Berita UtamaBidang Pemberdayaan Masyarakat

BNN Mengukuhkan 120 Penggiat Anti Narkoba

Oleh 28 Agu 2019 September 4th, 2019 Tidak ada komentar
BNN Mengukuhkan 120 Penggiat Anti Narkoba
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

BNN RI – Gayo Lues merupakan salah satu kabupaten yang masuk “garis merah” rawan narkoba di Provinsi Aceh selain Bireun dan Aceh Besar, yang di prioritaskan perlu mendapatkan perhatian untuk diberdayakan dalam upaya P4GN.

Sejalan dengan hal tersebut maka diadakanlah kegiatan Bimbingan Teknis Penggiat Anti Narkoba di Bidang P4GN lingkungan Instansi Pemerintah, Masyarakat dan Pendidikan di Kabupaten Gayo Lues. Acara yang berlangsung selama dua hari ini memiliki tujuan agar semua lapisan dapat menjadi perpanjangan tangan BNN serta mensinergikan program pemberdayaan masyarakat dalam upaya P4GN.

Kepala Bidang P2M BNNP Aceh, Masduki, S.H., dalam materinya menyampaikan bahwa peran orang tua untuk keberhasilan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Paling tidak lakukan hal-hal kecil dimulai dari keluarga, kalau saja setiap keluarga menjaga keluarganya masing-masing saya rasa tidak akan ada yang namanya penyalahguna”, ujarnya.

Selain itu, Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Aceh, Sayuti, M.Kes, mengungkapkan bahwa pecandu narkoba itu adalah korban, sehingga wajib direhabilitasi. Hal itu sesuai dengan Undang-undang nomor 35 tahun 2009. Sebanyak 63.032 orang (1,69%) penduduk Aceh adalah pengguna narkoba yang menduduki posisi 20 di Indonesia.
Ia juga mengatakan selama direhabilitasi para pasien tidak dapat menggunakan narkoba. Maka, yang terjadi adalah para pengguna memiliki ketakutan untuk direhabilitasi, yaitu takut tidak bisa menggunakan lagi.

Baca juga:  “Ajengan” di Garut Potensial Dukung Rehabilitasi

“Makanya BNN membuat gerakan relawan seperti ini supaya setiap komponen masyarakat dan pemerintah untuk memikirkan bagaimana menyelamatkan mereka minimal di lingkungan masing-masing”, ungkapnya.

Di sela-sela kegiatan Bimtek, peserta diminta untuk membuat Rencana Aksi P4GN yang nantinya dapat dilaksanakan dalam rangka penanganan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Di akhir rangkaian kegiatan Bimtek, Kasubdit Lingkungan Kerja dan Masyarakat, Ricky Yanuarfi, S.H., M.Si., beserta Kasubdit Lingkungan Pendidikan, Wildah Dj.,M.Si, mengukuhkan 120 orang komponen masyarakat yang masing-masing terdiri dari 40 peserta di lingkungan instansi pemerintah, masyarakat dan pendidikan menjadi Penggiat Anti Narkoba Bidang P4GN, dengan menyerahkan pin dan sertifikat BNN secara simbolik.

“Gayo termasuk daerah pilot project BNN Alternative Development, untuk itu kita mengajak memberikan pemahaman kepada mereka bahwa ketika ini kita biarkan negeri ini bisa hancur, mari kita berbuat dengan cara yang luar biasa ”, ujar Ricky.

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Baca juga:  BNN Harus Bisa Ciptakan Program Yang Seksi

Instagram: @infobnn_ri
Twitter. :@infobnn
Facebook Fan page : @humas.bnn
YouTube: Humasnewsbnn

#Bersinar

#Stopnarkoba

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel