Berita Utama

Balai Rehabilitasi Ingatkan Urgensi “Family Support”

Dibaca: 18 Oleh 28 Mei 2013Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

LEMBANG- Agama (apa pun) mengajarkan bahwa tidak ada institusi yang lebih efektif untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, selain keluarga. Dukungan keluarga ―terutama orangtua― sangat diperlukan dalam pengembangan karakter seorang anak agar menjadi baik.Ketika orangtua ditimpa musibah, mendapati anaknya kecanduan narkoba, beberapa ada yang berpandangan bahwa memasukkan anak ke panti rehabilitasi adalah jalan keluar terbaik. Orangtua menjadi lega dan seolah bebas dari tanggung jawab mendidik anaknya saking percayanya kepada pihak panti.Pandangan semacam itu tidak seharusnya dianut oleh para orangtua yang anaknya berada di panti rehabilitasi. Demikian yang disampaikan oleh Staf Ahli Deputi Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional dr. Benny Adjril, Sp. A. Kj dalam kegiatan Family Support yang diadakan oleh Balai Rehabilitasi Sosial Pamardi Putra (BRSPP), Lembang, Rabu (22/5).Ia mengingatkan, anak yang sedang menjalani proses rehabilitasi tetap membutuhkan dukungan orangtua kendati fungsi tersebut merupakan tugas pihak panti. Selain itu, peserta rehabilitasi tidak selamanya tinggal di dalam panti. Suatu saat ia pasti kembali ke pelukan orangtua dan lingkungan di mana ia berasal. Lebih lanjut, dalam dunia adiksi ada istilah relapse (kambuh) sehingga dukungan keluarga sangat diperlukan guna memulihkan seorang pecandu.Ya, membangun pola pikir orangtua yang positif adalah tujuan dari kegiatan Family Support tersebut guna mempersiapkan lingkungan keluarga yang kondusif saat peserta rehabilitasi kembali ke lingkungan masing-masing. Selain dr. Benny Adjril, Sp. A. Kj, hadir sebagai pembicara, yaitu Dra. Dedeh Suminar, MM. Pd selaku Ketua Panitia Kegiatan dan Hj. Tati Iriani, S. H., M. M selaku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lembang. Kegiatan pada hari pertama ini dihadiri oleh 50 orang peserta, yakni orangtua dari anak-anak yang sedang menjalani proses rehabilitasi di BRSPP, Lembang yang datang dari bagian Barat Provinsi Jawa Barat, seperti Kab. Kuningan, Kab. Indramayu, serta Kab. dan Kota Cirebon.Kegiatan ini merupakan pertemuan pertama yang dilaksanakan pihak BRSPP pada tahun ini. Sementara itu, petugas Badan Narkotika Nasional Kab. Kuningan turut serta dalam kegiatan mendampingi lima orang peserta dari dua keluarga peserta rehabilitasi.Usai disuluh mengenai pentingnya dukungan orangtua, para peserta kegiatan Family Support diajak menengok kegiatan anak-anak mereka di panti rehabilitasi. Pada kesempatan itu, peserta rehabilitasi ―yang rata-rata telah berada di panti selama tiga atau empat bulan― sedang dilatih untuk mengembangkan kemampuan diri (lifeskill) di bidang otomotif.Sejauh ini, sekitar 90 orang peserta asal berbagai kota dan kabupaten se-Jawa Barat menjalani proses rehabilitasi di BRSPP, Lembang. Selain pemulihan dari sisi medis dan psikologis, para peserta rehabilitasi memeroleh pilihan pelatihan berupa menjahit, otomotif, cetak sablon, atau tata rias.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel