Penanganan penyalahguna narkoba ataupun pecandu menjadi hal yang penting bagi upaya P4GN di Maluku Utara. Sehubungan dengan hal tersebut Bidang Rehabilitasi BNNP Maluku Utara melaksanakan Rapat Koordinasi Tingkat Daerah dengan Thema “Optimalisasi Peran Stakeholder Dalam Meningkatkan Rehabilitasi Korban Penyalahguna Narkoba pada Selasa (31/01) bertempat di BNNP Maluku Utara.Kepala BNNP, Kombes Polisi Drs Richard M Nainggolan, MM MBA, pada kesempatan membuka sekaligus sebagai Narasumber pada kegiatan dimaksud menyampaikan bahwa upaya rehabilitasi bagi Penyalahguna Narkoba menjadi sangat penting dalam memutus rantai peredaran narkoba”Hal ini karena sifat pecandu yang selalu mengajak temannya untuk konsumsi narkoba, program rehabilitasi berfungsi untuk memulihkan pecandu dari ketergantungan, dan hal ini sangat mempengaruhi demand atau permintaan pasar sehingga menurunkan angka coba pakai narkoba”, kata Richard.Kepala BNNP menyebutkan, hasil survei nasional BNN dengan Puslitkes UI, angka coba pakai narkoba yang cenderung naik 12-13 % menandakan upaya pencegahan yang belum maksimal sehingga pelibatan seluruh elemen bangsa termasuk masyarakat wajib sebagaimana amanat pasal 104-107 , Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Peran Serta Masyarakat. Melalui rapat yang dihadiri oleh Stakeholder terkait yakni Kejaksaan Tinggi, Dir. Narkoba Polda, Kasat Narkoba Polres Ternate, Dinas Sosial Provinsi, Rumah sakit Islam, Lapas, Bapas dan Puskesmas Kalumata dan Sulamadaha, dapat diinventarisir berbagai kendala Rehabilitasi bagi korban Penyalahguna Narkoba di Maluku Utara.Dari Dinas Sosial Provinsi misalnya, menyampaikan tentang Panti Rehabilitasi yang belum difungsikan karena terkendala prasarana dan SDM, sementara di tahun 2017 ditargetkan 50 pecandu yang direhabilitasi sosial. Kepala BNNP menyampaikan, penanganan rehabilitasi sosial harus melalui tahapan rehabilitasi medis sehingga sinergitas perlu dibangun dan hasil rapat ini menjadi acuan bagi setiap instansi yang hadir untuk menindaklanjuti dengan langkah efektif.Sementara itu, Kabid Rehabilitasi, Drs Usman Latuconsina, S.Pd, M.Pdi pada kesempatan yang sama menyampaikan pelayanan rehabilitasi bagi pecandu narkoba di Maluku Utara dengan kendala rendahnya kesadaran pecandu untuk sukarela lapor diri, sarana rawat inap terbatas yang hanya ada di Lapas klas IIA sementara di Rumah Sakit Daerah baik di Provinsi maupun kab/kota belum berjalan, hal ini juga karena masalah prasarana dan SDM yang memenuhi kriteria.Hasil rapat disimpulkan pelayanan rehabilitasi di masing-masing instansi akan dikoordinasikan di BNNP dan untuk target rehabilitasi di tahun 2017 sejumlah 220 residen, BNNP akan menindaklanjuti dengan koordinasi dan komunikasi yang intens agar pencapaiannya dapat berjalan optimal.#stopnarkoba##BNNPMalukuUtaraB/BRD-25/I/2017/Humas
Berita Utama
Rapat Koordinasi Optimalisasi Peningkatan Rehabilitasi Pecandu di Maluku Utara
Terkini
-
BNN DAN POLRI PERKUAT KERJA SAMA DENGAN ONCB THAILAND, BIDIK JARINGAN NARKOTIKA DI ASIA TENGGARA 05 Nov 2026 -
BNN RAIH JUARA 3 DALAM ANUGERAH REKSA BANDHA 2026 05 Nov 2026 -
BNN Perkuat Pemutakhiran Data Kawasan Rawan Narkoba melalui Pengukuran IKRN Tahun 2026 Berbasis Website 04 Nov 2026 -
BNN GELAR PELATIHAN UTC 19 BAGI PETUGAS KESEHATAN 04 Nov 2026 -
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026

- BNN GELAR UJI SERTIFIKASI KONSELOR ADIKSI 07 Okt 2026
