Aksi para sindikat Narkoba kian merajalela, tak tanggung-tanggu mereka berupaya menyelundupkan hingga puluhan kilo narkoba ke Indonesia. Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap beberapa kasus tindak pidana Narkotika yang melibatkan sindikat Narkoba internasional dan berhasil mengamankan 50.246,32 gram sabu dan 108 butir ekstasi. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, BNN memusnahkan seluruh barang bukti dan menyisihkan sebelumnya 170,70 gram sabu dan 10 butir ekstasi untuk dilakukan uji laboratorium. Sehingga total barang bukti yang dimusnahkan adalah sebanyak 50.075,62 gram sabu dan 98 butir ekstasi. Aksi sindikat narkoba internasional berhasil digagalkan oleh BNN. Kali ini BNN mengamankan 8.901,3 gram sabu asal Cina dan mengamankan seorang WN Cina bernama Chan serta dua orang kurir WNI bernama Umar Dani dan Amirudin. Pada tanggal 20 Februari 2014, Chan menyerahkan 901,3 gram sabu kepada kurir pertamanya, Umar Dani. Kemudian menyerahkan 4.000 gram sabu kepada kurir berikutnya, Amirudin. Umar Dani diamankan petugas di kawasan Tangerang, saat hendak menyerahkan sabu tersebut kepada penerima lainnya. Sedangkan Chan dan Amirudin diamankan petugas tak jau dari hotel tempat Chan menginap di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat. Pengembangan dilakukan dan petugas menemukan 4.000 gram sabu lainnya di kamar hotel Chan. Kasus lainya, petugas BNN berhasil mengamankan Rio Dwipatra saat melakukan transaksi narkoba dengan rekannya Andik dan C (DPO), (21/2). Rio kedapatan menaruh satu paket sabu yang disimpan didalam bekas bungkus rokok didepan sebuah minimarket di kawasan Jl. Joyoboyo Medaeng Waru, Sidoarjo-Jawa Timur. Andik dan rekannya C datang untuk mengambil paket tersebut. Kemudian petugas berhasil mengamankan Rio dan Andik, sementara C melarikan diri. Dari tangan tersangka petugas menyita 38,7 gram sabu dan 108 butir ekstasi dari tangan tersangka.Baru-baru ini BNN berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu yang dilakukan oleh dua anggota sindikat internasional asal Iran, (25/2). Mostafa Moradalivand, dan Seiyed Hashem menjadi tersangka utama atas kepemilikan 40.104,3 gam sabu yang mereka timbun di kawasan Hutan Cagar Alam Pelabuhan Ratu pada 9 Februari 2014 lalu.Sementara itu, petugas BNN juga berhasil mengungkap transaksi Narkoba yang dilakukan seorang wanita bernama Pramitha di kawasan Roxy Mas, Jakarta Barat, (26/2). Dari tangan Pramitha petugas mengamankan 201,09 gram sabu yang disembunyikan di dalam dus susu dan akan diserahkan kepada Dedi. Kepada petugas, Pramitha mengaku sebelumnya telah menyerahkan sabu lainnya kepada Rohana. Tim BNN berhasil mengamankan Rohana di depan rumahnya di Perumahan Griya Cibinong, Kabupaten Bogor dengan barang bukti berupa 1.000,93 gram sabu.
Terkini
-
BNN TERIMA KUNJUNGAN KOMISI II DPRD KABUPATEN KAMPAR, BAHAS PENERAPAN UU NARKOTIKA 22 Mei 2026 -
BNN DAN BPJPH JAJAKI KERJA SAMA PEMBERDAYAAN MANTAN PECANDU NARKOTIKA 22 Mei 2026 -
KEPALA BNN RI DORONG PENGUATAN PROGRAM P4GN DI KABUPATEN BATUBARA 21 Mei 2026 -
BNN SUSUN PERATURAN PEMBERLAKUAN WAJIB SNI LAYANAN REHABILITASI NAPZA 20 Mei 2026 -
KEPALA BNN RI HADIRI SIDANG PARIPURNA DPR BERSAMA JAJARAN KABINET MERAH PUTIH 20 Mei 2026 -
PERINGATI HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-118, BNN TEGASKAN KOMITMEN MELINDUNGI TUNAS BANGSA 20 Mei 2026 -
SOROTI KENAIKAN PREVALENSI NARKOTIKA: BNN LUNCURKAN STRATEGI FASILITATOR P4GN 19 Mei 2026
Populer
- BNN DAN NCID MALAYSIA PERKUAT KERJA SAMA, FOKUS TANGANI ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA 29 Apr 2026

- INDONESIA TUAN RUMAH PERTEMUAN INTERNASIONAL PADA CPDAP NATIONAL SECRETARIAT MEETING TAHUN 2026 BAHAS PENGUATAN KERJA SAMA PENANGGULANGAN NARKOTIKA 28 Apr 2026

- COLOMBO PLAN DRUG ADVISORY PROGRAMME (CPDAP) RESMI DITUTUP PADA 28 APRIL DI BALI 29 Apr 2026

- BENTUK WADAH PERAN SERTA MASYARAKAT, BNN PERKUAT SINERGI NASIONAL LAWAN NARKOTIKA 28 Apr 2026

- INDONESIA PERKUAT PERAN SEBAGAI TUAN RUMAH CPDAP, DORONG KERJA SAMA REGIONAL HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA GLOBAL 29 Apr 2026

- LANTIK 214 PEJABAT, BNN TEGUHKAN KOMITMEN WAR ON DRUGS FOR HUMANITY 27 Apr 2026

- BNN TERIMA AUDIENSI DAN STUDI TIRU LPSK, PERKUAT SINERGI PELAYANAN PUBLIK 28 Apr 2026
