUI SEMINAR NASIONAL 22 Jul 2026 -
KEPALA BNN RI TERIMA AUDIENSI DEWAN PENGAWAS RS PON, JAJAKI PENGUATAN KERJA SAMA 22 Jul 2026 -
TEMUI MENKO PMK, KEPALA BNN RI JALIN SINERGITAS P4GN LINTAS KEMENTERIAN/LEMBAGA 22 Jul 2026 -
KEPALA BNN RI HADIRI GALA PREMIER FILM DRAMA KELUARGA “ANAK-ANAK BAMBU” 16 Jul 2026 -
BNN DUKUNG PENGUATAN PELAYANAN PUBLIK BEBAS MALADMINISTRASI 16 Jul 2026 -
TURNAMEN BASKET KAPOLRI CUP 2026 BERAKHIR, SEMANGAT HIDUP SEHAT TERUS MENGALIR 16 Jul 2026
Populer
- SINERGI BNN, BEA DAN CUKAI SOEKARNO-HATTA, KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA: BONGKAR PENYELUNDUPAN NARKOTIKA 24 Jun 2026

- ANJANGSANA HANI 2026: SEMANGAT WAR ON DRUG FOR HUMANITY BERSAMA KOMJEN POL. (PURN.) I MADE MANGKU PASTIKA 26 Jun 2026

- JELANG HANI 2026, BNN DAN KEMENTERIAN PPPA TINGKATKAN KAPASITAS TENAGA REHABILITASI ANAK 23 Jun 2026

- LATSAR CPNS BNN TAHUN 2026 RESMI DIBUKA, SESTAMA TEKANKAN INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME ASN 01 Jul 2026

- BNN BEKALI MASYARAKAT KAWASAN RAWAN NARKOBA DI CILACAP DENGAN KETERAMPILAN BETERNAK AYAM PETELUR 23 Jun 2026

- PERINGATI HANI, BNN GELAR MALAM RENUNGAN SEBAGAI REFLEKSI KEMANUSIAAN MELAWAN NARKOTIKA 01 Jul 2026

- DELEGASI BNN RI TEGASKAN KOMITMEN PADA KESETARAAN HUKUM, HUMANISASI, DAN KERJA SAMA SIBER DI SPILF 2026 29 Jun 2026
