Artikel

BNN Kota Kediri Sidak WTS Di UPT RSTS Kediri

Dibaca: 33 Oleh 24 Mar 2015Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Penetapan Indonesia berstatus darurat narkoba menjadi pelecut semangat BNN Kota Kediri untuk terus membentengi masyarakat dari ancaman bahaya narkoba yang selalu mengintai. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyasar masyarakat yang dianggap rentan terhadap upaya penyalahgunaan narkoba. Sasaran pertama adalah wanita tuna susila (WTS) warga binaan UPT Rehabilitasi Sosial Tuna Susila (RSTS) Kediri di Jl. Semeru Kota Kediri. Sebanyak 56 warga binaan di UPT RSTS kemarin (23/03/2015) secara mendadak diminta untuk menjalani tes urine.Kepala BNN Kota Kediri, AKBP Lilik Dewi Indarwati,AmK.,SH.,MM, yang memimpin langsung sidak tersebut, sebelum tes urine beliau menjelaskan kepada seluruh warga binaan bahwa tes urine ini bukan untuk mencari tersangka tetapi tes urine ini dilakukan sebagai upaya pendeteksian dini penyalahgunaan narkoba.Jika ada yang positif, tim dari BNN akan melakukan pendalaman lebih lanjut. Jika positif mengkonsumsi narkoba dan memang benar hanya sebagai korban penyalahgunaan narkoba, kami akan berupaya untuk membantu menyembuhkan melalui rehabilitasi, ungkap Dewi di hadapan warga binaan UPT RSTS. Selain itu Dewi juga menjelaskan bahwa tes urine ini merupakan salah satu langkah guna mensukseskan gerakan rehabilitasi 100.000 penyalahguna narkoba tahun 2015 yang telah dicanangkan oleh BNN pada awal tahun ini.Sidak tes urine ini sendiri cukup mengagetkan bagi sebagian warga binaan di UPT RSTS. Beberapa dari mereka merasa ketakutan dan enggan untuk mengikuti tes urine. Namun setelah diberi pengertian dan diyakinkan oleh tim BNN Kota Kediri, barulah mereka bersedia menyerahkan sampel urinenya untuk di tes.Sementara itu Kepala UPT RSTS, Dra. Tini Widiati,MM. menyambut dengan baik dan mendukung kegiatan ini. Dengan adanya kegiatan ini pihak kami dapat mengambil keputusan untuk menentukan tindakan yang tepat terkait hasil tes urine dari warga binaan kami nantinya, tegas Tini saat mendampingi warga binaannya di acara tersebut. Lebih lanjut Tini mengungkapkan bahwa pihaknya siap mendukung dan bekerjasama dengan BNN Kota Kediri untuk mensukseskan gerakan rehabilitasi 100.000 penyalahguna narkoba.Secara terpisah, disela-sela berlangsungnya kegiatan tes urine, Kasi Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Kediri, Duhia Rosyida,S.Psi.,MM, menegaskan bahwa kita harus menyamakan persepsi pecandu narkoba adalah orang yang sakit. Mereka harus disembuhkan dan dipulihkan dari ketergantungan, sehingga dapat kembali sehat serta bersosialisasi dengan baik di lingkungan sosial masyarakat.Di sisi lain, Kasi Pemberantasan, Kompol Sudarto,SH, yang mendampingi Kepala BNN Kota Kediri dalam acara tersebut juga menghimbau kepada masyarakat, khususnya warga binaan UPT RSTS untuk segera melapor ke BNN jika mengetahui ada teman, anggota keluarga ataupun masyarakat yang menjadi korban penyalahguna narkoba. Kami akan menjamin kerahasiaan pelapor maupun terlapor, tegasnya di hadapan seluruh warga binaan UPT RSTS.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel