gatra, Jakarta. VisionNet Semarang, Ketua Tim Sosialisasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Besar (Kombes) Polisi Drs. Siri Mahmud mengatakan, Indonesia bukan lagi konsumen, tetapi sudah menjadi produsen narkoba di dunia.VisionNet Semarang, Ketua Tim Sosialisasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Besar (Kombes) Polisi Drs. Siri Mahmud mengatakan, Indonesia bukan lagi konsumen, tetapi sudah menjadi produsen narkoba di dunia.Bahkan ditengarai negara Indonesia menjadi negara produsen narkotik dan obat-obat berbahaya (narkoba) yang cukup besar, lanjutnya ketika ditanya pers, di sela-sela sosialisasi pengembangan sistem informatika narkoba di Banjarmasin, Senin.Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Haji Husin Kasah ketika membuka sosialisasi tersebut menyebutkan, kasus-kasus narkoba sepanjang tahun 2003 peredarannya tampak semakin kentara di seluruh wilayah di Indonesia.Kondisi yang memprihatinkan itu sangat kita sesalkan, kalau tidak ada keseriusan dan komitmen semua pihak untuk mencegah dan menanggulangi kejahahatan penggunaan narkoba yang merupakan musuh bangsa ini, kata Husin Kasah.Orang kedua di jajaran Pemerintah Propinsi (Pemprop) Kalsel itu juga mengungkapkan bahwa Indonesia disinyalir tidak hanya sebagai pemakai, tetapi justru telah menjadi pengedar dan produsen yang sangat besar serta telah membentuk jaringan internasional.Hal tersebut tentunya akan berdampak semakin buruk bagi kehidupan masyarakat terutama generasi muda, tandas Husin Kasah, yang juga Ketua Badan Narkotika Propinsi (BNP) setempat ketika memberikan sambutan pada sosialisasi Pengembangan Sistem Informatika Narkoba di ruang Sasangga Banua Kantor Gubernur.Ketua BNN Siri Mahmud yang datang pada acara sosialisasi untuk memberikan materi pengarahan, ketika dimintai komentarnya, membenarkan kalau Indonesia bukan lagi sebagai negara transit tapi sudah negara tujuan narkoba di dunia.Oleh sebab itu, menurut perwira menengah polisi itu, perlu ada gerakan terpadu dan serentak serta penanganan yang tepat. Di sinilah diperlukan adanya jaringan informasi yang tepat dan akurat melalui akses data yang akurat, dari aparat dan masyarakat untuk mencegahnya, tandasnya.Ia mengungkapkan, peringkat kasus-kasus narkoba tetap didominasi di Pulau Jawa dan Sumatera seperti Jakarta, Bali dan Medan, untuk Kalsel kasusnya tidak seberapa banyak.Terungkapnya kasus narkoba cukup bervariasi tergantung dari aktivitas Polri untuk mengungkapnya. Kalau polisinya tidak aktif, walaupun di suatu daerah banyak pencandu narkoba, kasusnyan tak akan bisa mereka ungkap, tuturnya.Meningkatnya kasus narkoba itu, dilihat dari kinerja aparat kepolisian dengan dibantu masyarakat yang berani melaporkan kejadian di lingkungannya tentang penyalahgunaan narkoba.Tahun 2015 mendatang negara ASEAN diprogramkan bebas narkoba, termasuk Indonesia. Karena itu, seluruh pemerintahan di negara tersebut akan bersama-sama memberantas pemakaian dan peredaran narkoba.Acara sosialisasi yang dihadiri juga oleh anggota tim penyampaian informasi BNN, Kompol Sumirat tersebut diikuti sekitar 50 peserta berasal dari Badan Narkoba kabupaten/kota se Kalsel. Selasa, 6 Jan 2004, 08:33:19 Sumber: Gatra
Berita Utama
BNN: Indonesia Jadi Negara Produsen Narkoba
Terkini
-
BNN DAN NCID MALAYSIA PERKUAT KERJA SAMA, FOKUS TANGANI ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA 29 Apr 2026 -
COLOMBO PLAN DRUG ADVISORY PROGRAMME (CPDAP) RESMI DITUTUP PADA 28 APRIL DI BALI 29 Apr 2026 -
INDONESIA PERKUAT PERAN SEBAGAI TUAN RUMAH CPDAP, DORONG KERJA SAMA REGIONAL HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA GLOBAL 29 Apr 2026 -
BENTUK WADAH PERAN SERTA MASYARAKAT, BNN PERKUAT SINERGI NASIONAL LAWAN NARKOTIKA 28 Apr 2026 -
INDONESIA TUAN RUMAH PERTEMUAN INTERNASIONAL PADA CPDAP NATIONAL SECRETARIAT MEETING TAHUN 2026 BAHAS PENGUATAN KERJA SAMA PENANGGULANGAN NARKOTIKA 28 Apr 2026 -
BNN TERIMA AUDIENSI DAN STUDI TIRU LPSK, PERKUAT SINERGI PELAYANAN PUBLIK 28 Apr 2026 -
LANTIK 214 PEJABAT, BNN TEGUHKAN KOMITMEN WAR ON DRUGS FOR HUMANITY 27 Apr 2026
Populer
- BNN MAKNAI IDUL FITRI SEBAGAI MOMENTUM REFLEKSI DAN PENGUATAN SINERGI ORGANISASI 30 Mar 2026

- ANCAMAN NARKOBA MAKIN SERIUS, BNN KERAHKAN 1.818 FASILITATOR 01 Apr 2026

- BNN DAN UNJ PERKUAT KOLABORASI: DARI KURIKULUM HINGGA PROGRAM ANANDA BERSINAR 01 Apr 2026

- PERKUAT KOLABORASI, BNN HADIRI HALABIHALAL KEMENKO POLKAM 01 Apr 2026

- SINERGI BNN–BPHN, PARALEGAL DISIAPKAN JADI GARDA DEPAN P4GN DI DESA 05 Apr 2026

- BNN DAN RUSIA PERKUAT KAPASITAS PENEGAKAN HUKUM HADAPI KEJAHATAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA 07 Apr 2026

- BNN DESAK PENGUATAN KEWENANGAN DAN NOMENKLATUR LEMBAGA DALAM RUU NARKOTIKA BARU 08 Apr 2026
