Berita Utama

Tahun 2013 BNNP Aceh, Latih 600 Kader Anti Narkoba di Lingkungan Lembaga Pendidikan

Oleh 30 Apr 2013 Agustus 2nd, 2019 Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

BANDA ACEH, 27 APRIL 2013– Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh kembali melakukan pembentukan Kader Anti Narkoba di kampus Politeknik Banda Aceh. Pembentukan kader anti narkobauntuk memberdayakan semua elemen masyarakat termasuk mahasiswa agar dapat bersama- sama mencegah penyalahgunaaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN), termasuk di lingkungan kampus.Kegiatan pembentukan kader anti narkoba di kampus Politeknik Banda Aceh berlangsung selama dua hari, dimulai pada hari Jumat (26/4) sampai hari Sabtu (27/4).Dalam acara pembukaan dihadiri oleh Kepala BNNP Aceh, Drs. H. Saidan Nafi, SH. M.Hum, Direktur Politeknik, Ir Zainal Hanafi, para dosen dan karyawan di lingkungan Kampus Politeknik, Banda Aceh.Saidan Nafi menyebutkan, bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di semua kalangan dewasa ini kian meningkat. Bahaya penyalahgunaan narkoba tersebut dapat membahayakan keberlangsungan bangsa ini dikemudian hari. Oleh karena itu, pentingnya kerja sama dengan semua elemen bangsa dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Guna mengimplementasikan Instruksi Presiden No. 12 Tahun 2011 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkoba (JAKTRANAS P4GN) dalam rangka menuju Indonesia Negeri Bebas Narkoba 2015, ujarnya.Pada hari petama materi disampaikan oleh Kepala BNNP Aceh dengan materi; Peranan BNNP Aceh dalam Pelaksanaan Kebijakan dan Strategi Pemerintah dalam Pelaksanaan P4GN dan Implementasi Inpres No.12 Tahun 2012. Dari Polda Aceh, AKPB. Hery Mohammad Mahfudi, SIK dengan materi; Gambaran Kasus Narkoba di Provinsi Aceh. Kemudian pada hari kedua dilanjutkan dengan pemateri oleh Drs. Jauhari Hasan, M.Si akademisi IAIN Ar-Ranry dengan materi; Jati Diri Kader Penyuluh Anti Narkoba dalam Pelaksanaan P4GN di Lingkungan Kampus. Materi juga disampaikan oleh para penyuluh P4GN BNNP Aceh, antara lain oleh Sumadi Arsyah, S.Sos.I dengan judul materi; Peranan Kader dalam Pembentukan Jejaring Anti Narkoba. Teknik Advokasi P4GN melalui Komunikasi Persuasif dipaparkan oleh Ir. Basri Ali, dan materi tentang Dampak Penyalahgunaan Narkoba dan Sanksi Hukumnya oleh Nurjannah, S.SiKetua Panitia Pelaksana, Tarmizi, SH menyebutkan pada tahun 2013 BNNP Aceh akan membentuk sebanyak 600 kader Anti Narkoba di lingkungan lembaga pendidikan dan setiap kampus akan melibatkan 50 orang mahasiswa untuk di didik menjadi kader anti narkoba.Ia menyebutkan, maksud dari pembentukan kader anti narkoba yaitu dalam rangka meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mahasiswa dalam pelaksanaan P4GN di lingkungan kampus. Sebagai seorang kader anti narkoba, mereka harus banyak tahu, paham, dan mengerti tentang pelaksanaan P4GN sehingga memudahkan mereka dalam melakukan tindakan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.Hasil yang diharapkan adalah terwujudnya ketahanan, penangkalan dan perlawanan para mahasiswa terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, khususnya di lingkungan lembaga pendidikan, katanya. (*)

Baca juga:  BNNP BALI GREBEK 9 BOCAH SAAT PESTA SABU

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel