Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kuningan Supeno Djoko Bintoro, Bc. IP., S.H., M.H menyambut baik kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuningan untuk menanggulangi peredaran narkoba di Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Kuningan. Hal tersebut Ia sampaikan dalam kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BNN Kab. Kuningan dan Lapas Kuningan tentang pencegahan dan pemberantasan narkoba yang dilaksanakan di Rumah Dampingan Tenjolaut, Rabu (4/3).”Kami sambut baik kerja sama ini sebagai upaya bersama dalam rangka memberantas peredaran gelap narkoba,” ujarnya di hadapan seluruh pegawai Lapas Kuningan dan BNN Kab. Kuningan.Nota kesepahaman tersebut, yang berbasiskan pada UU No. 35/2009 dan Inpres No. 12/2011, dimaksudkan untuk menciptakan hak-hak dan kewajiban yang mengikat secara hukum antara kedua belah pihak. Kepala BNN Kab. Kuningan melalui Kasi Pencegahan Agus Mulya, S.Pd., M.Si mengatakan, pentingnya kerja sama tersebut karena dua lembaga—BNN dan Lapas sering mengadakan koordinasi kerja dalam rangka program penanganan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.”Kerja sama ini penting untuk membangun sinergisme dalam penanganan narkoba dari berbagai pihak,” katanya.Sementara itu Kepala Lapas Kuningan mengatakan, 40 persen dari jumlah seluruh warga binaan yang ada di Lapas Kuningan adalah terpidana kasus narkoba. Namun, Ia bersyukur karena kasus yang menjerat mereka masih tergolong kasus ringan dibandingkan yang ada di wilayah lainnya. Akan tetapi, Ia tetap menekankan untuk tetap mewaspadai setiap gerak-gerik tahanan yang mencurigakan. “Setelah ada Nota Kesepahaman ini, tidak ada lagi keraguan di antara kita, langsung jalan saja,” tegasnya.Menurut Ketua Pelaksana kegiatan tersebut, Kompol Iskandar Muda, kerja samatersebut sebagai kelanjutan Perjanjian Kerja Sama antara BNN Kab. Kuningan dengan Lapas Kuningan yang sudah terjalin sejak 2013 dan berakhir tahun ini.”Kerja sama ini sudah dibangun dengan lama. Kami akan terus mendukung penuh, dan sekarang yang kami harapkan dari kerja sama ini adalah menekan peredaran narkoba di Kab. Kuningan,”katanya.
Berita Utama
BNN-Lapas Kerja Sama Tanggulangi Narkoba
Terkini
-
SIAP HADAPI SINDIKAT NARKOTIKA, BNN TUTUP PELATIHAN RPE DENGAN SIMULASI OPERASI TAKTIS 06 Agu 2026 -
KEPALA BNN RI BEKALI 5.000 MAHASISWA BARU UI TENTANG BAHAYA NARKOTIKA DI PKKMB 2026 04 Agu 2026 -
CHANGE TALK JADI BEKAL PETUGAS REHABILITASI DALAM MENDORONG PERUBAHAN PERILAKU KLIEN 04 Agu 2026 -
BNN PERKUAT KOMPETENSI PETUGAS REHABILITASI MELALUI PELATIHAN LAYANAN REHABILITASI BERKELANJUTAN 03 Agu 2026 -
TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN PERSONEL, BNN TEMPA PASUKAN DAKJAR MELALUI PELATIHAN RPE 03 Agu 2026 -
BNN BERSAMA BEA DAN CUKAI BONGKAR JARINGAN PENYELUNDUPAN VAPE BERISI ETOMIDATE ASAL MALAYSIA 03 Agu 2026 -
KEPALA BNN RI HADIRI MALAM PENGANUGERAHAN HOEGENG AWARDS 2026 01 Agu 2026
Populer
- BNN DUKUNG PENGUATAN PERLINDUNGAN ANAK MELALUI PELUNCURAN GERAKAN BERLIAN 07 Jul 2026

- BNN GELAR BIMTEK ARSIP DIGITAL 2026 UNTUK BIROKRASI YANG MODERN DAN AKUNTABEL 07 Jul 2026

- KOMITE I DPD RI USULKAN MOU DENGAN BNN UNTUK PERKUAT PELAKSANAAN P4GN DI DAERAH 08 Jul 2026

- TUTUP LATSAR CPNS 2026, SESTAMA BNN RI TEKANKAN INTEGRITAS ASN DALAM PEMBERANTASAN NARKOTIKA 08 Jul 2026

- BNN GELAR EVALUASI REHABILITASI BERKELANJUTAN 08 Jul 2026

- BNN RAIH KATEGORI BAIK DALAM EVALUASI PELAKSANAAN REHABILITASI BERKELANJUTAN SEMESTER I 2026 08 Jul 2026

- BIMTEK ARSIP DIGITAL BNN TAHUN 2026 RESMI DITUTUP, TIGA ARSIPARIS RAIH PREDIKAT TERBAIK 10 Jul 2026
