Dalam dinamika kehidupan beragama, tidak sedikit tokoh agama yang hanya bisa memberikan saran, petuah, atau ajaran, tapi tidak merangkul langsung masyarakat yang terkena masalah, termasuk masalah narkoba. Padahal tokoh agama harus menunjukkan komitmennya sebagai perpanjangan Tuhan dalam rangka menyelamatkan manusia. Karena, pada dasarnya, para tokoh agama memiliki peran yang strategis sebagai pemberi pencerahan spiritual, perekonstruksi nilai kehidupan, sekaligus mediator atau fasilitator relasi dengan orang tua dan keluarga. Demikian disampaikan Romo Wido Suprapto, saat memberikan paparan tentang peran tokoh agama Katolik dalam rangka mendukung para penyalahguna narkoba dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Upaya Rehabilitasi Narkoba Pendekatan Agama, di Gedung Sekretariat Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), Sabtu (8/6). Dalam konteks penanggulangan narkoba, peran tokoh agama harus lebih dimaksimalkan. Terutama dalam kegiatan penjangkauan atau pendampingan, tokoh agama harus dapat memberikan sentuhan kasih sayang sehingga dapat menyelamatkan para penyalahguna narkoba dari masalah adiksinya. Para penyalahguna narkoba harus diangkat martabatnya, dan tugas ini merupakan panggilan untuk semua orang, termasuk untuk tokoh agama, kata Romo. Pada kasus penyalahgunaan narkoba ia menyebutkan bukan saatnya untuk saling menyalahkan, tapi bersama-sama harus mencari cara yang bijaksana untuk bertindak menyelamatkan para korban penyalahgunaan narkoba. Mengomentari kehadiran biro konsultasi keluarga WKRI, Romo mengatakan bahwa layanan seperti ini ibarat lilin yang dapat menerangi kehidupan, khususnya pada keluarga atau para korban yang terkena masalah akibat penyalahgunaan narkoba. (bk)
Berita Utama
Tokoh Agama Berperan Strategis Dukung Rehabilitasi
Terkini
-
BNN BEKALI MASYARAKAT KAWASAN RAWAN NARKOBA DI CILACAP DENGAN KETERAMPILAN BETERNAK AYAM PETELUR 23 Jun 2026 -
PELANTIKAN DIREKTUR PSIKOTROPIKA DAN PREKUSOR 20 Jun 2026 -
SINERGI BNN DAN KEMENTERIAN PPPA PERKUAT PERAN PEREMPUAN DALAM PENCEGAHAN NARKOTIKA 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KALAKHAR BNN 2002-2004 DORONG UPAYA PENCEGAHAN NARKOTIKA YANG LEBIH MASIF 19 Jun 2026 -
SAMBUT HANI 2026, BNN LANJUTKAN ANJANGSANA KE KEDIAMAN HERU WINARKO 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: DALAM SILATURAHMI DENGAN DA’I BACHTIAR, KEPALA BNN RI BAHAS TANTANGAN NARKOTIKA VARIAN CAIR DAN PENGUATAN REGULASI 19 Jun 2026 -
KOMISI III DPR RI SETUJUI USULAN TAMBAHAN ANGGARAN BNN UNTUK TAHUN 2027 18 Jun 2026
Populer
- BNN DORONG PELAJAR JADI TELADAN TEMAN SEBAYA MELALUI PROGRAM ANANDA BERSINAR 31 Mei 2026

- BNN PERINGATI HARI LAHIR PANCASILA 2026, TEGUHKAN KOMITMEN MENJAGA PERSATUAN DAN PERDAMAIAN 01 Jun 2026

- PERKUAT PINTU MASUK NEGARA, BNN DAN BARANTIN JAJAKI KERJA SAMA BERANTAS NARKOTIKA 04 Jun 2026

- DUKUNG ANANDA BERSINAR, BNN PERKUAT KAPASITAS LAYANAN REHABILITASI ANAK DAN REMAJA 04 Jun 2026

- BNN BAHAS PENGUKURAN KAPABILITAS REHABILITASI 2026 GUNA PERKUAT JAMINAN MUTU LAYANAN 25 Mei 2026

- BNN CETAK PENYIDIK PROFESIONAL MELALUI PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL PENYIDIK AHLI MUDA 02 Jun 2026

- BNN RI LANTIK PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PENYIDIK MADYA 03 Jun 2026
