Angka penyalahgunaan narkoba yang tinggi khususnya di DKI Jakarta mengundang keprihatinan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama atau yang akrab disapa dengan panggilan Ahok. Menurut Wagub, kepedulian pada para korban narkoba itu sangatlah penting. Ternyata kita masih peduli pada masalah bahaya narkoba,yang tadinya saya khawatirkan masalah itu hanya dianggap maklum di kota besarungkap Ahok pada ratusan lurah dari seluruh DKI yang menghadiri kegiatan diskusi panel bertajuk Peran Jajaran Pemprov DKI Jakarta Dalam Mendukung Program Rehabilitasi Penyalahguna Narkoba, di Balai Kota, Minggu (30/6). Bagi Ahok, masalah narkoba di DKI memang sudah sejak marak sejak ia menginjak masa mudanya. Menurutnya, narkoba jenis ganja bisa dibeli di banyak tempat, termasuk di warung-warung. Bahkan Ahok pernah mendapatkan pengalaman ketika didatangi seorang teman yang terkena paranoid karena merasa dikejar-kejar hantu. Selidik punya selidik rupanya rekannya itu mengonsumsi ekstasi. Meski banyak rekan-rekan Ahok yang menggunakan narkoba, tapi ia bersyukur tidak pernah tergelincir ke dalam penyalahgunaan narkoba. Mungkin memang saya disayang Tuhan, kata mantan Bupati Belitung ini. Dalam konteks dukungan pemangku kebijakan dalam ranah pemerintahan lingkungan DKI Jakarta, Ahok menghimbau pada seluruh Ketua RT agar lebih memaksimalkan pengawasan di lingkungannya. Menurut Ahok, Ketua RT merupakan pihak yang paling mengetahui betul kondisi warganya. Pak RT mestinya tahu siapa saja yang bergaya hidup pulang pagi, atau orang-orang yang menunjukkan ciri-ciri yang dicurigai pengguna narkoba, pesan Ahok. Wakil Gubernur pun menegaskan agar ketua RT lebih peka dan lebih peduli untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di wilayahnya.
Berita Utama
Wagub : Peduli Korban Narkoba Itu Penting
Terkini
-
BNN BEKALI MASYARAKAT KAWASAN RAWAN NARKOBA DI CILACAP DENGAN KETERAMPILAN BETERNAK AYAM PETELUR 23 Jun 2026 -
PELANTIKAN DIREKTUR PSIKOTROPIKA DAN PREKUSOR 20 Jun 2026 -
SINERGI BNN DAN KEMENTERIAN PPPA PERKUAT PERAN PEREMPUAN DALAM PENCEGAHAN NARKOTIKA 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KALAKHAR BNN 2002-2004 DORONG UPAYA PENCEGAHAN NARKOTIKA YANG LEBIH MASIF 19 Jun 2026 -
SAMBUT HANI 2026, BNN LANJUTKAN ANJANGSANA KE KEDIAMAN HERU WINARKO 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: DALAM SILATURAHMI DENGAN DA’I BACHTIAR, KEPALA BNN RI BAHAS TANTANGAN NARKOTIKA VARIAN CAIR DAN PENGUATAN REGULASI 19 Jun 2026 -
KOMISI III DPR RI SETUJUI USULAN TAMBAHAN ANGGARAN BNN UNTUK TAHUN 2027 18 Jun 2026
Populer
- BNN DORONG PELAJAR JADI TELADAN TEMAN SEBAYA MELALUI PROGRAM ANANDA BERSINAR 31 Mei 2026

- BNN PERINGATI HARI LAHIR PANCASILA 2026, TEGUHKAN KOMITMEN MENJAGA PERSATUAN DAN PERDAMAIAN 01 Jun 2026

- PERKUAT PINTU MASUK NEGARA, BNN DAN BARANTIN JAJAKI KERJA SAMA BERANTAS NARKOTIKA 04 Jun 2026

- DUKUNG ANANDA BERSINAR, BNN PERKUAT KAPASITAS LAYANAN REHABILITASI ANAK DAN REMAJA 04 Jun 2026

- BNN CETAK PENYIDIK PROFESIONAL MELALUI PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL PENYIDIK AHLI MUDA 02 Jun 2026

- BNN BAHAS PENGUKURAN KAPABILITAS REHABILITASI 2026 GUNA PERKUAT JAMINAN MUTU LAYANAN 25 Mei 2026

- BNN RI LANTIK PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PENYIDIK MADYA 03 Jun 2026
